• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Pramono: Manfaat Digitalisasi juga Bisa Kurangi Aksi Copet di Pasar Tradisional

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 23 Agustus 2025 - 15:41
in Megapolitan
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat mengumumkan pemenang Lomba Digitalisasi Pasar 2025 di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Foto: Istimewa.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat mengumumkan pemenang Lomba Digitalisasi Pasar 2025 di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Foto: Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID– Gubernur Provinsi Jakarta, Pramono Anung, menegaskan digitalisasi menjadi kunci untuk membangkitkan kembali pasar tradisional Ibu Kota, termasuk Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat yang sempat lesu.

“Digitalisasi tidak bisa dihindarkan. Kalau tidak dilombakan, tidak diadu, pasarnya tidak diamati, pasti tidak akan terjadi lompatan,” kata Pram, sapaan Pramono dalam keterangan pada Sabtu (23/8/2025).

BacaJuga:

4.576 Personel Aparat Gabungan Kawal Demo di Jakpus Siang Ini

Sehari Pascatahun Baru 1448 Hijriah, Jakarta Didominasi Berawan

Belanja Makin Cuan, Kokola ‘Cookie Land’ Hadir di JFK 2026 dengan Exclusive Launch dan Aktivitasi Seru Berhadiah

Ia mencontohkan Pasar Santa yang transaksi digitalnya melonjak hingga lebih dari 40 persen setelah program digitalisasi berjalan.

“Bahkan, penggunaan QRIS di 20 pasar yang ikut lomba meningkat 47 persen hanya dalam 20 hari masa perlombaan. Jumlah pedagang yang memiliki NPWP juga naik, dari 1.720 menjadi 2.129,” ujarnya.

Pramono menyebut manfaat digitalisasi bukan hanya soal peningkatan transaksi, tapi juga keamanan pasar.

“Copetnya pasti berkurang. Mau nyopet apa yang dicopet? Premanisme juga pelan-pelan berkurang,” tegasnya.

Jakarta, lanjut Pramono, tetap menjadi motor ekonomi nasional dengan pertumbuhan 5,18 persen pada triwulan lalu, lebih tinggi dari rata-rata nasional 5,12 persen.

Lanjutnya, ia mengapresiasi dukungan Bank Indonesia, OJK, dan Perumda Pasar Jaya yang menggandeng bank-bank besar seperti BRI, Mandiri, BNI, BCA, dan Bank Jakarta untuk menyediakan layanan transaksi modern.

“Karena sifat manusia itu tidak mau kalah. Maka bank-bank itu bersaing, dan hasilnya alhamdulillah maksimal,” jelasnya.

Ia memastikan lomba digitalisasi pasar akan kembali digelar tahun depan dengan juri yang lebih bergengsi.

“Saya akan ajak Ibu Menteri Keuangan jadi juri. Pasti ikut lah,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Jakarta, Basri Baco, menyatakan dukungan penuh terhadap program digitalisasi pasar. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan target menjadikan Jakarta sebagai kota global.

“Ke depan, seluruh pasar di Jakarta akan diperbaiki dan direvitalisasi agar lebih layak, bersih, serta nyaman. Bukan hanya fisik bangunan, tapi juga akses dan kemudahan transaksi,” kata Basri.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menyebut digitalisasi pasar tradisional menjadi bagian dari transformasi ekosistem keuangan Jakarta.

“Upaya ini bukan hanya menghadirkan kemudahan transaksi melalui QRIS dan EDC, tapi juga membuka akses lebih luas bagi UMKM untuk masuk dalam sistem keuangan formal,” ujar Agus.

Bank Jakarta, lanjutnya, berkomitmen menjadikan digitalisasi sebagai fondasi pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan. (fer)

Tags: dki jakartaPasartradisional

Berita Terkait.

4.576 Personel Aparat Gabungan Kawal Demo di Jakpus Siang Ini
Megapolitan

4.576 Personel Aparat Gabungan Kawal Demo di Jakpus Siang Ini

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:13
Berawan
Megapolitan

Sehari Pascatahun Baru 1448 Hijriah, Jakarta Didominasi Berawan

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:25
kokola
Megapolitan

Belanja Makin Cuan, Kokola ‘Cookie Land’ Hadir di JFK 2026 dengan Exclusive Launch dan Aktivitasi Seru Berhadiah

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:55
Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Megapolitan

Tolak Rencana Eksekusi 18 Juni, Koalisi Sipil Gelar Demonstrasi di PN Jakpus

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:28
Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Megapolitan

Dinas Pendidikan Jakarta Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Gratis, Simak Jalur serta Kuotanya

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:28
pik
Megapolitan

Motif Asmara di Balik Penculikan Lansia di PIK, 2 Pelaku Ditangkap

Senin, 15 Juni 2026 - 17:45

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7116 shares
    Share 2846 Tweet 1779
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1088 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.