• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pakar: Prajurit Harus Dididik Keras, tapi Kekerasan Bukan Bagian Pembinaan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 12 Agustus 2025 - 10:30
in Nasional
Mendiang prajurit TNI Prada Lucky Namo. Foto: ANTARA/Kornelis Kaha

Mendiang prajurit TNI Prada Lucky Namo. Foto: ANTARA/Kornelis Kaha

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat Intelijen dan Keamanan Universitas Indonesia (UI) Stanislaus Riyanta mengatakan, tindakan kekerasan bukan menjadi bagian dalam pembinaan atau penanaman disiplin terhadap anggota baru dalam suatu institusi. Karenanya kekerasan fisik maupun non fisik tidak bisa dibenarkan.

Hal tersebut seraya menanggapi kasus pengeroyokan Prada Lucky Cepril Saputra Namo hingga meninggal dunia diduga dianiaya seniornya di asrama Batalyon Teritorial Pembangunan 834 Waka Nga Mere (Yon TP 834/WM), Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

BacaJuga:

Kemnaker Benahi Pengawasan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Jadi Prioritas

Sari Bukan Mahasiswi UBSI, Akui Almamater Didapat dari Orang Tak Dikenal

Bulan Guru Nasional 2026, Dorong Peningkatan Kompetensi dan Kesejahteraan

“Saya kira dalam konteks TNI pelatihan memang harus keras, prajurit memang harus dididik dengan keras, tapi perilaku kekerasan bukan dalam konteks pendidikan,” kata Stanilaus kepada INDPOSCO melalui gawai, Jakarta, Selasa (12/8/2025).

Meski pembinaan anggota TNI bertujuan membentuk prajurit profesional, disiplin, dan memiliki kemampuan serta keterampilan optimal dalam mendukung tugas pokoknya. Namun, kekerasan tidak sejalan dengan tujuan awal pembentukan dan pelatihan prajurit.

“(Kekerasan) menimbulkan korban jiwa, itu tidak sesuai dengan tujuan pendidikan dan pembinaan TNI, dan kekerasan yang menimbulkan korban jiwa bukan hal yang biasa,” ujar Stanilaus.

Di sisi lain, para pimpinan TNI harus memberikan perhatian serius terhadap kasus kematian Prada Lucky. Termasuk perbaikan dalam sistem pembinaan di satuan-satuan baru di TNI agar tidak terjadi lagi.

“Supaya tidak terulang, pimpinan TNI perlu melihat kembali sistem pembinaan dari atasan/senior kepada bawahan/yunior. Lebih baik lagi jika TNI juga melibatkan pihak eksternal sesuai kepakaran yang diperlukan,” ucap Stanilaus.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menyatakan, penganiayaan terhadap Prada Lucky Chepril Saputra Namo hingga tewas terjadi saat masa pembinaan prajurit.

“Saya menyampaikan bahwa kegiatan ini terjadi semuanya pada dasarnya pelaksanaan pembinaan kepada prajurit,” ungkap Wahyu terpisah di Jakarta, Senin (11/8/2025).

Sebanyak 20 anggota TNI dari Teritorial Pembangunan 834 Wakanga Mere, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menjadi tersangka dalam kasus tersebut. Sementara motif kekerasan masih diselidiki.(dan)

Tags: pengeroyokanPrada Lucky Cepril Saputra NamoUniversitas Indonesia (UI)

Berita Terkait.

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada
Nasional

Kemnaker Benahi Pengawasan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Jadi Prioritas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:03
Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar
Nasional

Sari Bukan Mahasiswi UBSI, Akui Almamater Didapat dari Orang Tak Dikenal

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:33
Bulan Guru Nasional 2026, Dorong Peningkatan Kompetensi dan Kesejahteraan
Nasional

Bulan Guru Nasional 2026, Dorong Peningkatan Kompetensi dan Kesejahteraan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:10
Wamendiktisaintek Minta Riset Kampus Jawab Persoalan Masyarakat
Nasional

Wamendiktisaintek Minta Riset Kampus Jawab Persoalan Masyarakat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:43
Curhat SBY di Peluncuran Novel ‘Diana Memang Manja’: Seni Jadi Jalan Pemulihan Batin
Nasional

Curhat SBY di Peluncuran Novel ‘Diana Memang Manja’: Seni Jadi Jalan Pemulihan Batin

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03
Menag Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan Tradisi Pesantren
Nasional

Menag Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan Tradisi Pesantren

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:22

OLAHRAGA

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada
Olahraga

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Editor Nasuha
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39

INDOPOSCO.ID - Persija Jakarta akan menghadapi Dewa United pada pekan kedelapan di Banten International Stadium (BIS), Serang, Sabtu (31/10/2026), pukul...

SelengkapnyaDetails
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5155 shares
    Share 2062 Tweet 1289
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1266 shares
    Share 506 Tweet 317
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    992 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    989 shares
    Share 396 Tweet 247
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.