• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Perkuat Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Wakaf, Dompet Dhuafa Yogyakarta Dukung Gandeng Gendong Super Apps

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 21 Agustus 2025 - 18:30
in Ekonomi
IMG-20250821-WA0068

Acara SEMESTA 2025 Dompet Dhuafa Yogyakarta

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Agenda Lelang Wakaf yang merupakan bagian dari rangkaian acara SEMESTA 2025, Dompet Dhuafa Yogyakarta berhasil menghimpun amanah wakaf senilai Rp95 juta untuk pengelolaan ternak atau breeding domba berbasis wakaf produktif.

Selain lelang wakaf, acara ini juga ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Bank BPD DIY Unit Usaha Syariah selaku Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKSPWU).

BacaJuga:

Sentil Pernyataan Prabowo Soal Dolar, Ekonom Ingatkan Efek Domino ke Desa

Dorong Transisi Eneri Hijau, Pertamina NRE Jajaki Investasi Energi Terbarukan di Bangladesh

Rupiah Melemah, Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tenang Saja

Dimana Gandeng-Gendong Super Apps ini, masyarakat tidak hanya dapat menyalurkan wakaf uang dengan mudah, tetapi juga memantau perkembangan program yang dikelola nazhir secara real-time. Sehinga diharapkan dapat mendorong sekaligus penguatan kemandirian sosial-ekonomi di masyarakat.

Melalui rangkaian Semarak Ekonomi Syariah (SEMESTA) 2025, Dompet Dhuafa Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk memperkuat literasi dan praktik wakaf produktif di tengah masyarakat. Kolaborasi strategis dengan Bank Indonesia DIY, Kemenag DIY, MES DIY, KDEKS DIY, dan Bank BPD DIY Syariah menjadi langkah nyata dalam mengakselerasi digitalisasi wakaf, mendorong kemandirian sosial-ekonomi, serta mewujudkan Yogyakarta sebagai model Kota Wakaf di tingkat nasional.

“Dompet Dhuafa terus berupaya meningkatkan literasi wakaf di masyarakat dengan berkolaborasi bersama mitra strategis termasuk BI dan BPD DIY. Melalui Gandeng Gendong SuperApps ini, selain memberikan kemudahan berwakaf juga menjelaskan bahwa pengelolaan wakaf bisa juga melalui pendekatan investatif yang saling memberikan manfaat, baik untuk wakif, nadzir dan terutama untuk mauquf ‘alaih.,” ujar Muhammad Zahron, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Yogyakarta.

Diharapkan sinergi ini tidak hanya memperluas akses dan partisipasi masyarakat dalam berwakaf, tetapi juga menjadikan wakaf sebagai motor penggerak ekonomi syariah yang inklusif, berkelanjutan, dan membawa manfaat nyata bagi umat. Dengan dukungan teknologi seperti Gandeng-Gendong Super Apps, Yogyakarta diharapkan mampu menjadi inspirasi dan rujukan bagi daerah lain dalam pengembangan ekosistem wakaf yang modern dan produktif.

Perkuat ekosistem wakaf dan mengakselerasi kemandirian sosial-ekonomi berbasis syariah, Dompet Dhuafa Yogyakarta dukung program Bank Indonesia (BI) Daerah Istimewa Yogyakarta melalui implementasi Aplikasi Digitalisasi Wakaf “Gandeng-Gendong Super Apps”. Penguatan ekonomi syariah dan digitalisasi wakaf ini menjadi langkah strategis untuk mewujudkan Yogyakarta sebagai Kota Wakaf. Dimana dukungan tersebut disampaikan pada gelaran Semarak Ekonomi Syariah (SEMESTA) 2025 yang berlangsung di Hotel Mercure Yogyakarta, Kamis lalu (14/8/2025).

Acara tersebut dihadiri Kepala Perwakilan BI DIY Sri Darmadi Sudibyo, Direktur Utama Bank BPD DIY Santoso Rohmad, Kepala Kantor Wilayah Kemenag DIY Nurhuda, Perwakilan Badan Wakaf Indonesia DIY serta 14 lembaga nazhir pengelola wakaf uang tunai se-DIY. Dalam kesempatan itu pula hadir 98 wakif perintis transaksi digital.(adv)

Tags: Bank BPD DIY SyariahBank Indonesia DIYKDEKS DIYKemenag DIYMES DIY

Berita Terkait.

Prabowo
Ekonomi

Sentil Pernyataan Prabowo Soal Dolar, Ekonom Ingatkan Efek Domino ke Desa

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:19
Nota-Kesepahaman
Ekonomi

Dorong Transisi Eneri Hijau, Pertamina NRE Jajaki Investasi Energi Terbarukan di Bangladesh

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:23
Prabowo
Ekonomi

Rupiah Melemah, Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tenang Saja

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:07
prabowo
Ekonomi

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Klaim Ukir Sejarah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:06
menkop
Ekonomi

Perkuat Nilai Tawar, Menkop Ajak Koperasi Tebu Rakyat Miliki Saham Pabrik Gula

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:22
knecks
Ekonomi

Era Digital Mengubah Segalanya, Industri Syariah Diminta Naik Kelas

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:28

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2035 shares
    Share 814 Tweet 509
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1230 shares
    Share 492 Tweet 308
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.