• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PEP Bunyu Field Menjawab Tantangan Migas dengan Inovasi PRV: Produksi Tetap Mengalir, Efisiensi Tercapai

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 14 Agustus 2025 - 17:50
in Ekonomi
Sejumlah pekerja Pertamina EP (PEP) Bunyu Field sedang melakukan inspeksi dan perawatan pada wellhead di lapangan untuk memastikan operasi produksi migas tetap aman dan andal. Foto: Dokumen PEP Bunyu Field

Sejumlah pekerja Pertamina EP (PEP) Bunyu Field sedang melakukan inspeksi dan perawatan pada wellhead di lapangan untuk memastikan operasi produksi migas tetap aman dan andal. Foto: Dokumen PEP Bunyu Field

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pagi di Pulau Bunyu tak pernah benar-benar sunyi. Dari kejauhan, siluet anjungan dan rangkaian pipa berdiri tegas di bawah cahaya matahari Kalimantan Utara. Di balik suara mesin yang terus berdengung, para pekerja berhelm kuning berjalan cepat, mata mereka awas, langkahnya mantap. Mereka bukan sekadar menjaga sumur minyak, mereka menjaga aliran energi untuk negeri.

Di sinilah, di ujung utara Kalimantan, PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field menulis cerita baru dalam sejarah perminyakan Indonesia. Juni 2025 menjadi saksi keberhasilan penerapan Plug Release Valve (PRV)-sebuah teknologi yang memungkinkan penggantian katup pada selubung sumur (casing valve) tanpa menghentikan produksi. Tidak ada shut-in, tidak ada rig besar yang harus dipanggil. Produksi tetap mengalir.

BacaJuga:

Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Resmi Ambil Kendali Sementara Gubernur BI

Legalitas Dipermudah, Kementerian UMKM dan BPOM Dorong Produk Pangan Lebih Kompetitif

Tambang Bawah Tanah Anjing Hitam Siap Dikembangkan, DPM Klaim Ramah Lingkungan

Bukan sembarang uji coba, PRV langsung digunakan pada dua sumur: B-179 yang menghasilkan 152 barel minyak per hari (Barrel of Oil Per Day/BOPD) dan B-176 yang memompa 56 BOPD. Bagi lapangan migas yang sudah mature, setiap barel yang tetap mengalir adalah emas yang tak ternilai.

Senior Manager PEP Bunyu Field, Despredi Akbar, memandang keberhasilan ini sebagai jawaban atas tantangan besar industri migas.

“Kami percaya bahwa penerapan inovasi dan teknologi memainkan peranan penting dalam menjaga keberlanjutan produksi migas Perusahaan dari wilayah Kalimantan sejalan dengan komitmen PHE dan PT Pertamina (Persero) untuk mendukung pencapaian target produksi migas nasional dan ketahanan energi Indonesia,” ungkap Despredi, dalam keterangannya, Kamis (14/8/2025).

Ia menjelaskan, metode konvensional dalam mengganti casing valve biasanya mengharuskan shut-in alias penutupan sumur. Artinya, produksi harus berhenti sementara, rig perlu dikerahkan, dan waktu terbuang. Semua itu berimbas pada efisiensi, produktivitas, hingga keberlanjutan operasi.

“Berdasarkan pendekatan yang konvensional, perbaikan casing valve memerlukan penghentian produksi dan pengerahan rig sehingga berdampak signifikan terhadap efektivitas, efisiensi, dan keberlanjutan operasi dan produksi migas,” katanya.

Dengan PRV, skenario itu berubah total. Teknologi ini memungkinkan proses penggantian berlangsung presisi tanpa menghentikan produksi. Efisiensi waktu tercapai, biaya bisa ditekan, dan yang terpenting, aliran energi untuk negeri tetap terjaga.

Keberhasilan ini, kata Despredi, bukan datang begitu saja. Ia adalah hasil kolaborasi erat Fungsi Well Intervention (WLI) yang mengandalkan kompetensi teknis, kreativitas solusi, serta evaluasi risiko yang cermat.

“Keberhasilan penerapan teknologi PRV bukan hanya tentang efisiensi teknis, tetapi juga bagian dari upaya strategis untuk menjaga keberlanjutan penyediaan energi, berupa migas dari lapangan PEP Bunyu di Kalimantan Utara. Setiap tetes minyak yang berhasil dipertahankan produksinya adalah kontribusi nyata bagi ketahanan energi nasional,” tegasnya.

Assistant Manager WLI, Nendra Mulia Razak, menuturkan kebanggaannya melihat PRV bekerja dengan presisi di tengah tekanan produksi yang terus berjalan.

“Teknologi ini memungkinkan pemasangan pengganti casing valve tanpa menghentikan sumur,” imbuhnya.

Sementara Senior Supervisor WLI, Evan Sapputro, menempatkan PRV dalam kerangka yang lebih besar: keberlanjutan.

“Inovasi ini sejalan dengan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di lingkungan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), khususnya pada pilar ‘Operational Excellence & Innovation’ yang menekankan pemanfaatan teknologi yang efisien, aman, dan ramah lingkungan dalam kegiatan operasional hulu migas. Kami percaya bahwa inovasi bukan hanya soal teknologi, tapi keberanian untuk berubah dan memperbaiki,” jelasnya.

Bagi para pekerja di lapangan, keberhasilan ini memberi rasa bangga tersendiri. Bukan hanya karena mereka berhasil menjaga produksi tanpa henti, tetapi juga karena inovasi ini menunjukkan bahwa lapangan-lapangan migas yang sudah mature pun masih punya banyak ruang untuk efisiensi dan pembaruan.

PEP Bunyu Field sendiri merupakan bagian dari Zona 10 Subholding Upstream Regional 3 Kalimantan di bawah kendali PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI). Bersama SKK Migas, mereka mengoperasikan lapangan migas di Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan dengan prinsip selamat, efisien, andal, patuh, dan ramah lingkungan. Semuanya demi satu tujuan besar: menjaga keberlanjutan produksi migas nasional dan mewujudkan #EnergiKalimantanUntukIndonesia.

Dan di Pulau Bunyu, cerita PRV ini akan dikenang sebagai bukti bahwa inovasi tak selalu lahir dari laboratorium mewah di kota besar. Kadang, ia lahir di tengah teriknya matahari tropis, di antara pipa baja yang berembun minyak, dan di hati para pekerja yang tahu bahwa tugas mereka adalah memastikan energi Indonesia tak pernah padam. (her)

Tags: Inovasi PRVPEP Bunyu FieldPHIPlug Release Valveproduksi migasPulau Bunyu

Berita Terkait.

Prasetyo
Ekonomi

Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Resmi Ambil Kendali Sementara Gubernur BI

Senin, 27 Juli 2026 - 17:27
Maman
Ekonomi

Legalitas Dipermudah, Kementerian UMKM dan BPOM Dorong Produk Pangan Lebih Kompetitif

Senin, 27 Juli 2026 - 16:44
Diskusi
Ekonomi

Tambang Bawah Tanah Anjing Hitam Siap Dikembangkan, DPM Klaim Ramah Lingkungan

Senin, 27 Juli 2026 - 14:32
perta
Ekonomi

PHKT Tanamkan Budaya Keselamatan dan Profesionalisme kepada Generasi Energi Masa Depan

Senin, 27 Juli 2026 - 14:02
gadai
Ekonomi

Tumbuh Bersama Danantara, Pegadaian Cetak Kinerja Gemilang di Semester 1 Tahun 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 12:12
epii
Ekonomi

Hidrogen Jadi Andalan Baru Transisi Energi, PLN NP Unjuk Inovasi di GHES 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1427 shares
    Share 571 Tweet 357
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2953 shares
    Share 1181 Tweet 738
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    726 shares
    Share 290 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.