• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Guru Besar UI Desak Pemerintah Hadirkan Solusi Nyata Atasi Marak Keracunan MBG

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 20 September 2025 - 13:33
in Headline
mbg

Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tengah menyiapkan menu makanan program makan bergizi gratis (MBG). Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kasus keracunan akibat makanan program makan bergizi gratis (MBG) makin marak terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Pemerintah berjanji bakal melakukan evaluasi, namun masyarakat menginginkan langkah konkret agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.

Guru Besar Tetap Bidang Ilmu Administrasi Pembangunan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) Profesor Ede Surya Darmawan mengaku prihatin dengan kasus keracunan yang dialami penerima manfaat program makan bergizi gratis. Karenanya pemerintah harus tanggap merespons peristiwa tersebut.

BacaJuga:

Sempat Tertinggal, Akhirnya Tim Thomas Indonesia Tundukkan Thailand 3-2

Six UNIFIL Peacekeepers Killed in Lebanon, Indonesian Troops Suffer Highest Casualties

Total 6 Pasukan UNIFIL Gugur di Lebanon, Prajurit TNI Jadi Korban Terbanyak

“Itu musibah, harus dilakukan investigasi, korban harus diberikan pertolongan segera dan bantuan yang sewajarnya,” ujar Ede kepada INDPOSCO melalui gawai, Jakarta, Sabtu (20/9/2025).

Tim Badan Gizi Nasional atau dinas kesehatan setempat, yang terhadap keracunan makanan program MBG didesak menelusuri kasus muncul di tengah masyarakat secara mendalam. Serta dilanjutkan perbaikan menyeluruh program MBG.

“Harus dicari penyebabnya dan cari solusi sistematis agar tidak terulang lagi,” tegas mantan Ketua Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) itu.

Ede menyoroti, lemahnya pengawasan makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Kemungkinan kasus keracunan akibat MBG salah satu faktornya akibat ketidakmampuan memonitor pengolahan hingga pendistribusian makanan.

“Itu yang harus diwaspadai dan diperhatikan karena pengolahan makanan itu prosesnya dari pemilihan, pengolahan, penyajian,hingga pendistribusian, semuanya harus memenuhi standard hiegienis dan sanitasi yang baik,” imbuhnya.

Data pasti soal siswa keracunan akibat MBG belum diketahui. Namun, kasus terbaru terjadi pada 16 September 2025, ratusan siswa di Kecamatan Kadungora, Kabuaten Garut, Provinsi Jawa Barat mengalami mual, muntah, dan pusing setelah mengonsumsi makanan dari program MBG.

Menu yang disajikan antara lain nasi putih, ayam woku, tumis tempe, sayuran mentah, dan stroberi. Pemerintah telah menyampaikan permohonan maaf atas kejadian itu. Sampel makanan telah dikirim ke laboratorium provinsi, dan hasilnya masih ditunggu.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan permohonan maaf perihal kasus keracunan para penerima manfaat dari program MBG. Terlebih kasus tersebut terjadi beberapa kali di sejumlah wilayah Indonesia.

“Kami atas namanya pemerintah dan mewakili Badan Gizi Nasional (BGN) memohon maaf, karena telah terjadi kembali beberapa kasus di beberapa daerah. Tentu harus dilakukan upaya evaluasi,” kata Prasetyo, terpisah di Jakarta, Jumat (19/9/2025). (dan)

Tags: Badan Gizi NasionalBGNMakan Bergizi GratisProgram MBG

Berita Terkait.

Sempat Tertinggal, Akhirnya Tim Thomas Indonesia Tundukkan Thailand 3-2
Headline

Sempat Tertinggal, Akhirnya Tim Thomas Indonesia Tundukkan Thailand 3-2

Minggu, 26 April 2026 - 23:08
Prajurit
Headline

Six UNIFIL Peacekeepers Killed in Lebanon, Indonesian Troops Suffer Highest Casualties

Sabtu, 25 April 2026 - 19:08
Pasukan
Headline

Total 6 Pasukan UNIFIL Gugur di Lebanon, Prajurit TNI Jadi Korban Terbanyak

Sabtu, 25 April 2026 - 19:08
Prajurit
Headline

Indonesian Soldier Killed, House Urges UN to Review Protection of UNIFIL Troops

Sabtu, 25 April 2026 - 18:07
Prajurit
Headline

Prajurit TNI Jadi Korban, DPR RI Dorong PBB Evaluasi Perlindungan Pasukan UNIFIL

Sabtu, 25 April 2026 - 18:07
Lagi, Prajurit TNI Kontingen UNIFIL Gugur di Lebanon Selatan
Headline

Lagi, Prajurit TNI Kontingen UNIFIL Gugur di Lebanon Selatan

Sabtu, 25 April 2026 - 09:26

BERITA POPULER

  • kartinian

    Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1354 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Unggah Foto Wajah Burung, Instagram Lee Jong Suk Picu Spekulasi Hubungan dengan IU

    681 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Tunggu Restu Dewan Keamanan, Keikutsertaan Timnas Iran di Piala Dunia Masih Tanda Tanya

    658 shares
    Share 263 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.