• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Distribusi Beras SPHP Meluas, Ritel Modern Jadi Fokus

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 11 September 2025 - 21:11
in Ekonomi
beras sphp

Tumpukan beras SPHP di salah satu kios pasar tradisional. Pemerintah terus memperluas distribusi beras SPHP melalui pasar tradisional, ritel modern, hingga outlet resmi Bulog untuk menjaga keterjangkauan harga di masyarakat. (Dok. Bapanas)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di saat kebutuhan beras terus meningkat, kehadiran ritel modern menjadi kunci penting untuk memastikan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) semakin dekat dengan konsumen. Jalur distribusi ini dinilai mampu mempercepat akses masyarakat terhadap beras dengan harga terjangkau.

Untuk itu, Badan Pangan Nasional (Bapanas) mempercepat langkah percepatan penyaluran beras (SPHP melalui berbagai kanal, terutama ritel modern. Strategi ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat ketersediaan beras di tengah tingginya permintaan.

BacaJuga:

MG Hadirkan MGS5 EV di Makassar, SUV Listrik Modern untuk Mobilitas Keluarga

J&T Express Dorong Mahasiswa Naik Kelas Jadi Entrepreneur lewat Program Nasional

Momentum Ramadan-Lebaran, Paxel Catat Lonjakan Pengiriman Barang Food dan Nonfood

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menegaskan bahwa ritel modern menjadi salah satu ujung tombak distribusi beras SPHP karena lokasinya yang dekat dengan konsumen. Selain itu, pemerataan distribusi di berbagai jalur dianggap penting agar manfaat beras SPHP dapat dirasakan secara luas.

Hal tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar program stabilisasi pasokan benar-benar dirasakan masyarakat di seluruh wilayah, dari kota besar hingga daerah pelosok.

“Selain penyaluran ke pasar tradisional, tentu kita juga terus masifkan penyaluran ke pasar modern, outlet Perum Bulog, outlet binaan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, BUMN pangan, Gerakan Pangan Murah (GPM), serta ke depan juga beras SPHP ini kita optimalkan untuk dipasok ke Koperasi Desa Merah Putih (KDMP),” kata Arief di Jakarta, Kamis (11/9/2025).

Arief menambahkan, distribusi melalui ritel modern memberikan efek ganda. Selain memperluas jangkauan beras SPHP, kehadiran produk dengan harga terjangkau di rak ritel modern juga menjadi tolok ukur bagi harga pasar secara keseluruhan.

“Semakin dekat titik distribusi dengan masyarakat, semakin cepat pula dampak positifnya terhadap stabilisasi harga. Itu sebabnya kami memastikan semua jalur distribusi bergerak secara paralel,” sambungnya.

Beras SPHP yang dijual melalui ritel modern dipatok dengan harga terjangkau, yakni Rp 12.500 per kilogram untuk zona 1 (Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, Sulawesi), Rp 13.100 per kg untuk zona 2 (Sumatera selain Lampung dan Sumsel, Kalimantan, NTT), dan Rp 13.500 per kg untuk zona 3 (Maluku dan Papua).

Kebijakan zonasi harga tersebut diharapkan dapat menjaga efektivitas program stabilisasi, terutama di ritel modern yang setiap hari dikunjungi jutaan konsumen.

Hingga 10 September 2025, realisasi penyaluran beras SPHP telah mencapai 344 ribu ton atau sekitar 22,97 persen dari target tahunan sebesar 1,5 juta ton. Angka ini terus bergerak naik seiring masifnya distribusi, terutama lewat jaringan ritel modern di seluruh Indonesia. (her)

Tags: Beras SPHPritel modern

Berita Terkait.

MGS5
Ekonomi

MG Hadirkan MGS5 EV di Makassar, SUV Listrik Modern untuk Mobilitas Keluarga

Rabu, 29 April 2026 - 13:05
J&T
Ekonomi

J&T Express Dorong Mahasiswa Naik Kelas Jadi Entrepreneur lewat Program Nasional

Rabu, 29 April 2026 - 12:04
Paxel
Ekonomi

Momentum Ramadan-Lebaran, Paxel Catat Lonjakan Pengiriman Barang Food dan Nonfood

Rabu, 29 April 2026 - 11:03
Revisi UU Parpol Dinilai Mendesak, DPR Soroti Pendanaan dan Modernisasi Partai
Ekonomi

Pengelola Fiskal Perlu Kuasai AI hingga Baca Tren Global, Ini Alasannya

Rabu, 29 April 2026 - 02:27
Revisi UU Parpol Dinilai Mendesak, DPR Soroti Pendanaan dan Modernisasi Partai
Ekonomi

Sabut Kelapa Minahasa Selatan Tembus Pasar China, Limbah Jadi Devisa

Rabu, 29 April 2026 - 01:23
Bukan Sekedar Ibadah, Kurban Dompet Dhuafa Bagian dari ‘Green Jobs’ dan Ekonomi Hijau
Ekonomi

Bukan Sekedar Ibadah, Kurban Dompet Dhuafa Bagian dari ‘Green Jobs’ dan Ekonomi Hijau

Rabu, 29 April 2026 - 00:11

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2544 shares
    Share 1018 Tweet 636
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1005 shares
    Share 402 Tweet 251
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    938 shares
    Share 375 Tweet 235
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    780 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.