• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

SUNI Bukukan Laba Bersih Rp90 Miliar di Kuartal II 2025

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 14 Agustus 2025 - 12:04
in Ekonomi
Sunindo

Logo PT Sunindo Pratama Tbk. Foto: Sunindo Group

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI IJ) membukukan laba bersih Rp90 miliar pada kuartal II tahun 2025 atau turun 27 persen (year on year/yoy). Penurunan laba tersebut terutama disebabkan penurunan pendapatan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Laba bersih pada kuartal II 2025 ini mencapai 43 persen dari target laba bersih perseroan di 2025.

SUNI berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp438 miliar pada kuartal II 2025 atau turun 16 persen yoy dibandingkan periode yang sama di 2024 dan telah mencapai target pendapatan Perseroan tahun ini 39 persen.

BacaJuga:

KNEKS Sebut POJK Investasi Syariah Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat

Dorong Transisi Energi Hijau, Pertamina NRE Jajaki Investasi Energi Terbarukan di Bangladesh

Rupiah Melemah, Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tenang Saja

Penurunan pendapatan usaha tersebut seiring dengan penurunan volume penjualan OCTG 20 persen yoy. Namun, CAGR laba bersih dan penjualan pada periode 2021-2024 adalah masing-masing 63 persen dan 35 persen yang tetap menunjukkan pertumbuhan yang sangat baik pada periode tersebut.

Setelah mempertimbangakan keadaan keuangan Perusahaan, pada kuartal II 2025 ini SUNI telah membagikan dividen Rp50 miliar dan juga telah melakukan pembelian kembali saham Rp70 miliar. Perseroan melakukan pembelian kembali saham dengan pertimbangan untuk menjaga keyakinan terhadap pertumbuhan Perseroan dalam jangka panjang.

Dalam kondisi pasar yang berfluktuasi, pembelian kembali saham menjunjukan bahwa Perseroan berkeyakinan dengan nilai intrinsiknya, mengoptimalkan struktur modal dan diharapkan dapat memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham. Dengan pembagian dividen dan pembelian saham tersebut, ekuitas SUNI menurun sebesar 4 persen menjadi Rp752 miliar dibandingkan kuartal II 2024.

Perseroan berhasil menjaga rasio-rasio keuangan sesuai ketentuan kredit dengan Debt to Equity Ratio (DER) pada level 0,48 kali atau jauh berada di bawah ketentuan kredit yaitu maksimal 2,5 kali.

Pada kuartal II 2025, SUNI berhasil mendapatkan arus kas positif dari aktivitas operasional sebesar Rp105 miliar, atau meningkat sebesar 1 persen yoy. Perseroan juga melakukan investasi sebesar Rp104 miliar untuk pembelian mesin dan pembangunan pabrik, nilai tersebut mengalami kenaikan sebesar 26 persen yoyo dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp83 miliar.

Peningkatan pengeluaran kas untuk investasi ini disebabkan kelanjutan kegiatan pembangunan pabrik kedua Perseroan di Batam untuk meningkatkan kapasitas produksi. Dari aktivitas pendanaan, arus kas bersih dikeluarkan sebesar Rp47 miliar atau meningkat sebesar 259 persen yoy terutama untuk pembelian kembali saham.

Direktur Utama PT Sunindo Pratama Tbk, Willy Johan Chandra menyatakan, meskipun hasil pada Kuartal II 2025 menurun dibandingkan dengan tahun lalu, SUNI tetap dalam jalur pertumbuhan yang diharapkan dan masih dalam level laba yang cukup solid.

Jika melihat rata-rata penjualan maupun laba dalam beberapa tahun ini masih cukup baik dan masih dalam koridor rencana strategis Perseroan. Penurunan penjualan di tahun ini terutama disebabkan oleh dua hal.

Pertama, untuk produk tubing Perseroan telah mencoba untuk memproduksi produk-produk baru di luar produk-produk yang selama ini telah dibuat, sehingga sedikit mengurangi kapasitas produksi saat ini.

Kedua, untuk produk casing pengiriman barang dari tender-tender yang sebelumnya dimenangkan oleh Perseroan sudah sebagian besar dikirimkan kepada pelanggan tahun lalu, sehingga saat ini Perseroan sedang berusaha untuk dapat memenangkan tender-tender yang baru.

Dengan potensi captive market Indonesia untuk produk seamless pipes/OCTG tubing dan keberhasilan Perseroan memenangkan tender-tender yang signifikan dan memberikan peluang bagi Perseroan untuk dapat terus meningkatkan kinerja dan menjamin keberlangsungan usaha ke depannya.

”Saat ini Perseroan masih terus berfokus pada peningkatan kapasitas produksi in-house dari entitas anak Perseroan, PT Rainbow Tubulars Manufacture (RTM). Fasilitas plant 2 RTM ini ditargetkan untuk dapat beroperasi pada tahun 2026. Saat ini, penyelesaian pembangunan secara fisik bangunan juga telah meningkat secara siginifikan, dan kami terus memantau dengan cermat. Progres pembangunan hingga kuartal II ini telah sesuai target dan telah memulai pemasangan mesin-mesin yang baru. Peningkatan kapasitas produksi tersebut diharapkan dapat semakin meningkatkan kinerja operasional dan keuangan Perseroan ke depan serta menjamin dan ketersediaan OCTG tubing secara nasional. Untuk produk casing, penjualan memang didapatkan dari proses tender yang ketat sehingga penjualannya dari tahun ke tahun bisa cukup berfluktuasi, tidak seperti tubing yang cukup stabil”, ungkap Willy, dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (14/8/2025).

Direktur Operasional SUNI, Bambang Prihandono mengatakan Perseroan telah mulai mempersiapkan tim operasional yang diperlukan berkaitan dengan pembangunan dan operasional plant 2 RTM nantinya.

“Kami juga telah mencoba untuk membuat produk-produk yang baru, agar nantinya dapat memanfaatkan meningkatnya kapasitas produksi dari plant 2 RTM, walaupun memang dalam pembuatan produk baru ini sedikit mengorbankan kapasitas produksi kami tahun ini,” katanya.

Pada akhir tahun 2024 lalu, Perseroan telah menyelesaikan pendirian workshop untuk produk wellhead dan x’mas tree sebagai langkah lanjutan pembentukan joint venture bersama Jiangsu Jinshi Machinery Group (JMP), PT Petro Sinergy Manufacturing (PSM).

Saat ini, PSM telah mulai beroperasi secara komersial. PSM akan menjadi strategic asset kedua bagi Perseroan untuk menghasilkan wellhead dan x’mas tree yang memenuhi TKDN dan berstandar internasional dengan harga yang kompetitif.

“Saat ini sertifikasi API telah didapatkan oleh Perseroan, selain itu PSM juga telah mendapatkan sertfikasi TKDN, sehingga PSM sudah dapat mulai beroperasi dan diharapkan dapat memberikan kontribusi pada kinerja SUNI,” jelas Bambang.

Direktur Keuangan SUNI, Freddy Soejandy menambahkan, pencapaian target awal laba bersih pada kuartal II 2025 ini sebesar 43 persen dari target laba bersih perseroan di tahun 2025.

”Perseroan pada kuartal kedua ini telah mengeluarkan capital expenditure (capex) sebesar Rp104 miliar untuk perampungan pembangunan Pabrik ke-2 RTM dari total rencana capex yang akan dikeluarkan tahun ini sebesar Rp170 miliar, Perseroan juga telah melakukan pembayaran dividen sebesar Rp50 miliar dan pembelian saham kembali sebesar 70 miliar,” ujar Freddy. (srv)

Tags: kinerja perusahaanSUNISUNI IJSunindoSunindo Pratama

Berita Terkait.

KNEKS
Ekonomi

KNEKS Sebut POJK Investasi Syariah Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:02
Nota-Kesepahaman
Ekonomi

Dorong Transisi Energi Hijau, Pertamina NRE Jajaki Investasi Energi Terbarukan di Bangladesh

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:23
Prabowo
Ekonomi

Rupiah Melemah, Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tenang Saja

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:07
prabowo
Ekonomi

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Klaim Ukir Sejarah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:06
menkop
Ekonomi

Perkuat Nilai Tawar, Menkop Ajak Koperasi Tebu Rakyat Miliki Saham Pabrik Gula

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:22
knecks
Ekonomi

Era Digital Mengubah Segalanya, Industri Syariah Diminta Naik Kelas

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:28

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2257 shares
    Share 903 Tweet 564
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1235 shares
    Share 494 Tweet 309
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.