• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kilang Pertamina Dumai Hadirkan Perubahan melalui Program Bedelau Minapolitan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 23 September 2025 - 10:31
in Ekonomi
Kilang Pertamina Internasional (KPI) melalui unit operasinya Kilang Dumai. Salah satu cerita perubahan di masyarakat dilahirkan Kilang Dumai melalui program terintegrasi Bedelau Minapolitan. Foto: KPI

Kilang Pertamina Internasional (KPI) melalui unit operasinya Kilang Dumai. Salah satu cerita perubahan di masyarakat dilahirkan Kilang Dumai melalui program terintegrasi Bedelau Minapolitan. Foto: KPI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Keberadaan perusahaan di lingkungan dimana beroperasi harus memberikan dampak yang luas bagi masyarakat. Hal ini juga yang dilakukan oleh Kilang Pertamina Internasional (KPI) melalui unit operasinya Kilang Dumai. Salah satu cerita perubahan di masyarakat dilahirkan Kilang Dumai melalui program terintegrasi Bedelau Minapolitan.

“Program Bedelau Minapolitan lahir dari sebuah evaluasi terhadap potensi dan kondisi yang ada di masyarakat yang berpadu dengan keinginan masyarakat untuk tumbuh mandiri,” kata Pejabat Sementara (Pjs) Corporate Secretary KPI, Milla Suciyani.

BacaJuga:

Siap Hadapi Tantangan Energi ASEAN, Pertamina dan ASCOPE Perkuat Kolaborasi

Potensi Sektor Tekstil Menguat, Ekspor Produk Fesyen Tembus USD 5,9 Miliar

BNI Bukukan PPOP Rp27,5 Triliun hingga Kuartal III 2026, Tertinggi dalam Sejarah

Milla menjelaskan program Bedelau Minapolitan terdiri dari beberapa sub program yang terintegrasi dan saling mendukung. Sub program itu diantaranya budidaya ikan air tawar, Green Laundry, Posyandu ibu dan anak, Masyarakat Peduli Pesisir dan Pertanian Sorgum.

“Program-program ini dilaksanakan untuk menjawab tantangan dan potensi alam yang ada di sekitar pesisir pantai yang juga menjadi wilayah operasi Kilang Dumai. Dari program-pogram ini juga lahir lokal hero yang dapat menjadi inspirasi,” ujarnya.

Ramli contohnya. Hampir setengah abad, Ramli bersahabat dengan laut. Ia adalah warga Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Provinsi Riau. Wilayah ini berbatasan langsung dengan Selat Malaka, membuat Ramli akrab dengan samudera sejak masih belia.

“Saya sudah melaut sejak usia 12 tahun, berangkat pagi hari jam 7, pulangnya bisa sampai sore hari,” ucap Ramli yang kini berusia 61 tahun.

Dia melaut tidak untuk mencari ikan, melainkan menjual berbagai macam barang kepada awak dan penumpang kapal yang lewat, seperti kebutuhan sehari-hari, bahan makanan, minuman hingga buah-buahan yang dibawa dari daratan.

Namun, pekerjaan ini sangat berbahaya. Risiko tersapu gelombang atau tertabrak kapal ada di depan mata. Belum lagi cuaca buruk yang mengintai dan bisa muncul kapan saja. Untuk menyambung hidup, Ramli dan rekannya Nazaruddin sempat banting setir membudidayakan lele.

Namun karena modal dan pengetahuannya terbatas, hasilnya kurang memuaskan, sebagian besar ikannya mati. Ramli dan Nazaruddin langsung merangkul nelayan lainnya dan terbentuklah Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Palas jaya yang beranggotakan 16 orang. Nazaruddin didapuk menjadi ketua pokdakan dan Ramli sebagai bendaharanya. Kelompok ini akhirnya menjadi mitra binaan Kilang Dumai.

“Kami tergerak karena para nelayan tersebut sudah lama hidup dalam kondisi yang berkekurangan, hingga terpaksa menjalani pekerjaan yang berbahaya. Dengan Program Bedelau Minapolitan, kami berharap bisa membantu mereka keluar dari jeratan ekonomi dan menjadi masyarakat yang mandiri, jelas Area Manager Communications, Relations & CSR Kilang Dumai, Agustiawan.

Menurut Agustiawan, bantuan yang diberikan KPI pada Pokdakan Palas Jaya dilakukan secara bertahap. Tak hanya berupa peralatan dan bibit, anggota pokdakan juga mendapatkan bantuan pelatihan menernak ikan lele agar hasilnya maksimal.

Keberhasilan Ramli dan Pokdakan Palas Jaya sampai ke telinga Risman. Ia lalu mengajak 15 orang temannya di Kelurahan Tanjung Palas membentuk Kelompok Barter Jaya. Tidak seperti Ramli, Risman dan rekan-rekannya memilih untuk menjalankan usaba binatu atau laundry dengan konsep ramah lingkungan. Pada 2023, berdirilah Betuah Laundry yang mengusung konsep Green Laundry pertama di Dumai.

“Green laundry merupakan kelanjutan dari program budidaya ikan lele di Kelurahan Tanjung Palas, sekaligus memperluas penerima manfaat Program Bedelau Minapolitan. Betuah Laundry jadi pelopor binatu ramah lingkungan, dimana KPI juga fokus pada masalah tersebut,” tutur Agustiawan.

Risman menjelaskan, anggota Kelompok Barter Jaya membuat sabun sendiri menggunakan bahan organik, yakni rumput teki. Kemampuan Risman dan kawan-kawan dalam mengubah rumput teki menjadi sabun juga didapat dari pelatihan yang difasilitasi Kilang Dumai.

Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Program Bedelau Minapolitan juga memberikan dampak signifikan terhadap lingkungan pesisir Dumai. Melalui penanaman dan nursery mangrove endemik, kini sepanjang 86 meter garis pantai telah terlindungi dari abrasi dengan lebih dari 3 ribu batang bibit siap tanam, serta berkontribusi pada penyerapan karbon hingga 53.075 ton eq per tahun.

Pembangunan alat pemecah ombak juga terbukti menekan sedimentasi pasca abrasi dan menyerap emisi setara 81.646 kg CO2eq per tahun. Program ini tidak hanya memulihkan ekosistem mangrove, tetapi juga memperkuat ketahanan lingkungan dan keberlanjutan wilayah pesisir.

“Sesuai namanya, Bedelau yang berarti berkilau dalam bahasa Dumai, Program Bedelau Minapolitan menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara inovasi sosial dan komitmen lingkungan dapat menciptakan dampak berkelanjutan. KPI tidak hanya mengubah wajah pesisir Dumai, tetapi juga memberi harapan baru bagi masa depan masyarakat sekitar yang lebih hijau, inklusif dan sejahtera,” tutup Agustiawan.

KPI merupakan anak perusahaan Pertamina yang menjalankan bisnis utama pengolahan minyak dan petrokimia sesuai dengan prinsip ESG (Environment, Social & Governance). KPI juga telah terdaftar dalam United Nations Global Compact (UNGC) dan berkomitmen pada Sepuluh Prinsip Universal atau Ten Principles dari UNGC dalam strategi operasional sebagai bagian dari penerapan aspek ESG.(srv)

Tags: Kilang Pertamina DumaiKilang Pertamina InternasionalKPIProgram Bedelau Minapolitan

Berita Terkait.

Pulihkan Ekonomi Kalbar Pascakarhutla, Menteri UMKM Gandeng Kampus Cetak Wirausaha Baru
Ekonomi

Siap Hadapi Tantangan Energi ASEAN, Pertamina dan ASCOPE Perkuat Kolaborasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27
Lebih dari 200 Ribu Peluang Kerja Luar Negeri Belum Terserap, Begini Respons Menteri PPMI
Ekonomi

Potensi Sektor Tekstil Menguat, Ekspor Produk Fesyen Tembus USD 5,9 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:15
bni
Ekonomi

BNI Bukukan PPOP Rp27,5 Triliun hingga Kuartal III 2026, Tertinggi dalam Sejarah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:41
brm
Ekonomi

Dirut BRMS Tambah 5,9 Juta Saham BRMS, Total Kepemilikan Jadi 11,4 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:31
bca
Ekonomi

BCA Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis bagi UMKM di Cibubur dan Pontianak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:21
mega
Ekonomi

Pertamina Kaji Teknologi Distribusi Gas Bersama Jepang, Perkuat Ketahanan Energi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:11

OLAHRAGA

Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda
Olahraga

Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Editor Dilianto
Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:21

INDOPOSCO.ID – Ketua DPR RI Puan Maharani mengapresiasi perjuangan Kontingen Indonesia yang berhasil meraih 15 medali emas pada Asian Para...

SelengkapnyaDetails
OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35
timnas

Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:10
amin

Raih 73 Medali di Asian Para Games 2026, Atlet Indonesia Didorong Dapat Apresiasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:06
kane

Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026, Ungguli Mbappe dan Lamine Yamal

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:36

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5008 shares
    Share 2003 Tweet 1252
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1244 shares
    Share 498 Tweet 311
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektare di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    974 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    929 shares
    Share 372 Tweet 232
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.