• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Banyak Komoditas Sudah Memadai, Indonesia Makin Dekat Jadi Lumbung Pangan Dunia

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 26 September 2025 - 10:23
in Ekonomi
1000301146

Ilustrasi-Sejumlah petani tengah memanen padi. Foto: Dok. Kementan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia kembali menegaskan arah pembangunan bangsa.

Dalam pidato perdananya di Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Selasa (23/9/2025) lalu, Prabowo menekankan pentingnya rantai pasok pangan yang tangguh, peningkatan produktivitas petani, serta investasi pada pertanian berbasis teknologi dan cerdas iklim.

BacaJuga:

Laba Bersih Melonjak, MedcoEnergi Raup USD67 Juta di Kuartal 1 2026

Menuju Kekuatan Ekonomi Dunia, Prabowo Andalkan Hilirisasi Berbasis Teknologi

Genjot Cofiring, PLN NP Tegaskan Posisi sebagai Motor Transisi Energi

Gagasan itu langsung mendapatkan dukungan penuh dari Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi. Menurutnya, ketahanan pangan Indonesia kini telah bergerak jauh ke depan, tidak hanya sebatas pada ketersediaan beras, tetapi juga sejumlah pangan pokok strategis yang mulai menunjukkan surplus produksi.

“Kita bangga sekali melihat Presiden Prabowo Subianto di forum United Nations. Di sana beliau menyampaikan banyak hal, salah satunya mengenai pangan. Beliau juga bangga sekali karena Indonesia saat ini punya produksi yang baik, khususnya untuk perberasan,” tutur Arief dalam keterangan, Jumat (26/9/2025).

Lebih lanjut, Arief menegaskan bahwa swasembada bukan sekadar mimpi. Beberapa pangan utama bahkan sudah memenuhi kebutuhan domestik.

“Dan sebenarnya Indonesia itu kan juga sudah ‘sufficient’ (ketercukupan) di beberapa pangan strategis selain beras, seperti telur, daging ayam, cabai, dan bawang merah. Itu kan kita sebenarnya sudah ‘sufficient’ juga. Visi Indonesia jadi lumbung pangan dunia memang cita-cita Bapak Presiden, makanya kita harus swasembada pangan,” sambungnya.

Berdasarkan proyeksi Neraca Pangan Nasional per 2 September 2025, sejumlah komoditas tercatat berada di jalur aman tanpa impor. Produksi telur ayam misalnya, diprediksi menembus 6,5 juta ton sepanjang tahun, melampaui kebutuhan nasional sebesar 6,2 juta ton. Produksi daging ayam pun diproyeksikan mencapai 4,2 juta ton, jauh di atas kebutuhan 3,8 juta ton.

Sementara itu, cabai merah besar dan rawit juga diperkirakan mencatatkan panen berlimpah, masing-masing sekitar 1,4 juta ton dan 1,6 juta ton per tahun, dengan konsumsi nasional hanya sekitar 876 ribu hingga 958 ribu ton. Komoditas bawang merah bahkan sudah masuk tahap ekspor, 128 ton di semester pertama, dan ditargetkan 5 ribu ton lagi pada semester kedua tahun ini.

Adapun untuk beras, Arief menegaskan proyeksi produksi hingga Oktober 2025 mencapai 31 juta ton, ditambah dengan 1,5 hingga 1,8 juta ton dari panen November–Desember. Artinya, Indonesia masih menyimpan surplus sekitar 3 juta ton beras hingga akhir tahun.

“Itu ‘projection’ kita. Mudah-mudahan tidak ada hal yang tiba-tiba, seperti disaster atau hama penyakit atau hujan yang berlebih,” tambah Arief.

Dengan capaian tersebut, sinyal optimisme semakin terang: dari sawah, ladang, hingga meja makan masyarakat, Indonesia bergerak mantap menuju status sebagai kekuatan pangan dunia. (her)

Tags: lumbung panganpbbPresiden Prabowo

Berita Terkait.

Laba Bersih Melonjak, MedcoEnergi Raup USD67 Juta di Kuartal 1 2026
Ekonomi

Laba Bersih Melonjak, MedcoEnergi Raup USD67 Juta di Kuartal 1 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:06
Hari Buruh 2026, DPR Dorong Pemerintah Bentuk Satgas PHK yang Pernah Dijanjikan Setahun Lalu
Ekonomi

Menuju Kekuatan Ekonomi Dunia, Prabowo Andalkan Hilirisasi Berbasis Teknologi

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:03
Genjot Cofiring, PLN NP Tegaskan Posisi sebagai Motor Transisi Energi
Ekonomi

Genjot Cofiring, PLN NP Tegaskan Posisi sebagai Motor Transisi Energi

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:04
PLN EPI
Ekonomi

Biomassa Naik Kelas, Kolaborasi PLN-ITB Dorong Desa Jadi Produsen Energi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:43
cilacap
Ekonomi

Hilirisasi Jadi Senjata Baru, Prabowo Ingin Kekayaan RI Tinggal di Dalam Negeri

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:06
PTBA
Ekonomi

Efisiensi dan Ketahanan Operasional Dorong Kinerja Stabil PTBA di Kuartal I 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:25

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2558 shares
    Share 1023 Tweet 640
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1561 shares
    Share 624 Tweet 390
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    827 shares
    Share 331 Tweet 207
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.