• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Komisi IV Minta Tarik Gula Rafinasi dari Pasar Tradisional, Ada Apa?

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 12 Agustus 2025 - 16:09
in Ekonomi
Gula

Ilustrasi Penumpukan Gula di Gudang. (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi IV DPR RI Riyono Caping meminta kepada pemerintah untuk memperhatikan nasib petani tebu yang kini mengeluhkan hampir 700 ribu ton gula petani di pabrik gula pemerintah dan swasta belum ada yang membeli.

Kondisi ini, menurut Riyono, membuat petani berteriak keras agar gula petani segera dibeli dan menghentikan peredaran gula rafinasi di pasar rakyat.

BacaJuga:

Dorong Daya Saing Furnitur Jepara, Bea Cukai Terbitkan Izin Fasilitas KITE untuk PT Furnindo International

34 Perusahaan Kantongi Sertifikat AEO, Bea Cukai Perkuat Rantai Pasok Global dan Daya Saing Ekspor Indonesia

Program Juragan UMKM Sukses Dorong Puluhan Pengusaha Mikro Naik Kelas

“Adanya keluhan dari petani tebu yang melihat dan mendapati adanya gula rafinasi yang harusnya untuk industri makanan minuman ternyata bocor ke pasar tradisional, padahal secara aturan tidak boleh,” kata Riyono dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (12/8/2025).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menjelaskan, masuknya hampir 200 ribu ton gula rafinasi dan ada dugaan diolah dengan campuran tertentu membuat seolah-olah menjadi gula kristal putih yang bisa di konsumsi oleh rakyat.

“Kenapa diperbolehkan impor? Untuk siapa gula rafinasi ini? Harusnya disetop dan tidak diizinkan oleh pemerintah. Saat ini gula petani belum laku dijual,” cetus Riyono.

Ia menuturkan bahwa dirinya tidak anti impor, tetapi momennya saat ini kurang tepat. Adanya impor “gelap” yang melebihi kebutuhan rafinasi untuk industri makanan minuman membuat petani tebu sengsara.

“Kasihan petani dan para pedagang tebu kita, modal meraka ada yang hutang bank. Semakin lama gak laku gula mereka maka semakin besar hutang dan bunga yang ditanggung oleh mereka para petani dan pedagang tebu” imbuhnya.

Atas dasar itu, lanjut Riyono, dirinya meminta agar keberadaan gula rafinasi segera ditarik dari pasar tradisional.

“Gula rafinasi merusak gula petani, yang ada dipasar tarik dan peruntukan bagi industri. Jangan berkedok gula kristal putih, lalu masuk pasar tradisional dan menguasai pasar kecil” pungkas Riyono. (dil)

Tags: DPR RIGulaPasar Tradisional

Berita Terkait.

bc3
Ekonomi

Dorong Daya Saing Furnitur Jepara, Bea Cukai Terbitkan Izin Fasilitas KITE untuk PT Furnindo International

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:06
bc3
Ekonomi

34 Perusahaan Kantongi Sertifikat AEO, Bea Cukai Perkuat Rantai Pasok Global dan Daya Saing Ekspor Indonesia

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:05
star
Ekonomi

Program Juragan UMKM Sukses Dorong Puluhan Pengusaha Mikro Naik Kelas

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:55
jualan
Ekonomi

Jualan Online Tanpa NIB Siap-Siap Ditolak Marketplace, Ini Kata Mendag

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:44
pc
Ekonomi

Lapangan Bukit Panjang Masuki Tahap Fabrikasi, Tambah Produksi Migas Nasional hingga 50 MMSCFD

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:53
kur
Ekonomi

Legalitas hingga Akses KUR Terintegrasi, Superapps Sapa UMKM Jadi Solusi Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:43

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7129 shares
    Share 2852 Tweet 1782
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1043 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1107 shares
    Share 443 Tweet 277
ronaldo
Piala Dunia 2026

Piala Dunia: Ronaldo Buka Suara Usai ‘Menghilang’ di Laga Portugal vs Kongo

Editor Dilianto
Kamis, 18 Juni 2026 - 14:13

INDOPOSCO.ID - Mega bintang Timnas Portugal Cristiano Ronaldo merasa tidak puas dengan hasil imbang melawan Republik Demokratik (RD) Kongo pada...

SelengkapnyaDetails
tuchel

Tuchel Ungkap Rahasia Inggris Bangkit dan Tekuk Kroasia 4-2

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:11
Ronaldo

Portugal Diimbangi Kongo, Roberto Martinez Soroti Tumpulnya Lini Serang

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:40
Kane

Inggris Libas Kroasia, Ghana Tersenyum di Ujung Laga

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:49
Ronaldo

Unggul Cepat, Portugal Tampil Bak Debutan dan Gagal Jinakkan RD Kongo

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:29
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.