• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Serangan Israel ke Gaza Kian Intens, MSF Stop Layanan Medis Darurat

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 28 September 2025 - 01:03
in Internasional
gaza1

arga dan relawan medis membawa jenazah korban serangan drone Israel di Gereja Keluarga Kudus, di RS Baptis di Kota Gaza, Palestina (17/7/2025). (ANTARA/Xinhua)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lembaga kemanusiaan Doctors Without Borders (MSF) mengumumkan mereka terpaksa menghentikan layanan medis darurat di Kota Gaza, Palestina.

Keputusan itu diambil setelah pasukan Israel memperluas ofensif militer dan mengepung klinik, sehingga pasien dan staf medis berada dalam risiko besar.

BacaJuga:

Blokade Laut Belum Dicabut, Iran Tolak Perundingan Damai Putaran Kedua dengan AS

Marinir AS Sita Kapal Kargo Iran di Selat Hormuz, Sempat Lepaskan Tembakan

Di Hadapan 150 Negara dalam Sidang IPU, BKSAP DPR RI Tegas Sebut Israel Negara Parasit

Dalam pernyataannya seperti dikutip Antara, Sabtu (27/9/2025), MSF mengatakan risiko itu “tidak bisa diterima” sehingga layanan darurat di kota tersebut dihentikan.

Disebutkan pula, tank-tank Israel kini berada kurang dari 1 kilometer dari fasilitas medis mereka.

Jacob Granger, koordinator darurat MSF di Gaza, mengaku bahwa mereka tidak punya pilihan lain.

“Klinik kami terkepung pasukan Israel. [Keputusan] ini hal terakhir yang kami ingin lakukan,” katanya.

Dia menambahkan bahwa layanan medis di Kota Gaza sangat dibutuhkan oleh bayi-bayi di perawatan intensif, para korban luka berat, hingga pasien dengan penyakit kritis yang “kini terjebak dan terancam.”

Menurut MSF, meski banyak warga mengungsi ke selatan, ratusan ribu lainnya masih terperangkap di kota itu.

Warga menghadapi pilihan yang mustahil: tetap tinggal di tengah gempuran atau meninggalkan rumah dan harta mereka.

Pekan lalu, klinik MSF masih sempat melakukan 3.600 lebih konsultasi medis dan merawat 1.655 kasus gizi buruk, selain pasien trauma, luka bakar, ibu hamil, dan penderita penyakit serius.

Organisasi itu memperingatkan bahwa rumah sakit di seluruh Gaza kini kewalahan, kekurangan tenaga, pasokan medis, dan bahan bakar.

“Penduduk Kota Gaza dibombardir tanpa henti. Mereka kelelahan dan sengaja dibiarkan tanpa kebutuhan dasar untuk bertahan hidup,” kata MSF.

MSF kembali menyerukan gencatan senjata segera dan menuntut jaminan akses yang aman bagi lembaga kemanusiaan.

Meski menghentikan operasi di kota itu, MSF menegaskan bahwa mereka masih memberikan bantuan medis di wilayah selatan dan tengah Gaza, termasuk Khan Younis dan Deir al-Balah. (wib)

Tags: gazaPalestinaserangan Israel

Berita Terkait.

Islamabad
Internasional

Blokade Laut Belum Dicabut, Iran Tolak Perundingan Damai Putaran Kedua dengan AS

Senin, 20 April 2026 - 12:40
Selat-Hormuz
Internasional

Marinir AS Sita Kapal Kargo Iran di Selat Hormuz, Sempat Lepaskan Tembakan

Senin, 20 April 2026 - 11:09
Di Hadapan 150 Negara dalam Sidang IPU, BKSAP DPR RI Tegas Sebut Israel Negara Parasit
Internasional

Di Hadapan 150 Negara dalam Sidang IPU, BKSAP DPR RI Tegas Sebut Israel Negara Parasit

Minggu, 19 April 2026 - 00:35
nuklir
Internasional

Trump Klaim Bakal Angkut Uranium Iran, Teheran Beri Jawaban Menohok

Sabtu, 18 April 2026 - 13:27
ABK
Internasional

13 ABK Masih Tertahan, INFISA Tuntut Pemerintah Tuntaskan Repatriasi dari Baku

Jumat, 17 April 2026 - 18:01
Lebanon Memanas, Kemlu Siapkan Langkah Darurat Lindungi 934 WNI
Internasional

Lebanon Memanas, Kemlu Siapkan Langkah Darurat Lindungi 934 WNI

Jumat, 17 April 2026 - 13:03

BERITA POPULER

  • Prabowo

    Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    839 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    754 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Pramono Lantik 11 Pejabat Jakarta: Syafrin Liputo Jadi Wali Kota Jaksel, Budi Awaludin Kadishub

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.