• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Dukung Pembatasan Alih Fungsi Sawah oleh Kementerian ATR/BPN, Komisi II: Demi Ketahanan Pangan

Dilianto - Editor Dilianto -
Sabtu, 18 April 2026 - 22:05
in Ekonomi
Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Heryawan. Foto: Dok. DPR RI.

Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Heryawan. Foto: Dok. DPR RI.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID — Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Heryawan, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan tegas Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam membatasi alih fungsi lahan sawah produktif.

Kebijakan tersebut sebelumnya ditegaskan oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, sebagai langkah strategis menjaga ketahanan pangan nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global. Pemerintah juga mengingatkan kepala daerah agar tidak sembarangan mengubah fungsi lahan pertanian yang telah ditetapkan dan dilindungi.

BacaJuga:

Perkuat Standardisasi Laboratorium Halal Nasional, BPJPH Benchmarking ke BPOM

Kemenkop Dorong Hilirisasi Kelapa di Halmahera Utara, Ubah Limbah Sabut Jadi Komoditas Bernilai Ekspor

Kolaborasi BTN dan Indosat Buka Jalan Baru Layanan Keuangan Digital Berbasis Ekosistem

Pria yang akrab disapa Aher ini menilai langkah ini tepat dan mendesak untuk memastikan Indonesia tetap mandiri dalam sektor pangan. Menurutnya, tekanan global terhadap rantai pasok membuat perlindungan lahan sawah menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar.

“Kita tidak boleh lengah. Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian saat ini, ketahanan pangan menjadi prioritas utama,” ujar Aher kepada wartawan, Sabtu, (18/4/2026).

Mantan Gubernur Jawa Barat dua periode itu menegaskan bahwa pengendalian terhadap jutaan hektare lahan pertanian harus dilakukan secara konsisten dan diawasi secara berkala. Ia juga mendukung penerapan sanksi tegas bagi pelanggar, mulai dari denda hingga pidana kurungan.

“Penegakan hukum harus menjadi instrumen penting agar kebijakan ini tidak hanya menjadi regulasi di atas kertas,” tegasnya.

Selain itu, Aher mendorong pemerintah daerah untuk berperan aktif menjaga keberlangsungan lahan pertanian dan tidak tergoda kepentingan jangka pendek yang berpotensi merugikan ketahanan pangan nasional.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mencapai target swasembada pangan secara berkelanjutan.

“Dengan komitmen bersama, kita optimistis swasembada pangan nasional dapat terwujud dan menjamin ketersediaan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya. (dil)

Tags: DPR RIKemeterian ATR/BPNKomisi IIPembatasan Alih Fungsi Sawah

Berita Terkait.

Perkuat Standardisasi Laboratorium Halal Nasional, BPJPH Benchmarking ke BPOM
Ekonomi

Perkuat Standardisasi Laboratorium Halal Nasional, BPJPH Benchmarking ke BPOM

Sabtu, 18 April 2026 - 23:54
Kemenkop Dorong Hilirisasi Kelapa di Halmahera Utara, Ubah Limbah Sabut Jadi Komoditas Bernilai Ekspor
Ekonomi

Kemenkop Dorong Hilirisasi Kelapa di Halmahera Utara, Ubah Limbah Sabut Jadi Komoditas Bernilai Ekspor

Sabtu, 18 April 2026 - 19:43
Kolaborasi BTN dan Indosat Buka Jalan Baru Layanan Keuangan Digital Berbasis Ekosistem
Ekonomi

Kolaborasi BTN dan Indosat Buka Jalan Baru Layanan Keuangan Digital Berbasis Ekosistem

Sabtu, 18 April 2026 - 18:16
Nixon LP Napitupulu
Ekonomi

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Sabtu, 18 April 2026 - 15:25
miinuman
Ekonomi

Realisasi Cukai Minuman Berpemanis, YLKI Kritik Kebijakan Nutri Level Kemenkes

Sabtu, 18 April 2026 - 10:40
bumd
Ekonomi

BUMD Leaders Forum 2026: Sinergi Pembiayaan hingga Aset untuk Jakarta yang Tangguh

Sabtu, 18 April 2026 - 09:09

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.