• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Zakat Kunci Naikkan Ekonomi dan Sosial Petani Melon Dompet Dhuafa

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 27 September 2025 - 22:47
in Nusantara
petani-melon

Perkebunan Kelompok Melon Langensari. foto: istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Berlokasi di Kecamatan Langensari, Kota Banjar, berdiri barisan greenhouse sederhana yang menjadi semangat perubahan sekelompok petani.

Di baliknya, ada sosok Elan Maulana, Ketua Kelompok Melon Langensari, yang memulai langkah dengan keyakinan bahwa sesuatu yang kecil bisa tumbuh besar jika dirawat dengan kesungguhan.

BacaJuga:

Gempa M6,7 Guncang Palu, Warga di Sejumlah Wilayah Sulteng Panik Berhamburan

Palu Diguncang Gempa M 6,7: Bangunan di 3 Wilayah Rusak

CSR dan Diplomasi Jadi Senjata PIEP Menjaga Keberlanjutan Bisnis Internasional

Saat di temui pada Jumat (26/09/2025) Elan bukanlah petani yang sejak awal terbiasa dengan buah melon. Ia justru dikenal sebagai pribadi yang tak pernah berhenti belajar.

Semangat untuk terus berkembang membuatnya berani bereksperimen membangun greenhouse secara mandiri. Ia belajar otodidak dari berbagai sumber, dari bacaan, internet, hingga bertanya pada orang-orang yang lebih berpengalaman.

Elan memilih melon bukan hanya untuk coba-coba. Ia memilih melon, karena baginya, melon adalah komoditas yang punya daya jual tinggi, sekaligus peluang untuk mengubah nasib. Itulah yang membuatnya percaya diri menekuni usaha ini meski awalnya harus berjuang sendiri.

“Kalau di melon ini, yang menentukan harga adalah petaninya. Kalau kualitas dijaga, kita bisa menjual dengan harga yang bagus,” ujarnya dengan nada optimis.

Setelah merasakan hasil panen pertamanya, Elan sadar bahwa keberhasilan akan lebih bermakna jika bisa dibagikan. Ia lalu mengajak 11 orang di lingkungannya untuk bergabung. Mereka sepakat berkomitmen membangun kelompok green house melon.

Di balik usaha ini, Elan menyimpan kegelisahan yang lebih besar. Ia melihat semakin sedikit anak muda yang berminat bertani. Padahal, menurutnya, perkembangan teknologi pertanian sudah semakin maju dan seharusnya menarik generasi baru untuk terjun.

“Motivasi terbesar saya bergelut di dunia ini karena saya melihat kurangnya minat anak-anak muda bertani. Kalau hanya mengandalkan orang tua kita, sulit berkembang. Harusnya kita, generasi muda, yang mengambil peran,” tegasnya.

Baginya, melon hanyalah pintu masuk. Lebih penting dari itu adalah menanamkan kesadaran bahwa pertanian adalah jalan mulia untuk memberi makan banyak orang sekaligus membuka ruang kesejahteraan.

Elan dan kelompoknya juga memahami bahwa usaha ini bukan semata tentang keuntungan pribadi. Ada amanah besar yang menyertai. Program melon yang mereka jalankan adalah program zakat. Artinya, setiap modal dan fasilitas yang mereka kelola mengandung harapan besar dari para donatur.

“Maka kami selalu menanamkan kepada diri masing-masing untuk menjaga amanah ini. Di setiap dana yang kita manfaatkan untuk greenhouse melon ini, ada doa dari para donatur agar program ini berkembang, berkelanjutan, dan memberi manfaat luas,” tutur Elan penuh kesungguhan.

Kini, di balik deretan greenhouse yang berdiri tegak, tersimpan hal lebih besar dari sekadar tanaman melon. Ada cerita tentang keberanian memulai, keteguhan menjaga kualitas, serta semangat berbagi yang melahirkan perubahan nyata. Ada pula harapan agar generasi muda kembali percaya pada potensi bertani, bukan hanya sebagai pekerjaan, tapi sebagai jalan untuk membangun kemandirian dan kebersamaan. Juga yang pasti, ada manfaat zakat yang berisi harapan besar dari para muzakki Dompet Dhuafa.

Bagi Elan, keberhasilan bukan hanya diukur dari jumlah keuntungan yang didapat. Lebih dari itu, ia merasa bangga karena bisa bermanfaat bagi orang lain, tumbuh bersama teman-temannya, dan menjaga amanah dari para donator Dompet Dhuafa yang mempercayakan zakatnya.

Di Banjar, Elan dan kelompok Melon Langensari telah membuktikan bahwa zakat, jika dikelola dengan baik, dapat menumbuhkan tidak hanya hasil panen, tetapi juga harapan dan masa depan yang lebih cerah. (adv)

Tags: Dompet DhuafaKunci Naikkan Ekonomipetani melonzakat

Berita Terkait.

Gempa M6,7 Guncang Palu, Warga di Sejumlah Wilayah Sulteng Panik Berhamburan
Nusantara

Gempa M6,7 Guncang Palu, Warga di Sejumlah Wilayah Sulteng Panik Berhamburan

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:45
palu
Nusantara

Palu Diguncang Gempa M 6,7: Bangunan di 3 Wilayah Rusak

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:22
yudha
Nusantara

CSR dan Diplomasi Jadi Senjata PIEP Menjaga Keberlanjutan Bisnis Internasional

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:50
gempa
Nusantara

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:45
demo
Nusantara

Mahasiswa UGM Geruduk Diskusi Pejabat: Jangan Jadikan Pancasila Pemanis

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:11
Inovasi dari Desa: UMKM Binaan PHI Sulap Potensi Lokal Menjadi Produk Bernilai Tinggi
Nusantara

Inovasi dari Desa: UMKM Binaan PHI Sulap Potensi Lokal Menjadi Produk Bernilai Tinggi

Senin, 15 Juni 2026 - 21:01

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7056 shares
    Share 2822 Tweet 1764
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1769 shares
    Share 708 Tweet 442
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    991 shares
    Share 396 Tweet 248
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.