• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Para Ekonom Menilai Proyeksi BI-Rate Tetap 5 Persen Jelang RDG September

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 16 September 2025 - 22:12
in Ekonomi
ekonom

Arsip foto - Chief Economist PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro dalam acara “Economic Outlook 2025; Peluang dan Tantangan 2025” di Jakarta, Selasa (4/2/2025). ANTARA/Rizka Khaerunnisa/aa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sejumlah ekonom sepakat suku bunga acuan (BI-Rate) diproyeksikan tetap bertahan pada level 5 persen bulan ini, jelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada Rabu (17/9).

Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro memandang bank sentral akan lebih dulu melihat sejauh mana transmisi kebijakan moneter ke suku bunga simpanan dan kredit, sehingga BI-Rate diperkirakan tetap pada level 5 persen.

BacaJuga:

BCA Expo Jabodetabek 2026 Tarik 39.500 Pengunjung, Promo KPR-KKB Berlanjut Online

SAKA Tajak Sumur Eksplorasi SM-1, Bidik Potensi Migas Baru di WK Pekawai

UMKM Bidik Pasar Global, Pemerintah Perkuat Standar dan Fasilitasi Ekspor

“View kami flat (BI-Rate tetap). Alasannya, BI akan lebih meng-assess transmisi kebijakan moneternya terlebih dahulu,” kata Andry saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa.

Dihubungi terpisah, Global Markets Economist Maybank Indonesia Myrdal Gunarto menilai bahwa keputusan BI untuk mempertahankan BI-Rate diperlukan sebagai langkah untuk menjaga stabilitas moneter dan makroekonomi.

“BI menurunkan suku bunga sampai 125 bps dari September tahun lalu, kelihatannya masih terus berjalan. Jadi, sambil mengantisipasi tekanan ataupun risiko dari global, saya rasa BI akan jaga dulu suku bunga di level yang sama,” ujar Myrdal.

Chief Economist PermataBank Josua Pardede juga berpandangan serupa. Menurutnya, keputusan bank sentral untuk menahan BI-Rate terutama didorong oleh pertimbangan stabilitas rupiah, khususnya setelah demonstrasi besar secara nasional pada akhir Agustus 2025 serta reshuffle kabinet dengan pergantian posisi Menteri Keuangan (Menkeu) dari Sri Mulyani menjadi Purbaya Yudhi Sadewa.

Di bawah kepemimpinan Purbaya, arah kebijakan fiskal Indonesia diperkirakan tetap menekankan disiplin fiskal sebagaimana era sebelumnya, namun dengan penekanan yang lebih kuat pada kebijakan fiskal yang pro-pertumbuhan dibandingkan sekadar menjaga stabilitas.

Menyikapi hal tersebut, Josua mengatakan bahwa investor global cenderung lebih berhati-hati dan memilih menunggu untuk menilai lebih lanjut arah kebijakan fiskal. Kondisi ini berujung pada terbatasnya arus modal asing masuk, sehingga memberi tekanan terhadap stabilitas rupiah.

“Oleh karena itu, kami menilai Bank Indonesia akan cenderung bersikap lebih sabar dalam RDG September 2025, meskipun ruang untuk pemangkasan BI-Rate masih relatif terbuka lebar,” kata Josua.

Sementara itu, Kepala Ekonom BCA David Sumual menilai bahwa bank sentral telah melakukan front loading dengan menurunkan suku bunga pada Agustus sebagai antisipasi pada September, sehingga BI-Rate diperkirakan tetap 5 persen bulan ini.

Secara umum para ekonom sepakat, masih ada ruang penurunan BI-Rate pada sisa tahun ini. Bank Mandiri memproyeksikan pemangkasan 25 basis poin (bps) ke level 4,75 persen, sementara BCA melihat peluang pemotongan satu hingga dua kali dengan masing-masing sebesar 25bps, seiring proyeksi pelonggaran kebijakan suku bunga The Fed pada sisa 2025.

“Tapi ini tergantung BI. Seberapa besar mereka melihat peluang penurunan suku bunga The Fed,” kata David.

Ia menilai pasar obligasi tetap menarik bagi investor asing, didukung keyakinan terhadap kebijakan fiskal yang prudent di bawah kepemimpinan Menkeu baru serta imbal hasil yang tetap atraktif.

Sebaliknya, investor asing di pasar saham cenderung wait and see, menunggu perbaikan kinerja korporasi serta kondisi global dan domestik yang belum sepenuhnya membaik pada paruh pertama tahun ini.

David pun memperkirakan bahwa ke depan nilai tukar rupiah stabil di kisaran Rp16.300 hingga Rp16.500 per dolar AS. Sementara inflasi juga diproyeksikan masih sesuai target bank sentral atau diyakini di bawah 2,5 persen. (bro)

Tags: BI RateekonomRDG September

Berita Terkait.

bca
Ekonomi

BCA Expo Jabodetabek 2026 Tarik 39.500 Pengunjung, Promo KPR-KKB Berlanjut Online

Selasa, 29 September 2026 - 08:17
saka
Ekonomi

SAKA Tajak Sumur Eksplorasi SM-1, Bidik Potensi Migas Baru di WK Pekawai

Selasa, 29 September 2026 - 07:55
maman
Ekonomi

UMKM Bidik Pasar Global, Pemerintah Perkuat Standar dan Fasilitasi Ekspor

Selasa, 29 September 2026 - 07:07
fuso
Ekonomi

Mitsubishi Fuso Terus Dampingi Konsumen, Canter Euro4 Dapat Pemeriksaan Gratis

Selasa, 29 September 2026 - 05:05
phr
Ekonomi

PHR Perkuat Fasilitas Produksi, Dukung Ketahanan Energi dari Zona Rokan

Selasa, 29 September 2026 - 02:20
btn
Ekonomi

BTN Buka KPR hingga 40 Tahun, Dorong Akses Hunian Masyarakat

Selasa, 29 September 2026 - 01:11

OLAHRAGA

paes
Olahraga

Maarten Paes Puji Perjuangan Heroik 10 Pemain Garuda dan Gemuruh SUGBK Usai Tahan Malaysia

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 29 September 2026 - 10:40

INDOPOSCO.ID – Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjadi saksi bagaimana Timnas Indonesia bertahan dengan segala tenaga untuk mengamankan satu...

SelengkapnyaDetails
haye

John Herdman Sebut Kartu Merah Thom Haye Jadi Anugerah Sekaligus Kutukan

Selasa, 29 September 2026 - 10:30
diks

Indonesia Imbang Lawan Malaysia, Kevin Diks Minta Suporter Hargai Perjuangan Skuad Garuda

Selasa, 29 September 2026 - 09:20
puan

Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

Senin, 28 September 2026 - 22:12
campus

Campus League The Nationals Badminton Season 1, Expedition Jadi Official Timekeeper

Senin, 28 September 2026 - 15:45

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3906 shares
    Share 1562 Tweet 977
  • Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3142 shares
    Share 1257 Tweet 786
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1115 shares
    Share 446 Tweet 279
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.