• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pidato di SU PBB, Prabowo Menghidupkan Kembali Warisan Diplomasi Sang Ayah

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 20 September 2025 - 21:39
in Headline
1758366349561

Pidato Presiden Prabowo di Sidang Umum PBB menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai bangsa besar yang aktif di garis depan diplomasi internasional. Foto : ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pidato dalam Sidang Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berlangsung di New York, Amerika Serikat pada Selasa, 23 September 2025

Momen ini menjadi istimewa karena bukan hanya tampil sebagai kepala negara di forum dunia, tetapi juga menghidupkan kembali jejak perjuangan diplomatik sang ayah, Prof Sumitro Djojohadikusumo.

BacaJuga:

YLKI: Kecelakaan KRL dan Argo Bromo Anggrek Jadi Alarm Reformasi Keselamatan Transportasi

Update Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: 15 Meninggal Dunia, 88 Luka-luka

KAI Siagakan Posko Darurat di Stasiun Bekasi Timur dan Gambir Pascatabrakan Maut KA

Menurut Dino Patti Djalal, pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), kehadiran Presiden Prabowo mencerminkan kelanjutan nilai-nilai perjuangan keluarga dalam bidang diplomasi.

“Sebagaimana Prof. Sumitro dulu, kita berharap Presiden Prabowo dapat memperjuangkan penguatan multilateralisme di kancah global,” ujarnya.

Prof Sumitro sendiri memiliki peran historis dalam diplomasi Indonesia di masa awal kemerdekaan. Pada periode 1948-1949, ia memimpin delegasi Indonesia di PBB pada saat bangsa ini tengah berjuang mempertahankan kemerdekaan.

Salah satu tindakan diplomatik pentingnya adalah pengiriman memorandum dari Kantor Perwakilan Indonesia di PBB kepada Pejabat Menlu AS saat itu, Robert A. Lovett, yang menyoroti agresi militer Belanda.

Isi memorandum tersebut, yang kemudian dimuat oleh The New York Times pada 21 Desember 1948, mengecam tindakan Belanda yang dinilai membahayakan upaya perdamaian dunia serta melanggar Perjanjian Renville dan kesepakatan-kesepakatan sebelumnya.
Sumitro juga aktif menggalang dukungan internasional, terutama dari negara-negara Asia.

Dalam pertemuan di India pada Januari 1949, ia sukses membangun solidaritas kawasan untuk mengecam agresi Belanda dan menuntut pembebasan para pemimpin Republik Indonesia.

Usaha ini berkontribusi besar pada pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda melalui Konferensi Meja Bundar pada Desember 1949. Setahun kemudian, tepat pada 17 Agustus 1950, Indonesia resmi menjadi negara kesatuan.

Dino Patti Djalal menambahkan bahwa pidato Presiden Prabowo di PBB membawa harapan baru di tengah krisis kepercayaan terhadap multilateralisme global.

“Saat ini, banyak negara mulai mempertanyakan relevansi multilateralisme. Kehadiran Presiden Prabowo bisa menjadi angin segar,” ujarnya.

Senada dengan Dino, Tenaga Ahli Utama di Badan Komunikasi Pemerintah, Hamdan Hamedan, menekankan pentingnya momen ini. Prabowo dijadwalkan menjadi pembicara ketiga, setelah Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dan Presiden Amerika Serikat.

“Pidato ini disampaikan saat perhatian dunia sedang tertuju pada forum utama, di mana setiap kata yang diucapkan berpotensi membentuk arah perdebatan dalam sidang umum PBB,” kata Hamdan di Jakarta, Jumat (19/9).

Setelah satu dekade tanpa kehadiran langsung Presiden Indonesia di forum Sidang Umum PBB, pidato Prabowo kali ini menjadi langkah strategis untuk menegaskan kembali posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam diplomasi global.

“Penampilan Presiden Indonesia di panggung PBB setelah lebih dari sepuluh tahun merupakan sinyal kuat atas komitmen bangsa terhadap kerja sama internasional dan peran aktif dalam penguatan multilateralisme,” pungkas Hamdan.

Pidato ini menandai kebangkitan peran Indonesia sebagai bangsa besar yang siap terus berada di garis depan percaturan diplomatik dunia. (aro)

Tags: pbbPrabowopresiden

Berita Terkait.

YLKI: Kecelakaan KRL dan Argo Bromo Anggrek Jadi Alarm Reformasi Keselamatan Transportasi
Headline

YLKI: Kecelakaan KRL dan Argo Bromo Anggrek Jadi Alarm Reformasi Keselamatan Transportasi

Selasa, 28 April 2026 - 18:45
Tim-SAR
Headline

Update Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: 15 Meninggal Dunia, 88 Luka-luka

Selasa, 28 April 2026 - 15:49
Tim-SAR
Headline

KAI Siagakan Posko Darurat di Stasiun Bekasi Timur dan Gambir Pascatabrakan Maut KA

Selasa, 28 April 2026 - 13:37
Prabowo
Headline

Prabowo Perintahkan Investigasi Menyeluruh Kecelakaan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 - 11:25
Kecelakaan
Headline

Update Korban Meninggal 14 Orang dan 84 Luka, KAI Kembali Sampaikan Duka Mendalam

Selasa, 28 April 2026 - 09:43
Kereta
Headline

Update Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: 6 Meninggal Dunia, 80 Luka-luka

Selasa, 28 April 2026 - 08:52

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    900 shares
    Share 360 Tweet 225
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    938 shares
    Share 375 Tweet 235
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    780 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.