• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Merdeka dari Bias Gender, OCBC Tegaskan Kepemimpinan Perempuan Tak Perlu Jadi Pengecualian

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 13 Agustus 2025 - 19:30
in Nasional
Head of Programmes UN Women Indonesia, Dwi Yuliawati (dua dari kiri), Komisaris Independen OCBC, Betti Alisjahbana (dua dari kanan), dan Koordinator Nasional Aliansi Laki-laki Baru, Wawan Suwandi (kanan) dalam acara Media Talk OCBC #BaiknyaBarengBareng dengan mengundang narasumber dari Badan PBB untuk Kesetaraan Gender, serta Pemberdayaan Perempuan (UN Women) dan Aliansi Laki-Laki Baru (ALB), di OCBC Tower, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 25, Jakarta Selatan, Rabu (13/8/2025). Foto: Istimewa

Head of Programmes UN Women Indonesia, Dwi Yuliawati (dua dari kiri), Komisaris Independen OCBC, Betti Alisjahbana (dua dari kanan), dan Koordinator Nasional Aliansi Laki-laki Baru, Wawan Suwandi (kanan) dalam acara Media Talk OCBC #BaiknyaBarengBareng dengan mengundang narasumber dari Badan PBB untuk Kesetaraan Gender, serta Pemberdayaan Perempuan (UN Women) dan Aliansi Laki-Laki Baru (ALB), di OCBC Tower, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 25, Jakarta Selatan, Rabu (13/8/2025). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tapi juga bebas dari bias yang membatasi langkah seseorang.

Di Indonesia, banyak perempuan dan laki-laki yang masih terjebak dalam norma dan stigma yang membatasi peran mereka, baik di rumah maupun di dunia kerja.

BacaJuga:

Dari Olahraga dan Seni Bentuk Mental Mahasiswa Unggul dan Berdaya Saing

Ibu Rumah Tangga di Tangsel Ditusuk Tetangga, Pelaku Dibekuk

Dorong UMKM dan Ekraf, Pemerintah ‘Gaspol’ Tekan Kemiskinan Ekstrem

Dengan semangat Hari Kemerdekaan, OCBC menggelar Media Talk OCBC #BaiknyaBarengBareng dengan mengundang narasumber dari Badan PBB untuk Kesetaraan Gender, serta Pemberdayaan Perempuan (UN Women) dan Aliansi Laki-Laki Baru (ALB), di OCBC Tower, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 25, Jakarta Selatan, Rabu (13/8/2025).

Kegiatan ini mengangkat topik ‘Perjalanan Menuju Merdeka dari Bias Gender’ yang memiliki makna memerdekakan diri dari bias dan ketidaksetaraan yang seringkali membatasi ruang gerak.

Dalam dunia kerja yang terus berkembang, berbagai tantangan masih dihadapi perempuan dalam mewujudkan kesetaraan gender. Pada tahun 2023, angka partisipasi perempuan dalam angkatan kerja di Indonesia hanya 55 persen, dibandingkan laki-laki yang berjumlah 85 persen (Badan Pusat Statistik, 2024).

Selain itu, menurut SDG Global Database, perempuan memiliki kesempatan yang lebih terbatas dalam posisi kepemimpinan, yaitu hanya 32 persen perempuan yang menduduki posisi manajerial perusahaan pada tahun 2022.

Memaknai isu tersebut, Betti Alisjahbana, Komisaris Independen OCBC yang juga salah satu sosok perempuan yang sukses memerdekakan bias menekankan bahwa perempuan dan laki-laki sama-sama memiliki potensi untuk berprestasi dan berkontribusi secara maksimal.

“Dalam menghadapi stigma berbasis gender, saya memilih untuk tetap fokus berkarya dan membuktikan diri lewat dedikasi, prestasi dan integritas,” ujar Betti.

Ia menegaskan, kepemimpinan perempuan tidak perlu menjadi pengecualian, melainkan bagian dari budaya profesional yang harus bangun bersama.

Di era yang mana talenta dan keberagaman menjadi sumber kekuatan kompetitif, menciptakan ekosistem kerja yang inklusif adalah kunci untuk mengoptimalkan potensi setiap orang, tanpa terkekang.

“Di OCBC, kami percaya bahwa ruang kerja yang adil gender akan membuka peluang yang sama untuk semua,” katanya.

Hal ini didukung dengan adanya kebijakan, program pengembangan untuk semua level serta fasilitas penunjang yang ramah bagi semua karyawan. Diperkokohkan dengan adanya persentase yang berimbang di manajemen dalam posisi strategis.

“Norma gender yang tidak setara, termasuk di antaranya bias yang terjadi secara sadar maupun tidak adalah salah satu hambatan perempuan untuk meniti karir di lingkungan kerja,” kata Dwi Yuliawati, Head of Programmes UN Women Indonesia.

Melihat tantangan yang ada, penting bagi perusahaan untuk menerapkan kebijakan inklusif yang dapat memberikan peluang yang setara dan menciptakan lingkungan yang mendukung pemberdayaan perempuan.

Melengkapi perspektif tersebut, Wawan Suwandi, Koordinator Nasional ALB mengingatkan, perubahan menuju kesetaraan tidak bisa dilakukan sendiri oleh perempuan.

“Dunia kerja yang lebih fleksibel dan rumah tangga yang lebih adil perannya akan membuat laki-laki dan perempuan bisa berkolaborasi lebih sehat,” tuturnya.

Dengan adanya konsep diskusi media yang bertajuk ‘Perjalanan Menuju Merdeka dari Bias Gender’ ini menegaskan bahwa perjalanan menuju kesetaraan adalah proses kolektif yang memerlukan keterlibatan semua pihak, keluarga, institusi, hingga komunitas.(rmn)

Tags: Bias GenderMedia Talk OCBC #BaiknyaBarengBarengOCBC

Berita Terkait.

Dari Olahraga dan Seni Bentuk Mental Mahasiswa Unggul dan Berdaya Saing
Nasional

Dari Olahraga dan Seni Bentuk Mental Mahasiswa Unggul dan Berdaya Saing

Senin, 4 Mei 2026 - 23:59
Ibu Rumah Tangga di Tangsel Ditusuk Tetangga, Pelaku Dibekuk
Nasional

Ibu Rumah Tangga di Tangsel Ditusuk Tetangga, Pelaku Dibekuk

Senin, 4 Mei 2026 - 23:47
Harga Cabai hingga Telur Turun, Inflasi Pangan April Melandai
Nasional

Dorong UMKM dan Ekraf, Pemerintah ‘Gaspol’ Tekan Kemiskinan Ekstrem

Senin, 4 Mei 2026 - 23:11
Kantor-Pertanahan
Nasional

Tak Serumit yang Dibayangkan, Warga Buktikan Urus Sertipikat Tanah Sendiri Lebih Mudah

Senin, 4 Mei 2026 - 18:08
siswa
Nasional

Mutu Belajar Siswa RI Terpuruk, P2G Soroti Rendahnya Literasi dan Numerasi

Senin, 4 Mei 2026 - 12:22
p2g
Nasional

P2G Desak Perombakan Tata Kelola Guru, Soroti Nasib P3K yang Belum Digaji

Senin, 4 Mei 2026 - 09:51

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3668 shares
    Share 1467 Tweet 917
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1295 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.