• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemerintah Dorong Pernikahan Sederhana Jadi Budaya Baru

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 4 September 2025 - 17:57
in Nasional
budaya

Sebanyak 100 pasang pengantin mengikuti nikah massal dalam program Nikah Fest di Masjid Istiqlal, Kamis (4/9/2025). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan pemerintah melalui program Nikah Fest berkomitmen membantu pasangan yang ingin menikah namun terkendala biaya. Menurutnya, program ini bukan sekadar prosesi pernikahan massal, melainkan juga dukungan nyata agar pasangan baru bisa memulai rumah tangga dengan lebih ringan.

“Banyak sekali orang mau melakukan perkawinan, tapi terhambat dengan biaya. Ini gratis semuanya, tidak ada biaya penghubungan, tidak terbebankan mahar pun akan ditanggung oleh pemerintah,” ujar Nasaruddin kepada awak media usai acara Nikah Fest di Masjid Istiqlal, Kamis (4/9/2025).

BacaJuga:

Harga Plastik Melonjak, Puan Ajak UMKM Kembali ke Kemasan Alami

DPR Tambah 5 RUU Prioritas 2026, Soroti Penyiaran hingga Perumahan

Penonaktifan 11 Juta Peserta PBI JKN Dituai, BPJS Watch Soroti Konsistensi Data dan Beban APBD

Tak hanya prosesi akad nikah, pemerintah juga memfasilitasi 100 pasang pengantin yang mengikuti nikah massal di Masjid Istiqlal ini dengan sejumlah keuntungan lain.

“Kemudian juga nanti malam (100 pasang pengantin tersebut) akan diinapkan di hotel, gratis. Kemudian juga ada modal usaha yang setiap satu keluarga itu mendapatkan bantuan Rp2 juta,” ungkapnya.

Nasaruddin menilai tradisi ini sekaligus dapat menumbuhkan budaya hemat dalam masyarakat. Ia mencontohkan, jika biaya menikah normalnya sedikitnya mencapai Rp100 juta, maka ada potensi ekonomi yang sangat besar jika masyarakat terbantu dengan program ini.

“Bayangkan, teman-teman, kalau orang kawin normalnya itu paling sedikit (biayanya) Rp100 juta yang harus dikeluarkan. Nah, sebanyak dua juta orang kawin setiap tahun dikali Rp100 juta, itu mencapai Rp200 kuadriliun perputaran ekonominya. Lebih baik uang sebanyak itu dibangun untuk modal usaha buat pasangan mereka,” jelasnya.

Lebih jauh, Nasaruddin mengingatkan bahwa pernikahan sah tidak harus mahal. Yang terpenting adalah terpenuhinya rukun nikah.

“Mahar ini tidak harus sangat mahal ya. Yang penting ada calon suami, ada calon istri, ada wali, dua saksi, dan mas kawin. Sudah selesai,” tegasnya.

Program Nikah Fest ini, lanjut Nasaruddin, tidak hanya digelar di Jakarta.

“Di luar negeri, kita sudah melakukan di Taiwan bulan lalu, 87 pasang (pengantin). Atau di Hong Kong, Malaysia, Saudi Arabia, dan negara-negara besar lainnya yang ada warga Indonesia. Bahkan, kami juga menghubungkan bukan hanya umat Islam, tapi juga agama lain, seperti Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha,” imbuhnya.

Tak lupa, Nasaruddin juga berharap program ini bisa menjadi tradisi positif yang terus berlanjut. “Mudah-mudahan ini menjadi sebuah tradisi positif bagi masyarakat, terutama keluarga yang tidak sanggup mengurus pernikahan dengan birokrasi panjang. Pemerintah hadir untuk memotong birokrasi itu dan membantu mereka,” tambahnya.

Diketahui, sebanyak 100 pasangan pengantin mengucap ijab kabul secara serentak dalam Nikah Fest, program nikah massal yang digelar di Masjid Istiqlal, pada Kamis (4/9/2025). Nikah Fest sendiri merupakan rangkaian acara Blissful Mawlid dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag). (her)

Tags: Budaya BarukemenagNikah MassalpemerintahPernikahan Sederhana

Berita Terkait.

puan
Nasional

Harga Plastik Melonjak, Puan Ajak UMKM Kembali ke Kemasan Alami

Kamis, 16 April 2026 - 23:33
bob
Nasional

DPR Tambah 5 RUU Prioritas 2026, Soroti Penyiaran hingga Perumahan

Kamis, 16 April 2026 - 21:21
bpjs
Nasional

Penonaktifan 11 Juta Peserta PBI JKN Dituai, BPJS Watch Soroti Konsistensi Data dan Beban APBD

Kamis, 16 April 2026 - 20:16
kuhp
Nasional

KUHP dan KUHAP Baru Dorong BUMN Lebih Hati-Hati dalam Transformasi

Kamis, 16 April 2026 - 19:25
Terima KWP Award 2026, Ketua DPD RI: Wartawan Pilar Utama Demokrasi 
Nasional

KUHP dan KUHAP Baru Dorong BUMN Lebih Hati-Hati dalam Transformasi

Kamis, 16 April 2026 - 18:55
Terima KWP Award 2026, Ketua DPD RI: Wartawan Pilar Utama Demokrasi 
Nasional

Rapim Akhir Kuartal I 2026, Menteri Nusron Instruksikan Jajaran Tuntaskan Berkas Layanan Pertanahan

Kamis, 16 April 2026 - 18:34

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2523 shares
    Share 1009 Tweet 631
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    846 shares
    Share 338 Tweet 212
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    763 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.