• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ekonom Ungkap Solusi Stabilkan Harga Pangan Tanpa Intervensi Pasar

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 13 Oktober 2025 - 10:38
in Ekonomi
IMG-20251013-WA0016

Ilustrasi - Seorang pedagang melayani konsumen yang membeli beras SPHP di pasar tradisional Jakarta. Foto: Dok. Bulog

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ekonom Universitas Indonesia (UI) Ninasapti Triaswati, menilai bahwa kebijakan pangan pemerintah tidak bisa serta-merta mengatur harga jual bahan pokok di pasar domestik.

Menurutnya, peran pemerintah lebih tepat difokuskan pada pengendalian harga di hulu dan pembentukan sistem insentif yang efektif bagi petani.

BacaJuga:

BPDP Perkuat Peran, HASI 2026 Jadi Panggung Transformasi Industri Sawit

Ubah Sampah Jadi Sumber Penghasilan, Warga Kuala Tanjung Kelola hingga 2 Ton per Hari

Akselerasi Energi Nasional, Minyak UMKM KBE Resmi Mengalir ke MEPG

“Pemerintah kan tidak bisa mengatur harga jual. Yang dilakukan pemerintah itu mengendalikan harga beli. Harga jual tergantung pada retail,” jelas Ninasapti kepada INDOPOSCO usai diskusi publik bertajuk “1 Tahun Pemerintahan Prabowo, Apa Kabar Ketahanan Pangan?” yang digelar oleh Lembaga Survei KedaiKOPI di Jakarta, Sabtu (11/10/2025).

Nina -sapaan Ninasapti Triaswati- menjelaskan, pemerintah seharusnya memperkuat struktur rantai pasok dari hulu ke hilir agar biaya produksi dan distribusi bisa ditekan. Dengan begitu, harga di tingkat petani dan konsumen bisa lebih stabil tanpa harus diintervensi langsung.

“Kalau sistemnya berjalan dengan baik, seandainya cost of fund (biaya yang harus dibayar untuk mendapatkan modal atau dana) dan biaya produksi dari petani rendah, maka harga di hulunya bisa terkendali,” ujar Nina.

Hal ini menunjukkan bahwa perbaikan sistem pembiayaan dan efisiensi produksi menjadi kunci utama bagi pemerintah dalam menahan gejolak harga.

“Pemerintah kan bukan pengecer, dia bermain di hulu lewat Bulog. Jadi yang bisa dilakukan adalah mengatur harga beli, bukan harga jual,” tambahnya.

Dengan demikian, penguatan sistem di hulu menjadi langkah strategis agar kebijakan pangan tidak sekadar bersifat reaktif, tetapi mampu menjaga kestabilan harga secara berkelanjutan. (her)

Tags: ekonomipanganPasar

Berita Terkait.

Crawit
Ekonomi

BPDP Perkuat Peran, HASI 2026 Jadi Panggung Transformasi Industri Sawit

Selasa, 28 April 2026 - 15:09
Didi
Ekonomi

Ubah Sampah Jadi Sumber Penghasilan, Warga Kuala Tanjung Kelola hingga 2 Ton per Hari

Selasa, 28 April 2026 - 12:26
Djoko-Siswanto
Ekonomi

Akselerasi Energi Nasional, Minyak UMKM KBE Resmi Mengalir ke MEPG

Selasa, 28 April 2026 - 11:05
Reaktivasi Energi, PHE Genjot Produksi Lewat Kolaborasi Teknologi KSOT
Ekonomi

Reaktivasi Energi, PHE Genjot Produksi Lewat Kolaborasi Teknologi KSOT

Senin, 27 April 2026 - 22:00
Laba Melonjak 216,7 Persen, DADA Tebar Dividen Rp2 Miliar ke Pemegang Saham
Ekonomi

Laba Melonjak 216,7 Persen, DADA Tebar Dividen Rp2 Miliar ke Pemegang Saham

Senin, 27 April 2026 - 21:08
Gerak Cepat Tanpa Bongkar Rig, Pertamina Drilling Ukir Lompatan di Sumur BNG-079
Ekonomi

Gerak Cepat Tanpa Bongkar Rig, Pertamina Drilling Ukir Lompatan di Sumur BNG-079

Senin, 27 April 2026 - 20:31

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2499 shares
    Share 1000 Tweet 625
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    952 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    886 shares
    Share 354 Tweet 222
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    934 shares
    Share 374 Tweet 234
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    777 shares
    Share 311 Tweet 194
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.