• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kurangi Limbah Pabrik Tahu di Jombang, PGN Bangun IPAL Komunal

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Selasa, 16 September 2025 - 20:00
in Ekonomi
pgn1

PGN melakukan peletakan batu pertama IPAL Komunal di Jombang, Selasa (16/9/2025). Foto : PGN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mengambil langkah nyata dalam mengatasi pencemaran lingkungan akibat limbah pabrik tahu di Jombang, Jawa Timur, dengan membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal. Fasilitas ini dirancang untuk menampung limbah dari sekitar 88 unit usaha tahu skala rumahan yang beroperasi di wilayah tersebut.

Pembangunan IPAL ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) melalui inisiatif Community Development bertajuk Kampung Pangan Berwawasan Lingkungan, Higienis, dan Tenar (BERSINAR).

BacaJuga:

Pengamat Tegaskan Verifikasi BNI Penting untuk Validasi Klaim Dana

Ekonomi Syariah Masuk Agenda Besar Negara, KNEKS Dorong Akselerasi

PLN NP Bikin Terobosan, Emisi PLTGU Muara Karang Disedot Mikroalga

“PGN bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup serta Pemerintah Daerah Jombang untuk merumuskan solusi terintegrasi guna mengatasi persoalan lingkungan yang timbul dari aktivitas produksi tahu,” ungkap Rachmat Hutama, Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN, dalam pernyataannya di Surabaya, Selasa (16/9/2025).

Di Kecamatan Jogoroto, sebanyak 88 produsen tahu membutuhkan sekitar 84 ton kedelai setiap hari untuk memenuhi proses produksinya.

Kegiatan ini menghasilkan limbah cair yang volumenya mencapai 1.260 meter kubik per hari, atau sekitar 1.260.000 liter, dengan kadar Biological Oxygen Demand (BOD) mencapai 4.200 kilogram per hari.

Dengan adanya IPAL Komunal ini, limbah cair tersebut diproses sehingga kandungan BOD-nya turun signifikan menjadi sekitar 960 kilogram per hari.

Hasilnya, limbah yang dibuang ke lingkungan menjadi lebih aman dan sesuai dengan standar lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Pembangunan IPAL ditandai dengan peletakan batu pertama pada Selasa, 16 September 2025, yang juga menandai dimulainya pelaksanaan program Kampung Pangan BERSINAR.

PGN mengadopsi pendekatan Life Cycle Assessment (LCA), yaitu metode sistematis untuk menilai dampak lingkungan dari setiap tahapan proses produksi dan menentukan intervensi yang diperlukan guna memperoleh manfaat maksimal bagi masyarakat sekitar.

Secara keseluruhan, program ini bertujuan membentuk kawasan yang lebih hijau, memberdayakan masyarakat secara sosial-ekonomi, serta memperkuat ketahanan ekonomi lokal.

“Upaya ini tidak hanya menyasar aspek teknis pengelolaan limbah, namun juga memberikan nilai tambah yang luas bagi masyarakat,” tambah Rachmat.

Sementara itu, Bupati Jombang, Warsubi, menyatakan bahwa industri tahu di Kecamatan Jogoroto telah menyerap ribuan tenaga kerja dan memberikan penghasilan di atas Upah Minimum Regional (UMR).

Namun, aktivitas ini juga menimbulkan tantangan serius dalam pengelolaan limbah cair yang mencemari aliran sungai.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi dalam pembangunan IPAL Komunal antara KLH, DLH Jombang, serta dukungan dari Pertamina Group melalui PGN,” ujarnya.

Peletakan batu pertama ini menandai langkah awal sinergi lintas sektor dalam mewujudkan lingkungan industri rumah tangga yang berkelanjutan di Jombang. (srv)

Tags: gasPertaminaPGN

Berita Terkait.

Islamabad
Ekonomi

Pengamat Tegaskan Verifikasi BNI Penting untuk Validasi Klaim Dana

Senin, 20 April 2026 - 11:29
knecks
Ekonomi

Ekonomi Syariah Masuk Agenda Besar Negara, KNEKS Dorong Akselerasi

Senin, 20 April 2026 - 01:11
ccs
Ekonomi

PLN NP Bikin Terobosan, Emisi PLTGU Muara Karang Disedot Mikroalga

Minggu, 19 April 2026 - 18:08
Iran Buka Selat Hormuz, Kementerian ESDM: Stabilitas Energi Indonesia Kian Terjamin
Ekonomi

Iran Buka Selat Hormuz, Kementerian ESDM: Stabilitas Energi Indonesia Kian Terjamin

Minggu, 19 April 2026 - 01:21
Perkuat Standardisasi Laboratorium Halal Nasional, BPJPH Benchmarking ke BPOM
Ekonomi

Perkuat Standardisasi Laboratorium Halal Nasional, BPJPH Benchmarking ke BPOM

Sabtu, 18 April 2026 - 23:54
Dukung Pembatasan Alih Fungsi Sawah oleh Kementerian ATR/BPN, Komisi II: Demi Ketahanan Pangan
Ekonomi

Dukung Pembatasan Alih Fungsi Sawah oleh Kementerian ATR/BPN, Komisi II: Demi Ketahanan Pangan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:05

BERITA POPULER

  • Prabowo

    Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    836 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Pramono Lantik 11 Pejabat Jakarta: Syafrin Liputo Jadi Wali Kota Jaksel, Budi Awaludin Kadishub

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Ketika Delapan Pameran Seni Visual TKS ISI Yogyakarta Ramaikan Ruang Seni Kota

    684 shares
    Share 274 Tweet 171
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.