• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pijakan Menuju 8 Persen, Pemerintah Tetapkan Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen pada 2026

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 22 Agustus 2025 - 23:33
in Ekonomi
grafik

Ilustrasi grafik ekonomi. Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah mulai menapaki langkah baru dalam agenda ekonomi jangka menengah. Menteri Keuangan RI (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan tahun 2026 menjadi momentum penting, di mana Indonesia menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen. Target ini dipandang bukan sekadar angka, melainkan pijakan awal menuju ambisi pertumbuhan yang lebih tinggi.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,4 persen di tahun 2026 menjadi langkah awal yang sangat penting dan strategis di dalam rangka kita untuk terus memacu optimisme skenario untuk mencapai 8 persen,” ungkap Sri Mulyani dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR di Jakarta, Jumat (22/8/2025).

BacaJuga:

Kemenkeu Diperkuat, Purbaya Titip 3 Prinsip Kunci

Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi

Tolak Swasembada Pangan di Tengah Fakta Surplus, IRRI: Itu Bukan Kritik Tapi Penyesatan

Meski penuh optimisme, Sri Mulyani menekankan target tinggi selalu dibayangi oleh potensi risiko. Oleh karena itu, pemerintah memilih strategi yang berhati-hati dalam menjaga stabilitas dan kredibilitas ekonomi.

“Namun kita juga tahu selalu bahwa di dalam growth target yang tinggi selalu ada apa yang disebut baseline dan downside risk yang harus kita perhatikan, sehingga kita mampu untuk menjaga momentum pertumbuhan tanpa kehilangan kredibilitasnya dan tetap ditopang dengan langkah-langkah yang memang konsisten untuk mencapainya,” jelasnya.

Untuk menjaga keseimbangan tersebut, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan berkoordinasi erat dengan anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Fokus utama diarahkan pada penciptaan kondisi ekonomi yang stabil, sekaligus mampu menumbuhkan iklim yang mendukung percepatan pertumbuhan.

Berbagai instrumen fiskal disiapkan, mulai dari sisi belanja negara, pembiayaan, hingga optimalisasi penerimaan pajak. Langkah ini diharapkan dapat mendorong daya saing sekaligus memperkuat fondasi ekonomi.

“Jadi memang dalam hal ini tugas kami adalah berat di dua sisi yang sangat ekstrem. Di satu sisi menaikkan penerimaan pajak, di sisi lain mendukung iklim investasi untuk terciptanya growth yang lebih tinggi. Ini akan kami jaga secara hati-hati, balance di antara dua tujuan yang sama sekali berbeda,” tambahnya.

Dengan langkah strategis tersebut, pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi 2026 bukan hanya menjadi target angka, tetapi juga simbol optimisme bahwa Indonesia mampu melangkah lebih jauh menuju ambisi pertumbuhan 8% dan menjadikan ekonomi nasional makin tangguh di kancah global. (her)

Tags: KemenkeuPertumbuhan Ekonomisri mulyani indrawati

Berita Terkait.

Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi
Ekonomi

Kemenkeu Diperkuat, Purbaya Titip 3 Prinsip Kunci

Rabu, 22 April 2026 - 03:03
Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi
Ekonomi

Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi

Rabu, 22 April 2026 - 02:48
Beras
Ekonomi

Tolak Swasembada Pangan di Tengah Fakta Surplus, IRRI: Itu Bukan Kritik Tapi Penyesatan

Selasa, 21 April 2026 - 18:38
Workshop
Ekonomi

Antisipasi Risiko Sejak Dini, PDC Bangun Sistem Kepatuhan Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 - 17:27
Kolaborasi Indonesia-Jepang, Bioetanol Lampung Bidik E10 hingga E20
Ekonomi

Kolaborasi Indonesia-Jepang, Bioetanol Lampung Bidik E10 hingga E20

Selasa, 21 April 2026 - 17:07
Tring
Ekonomi

Pegadaian Borong 2 Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026

Selasa, 21 April 2026 - 16:46

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1269 shares
    Share 508 Tweet 317
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.