• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Peraih Nobel Fisika Sebut Material Inovatif Akan Menentukan Masa Depan Teknologi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 8 Agustus 2025 - 11:34
in Nasional
ksti

Peraih Nobel Fisika 2010, Profesor Konstantin Novoselov saat membuka sesi pleno pertama Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025 di Sasana Budaya Ganesa, Kamis (7/8/2025). Foto: Kemdiktisaintek

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah denting teknologi dan semangat kolaborasi global, satu kalimat dari Profesor Konstantin Novoselov, peraih Nobel Fisika 2010, menggema lebih dari sekadar pembuka acara.

“Pertama kalinya dalam sejarah, kita mempunyai pilihan.”

BacaJuga:

Rugikan Negara Rp7,2 T, Mahasiswa Tagih Janji Prabowo Tangkap Pelaku Tambang Ilegal

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam Masa Jihad 2026–2031

GPR Institute: AI Tak Bawa Perubahan Mendasar pada Komunikasi Publik Pemerintah

Pernyataan ini disampaikannya saat membuka sesi pleno pertama Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025 di Sasana Budaya Ganesa, Kamis (7/8/2025). Namun, jauh dari sekadar kutipan filosofis, kalimat itu mencerminkan sebuah perubahan mendasar dalam cara manusia memandang dan membentuk masa depannya.

Novoselov mengungkapkan, material telah membentuk sejarah manusia sejak zaman batu, perunggu, dan besi, hingga kini memasuki era digital, nuklir, dan silikon.

“Untuk pertama kalinya, umat manusia tidak perlu memilih satu usia material tertentu, melainkan dapat tetap membuka berbagai kemungkinan melalui rekayasa material modern,” ujar Novoselov.

Dalam paparannya, Profesor dari National University of Singapore tersebut menjelaskan bahwa dengan kemajuan teknologi saat ini, kita mampu mendesain material dari tingkat atom. Ini memungkinkan terciptanya material canggih yang dirancang khusus sesuai kebutuhan spesifik industri atau bahkan tantangan lingkungan.

“Jika Anda akan mendesain material atom demi atom, satu-satunya batasan adalah imajinasimu,” ungkapnya.

Selain itu, Novoselov juga menyampaikan tentang perkembangan riset graphene-material 2D yang dikenal karena kekuatannya yang luar biasa dan konduktivitas listriknya yang tinggi. Meskipun ditemukan melalui metode sederhana, graphene kini telah diproduksi secara massal dan digunakan di berbagai industri, dari perangkat elektronik, baterai, hingga aplikasi dalam bidang optoelektronik.

“Dari setiap telepon genggam yang kita beli saat ini pasti mengandung graphene,” katanya.

Potensi terbesar graphene menurutnya bukan hanya pada produk-produk konvensional, melainkan pada functional intelligent materials, yakni material masa depan yang dapat merespon rangsangan, menyimpan memori, dan bahkan melakukan pengolahan data seperti otak manusia. Lebih jauh, Novoselov berharap akan ada kolaborasi riset yang inklusif dan inovatif di Asia dan dunia, utamanya mengenai material.

Sesi pleno ini menjadi sangat relevan dalam konteks arah kebijakan strategis Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), yaitu Diktisaintek Berdampak. Utamanya dalam mendorong penelitian yang bukan hanya unggul secara akademik, tetapi juga aplikatif, lintas disiplin, dan berkelanjutan sejalan dengan apa yang dipresentasikan oleh Novoselov.

Melalui forum seperti KSTI Indonesia 2025, Kemdiktisaintek berkomitmen menjadikan Indonesia bukan hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai pionir dalam pengembangan material dan ilmu terapan berbasis riset unggulan. Dengan menempatkan riset material di garda depan inovasi nasional, Indonesia semakin siap untuk memasuki era transformasi teknologi global secara berdaulat dan berkelanjutan. (her)

Tags: Material InovatifNobel FisikaPeraih Nobel FisikaTeknologi

Berita Terkait.

Rugikan Negara Rp7,2 T, Mahasiswa Tagih Janji Prabowo Tangkap Pelaku Tambang Ilegal
Nasional

Rugikan Negara Rp7,2 T, Mahasiswa Tagih Janji Prabowo Tangkap Pelaku Tambang Ilegal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:12
Air Melimpah dan Modal Terjamin, Pokdakan Ngupoyo Mino Sleman Siap Ekspansi Pasok Ikan di Jogja
Nasional

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam Masa Jihad 2026–2031

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:21
ai
Nasional

GPR Institute: AI Tak Bawa Perubahan Mendasar pada Komunikasi Publik Pemerintah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:14
menag
Nasional

Menag: PIP Sasar Lebih dari 5 Juta Siswa Satuan Pendidikan di Bawah Kemenag

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:22
umat
Nasional

Optimalkan Dana Umat Tembus Rp 49 Triliun, Kemenag Siapkan Pusat Pemberdayaan Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:23
bpjss
Nasional

BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Marbot dan Guru Mengaji di Kebayoran Lama

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:02

OLAHRAGA

Ok//olga Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo
Olahraga

Ok//olga Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31

INDOPOSCO.ID - Persaingan Super League 2026/2027 kembali memanas pada pertengahan pekan ini. Sebanyak delapan pertandingan dengan tiga laga menarik diantaranya...

SelengkapnyaDetails
Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:40
bultang

Usai Juara Denmark Open 2026, Fikri Ungkap Pelajaran Berharga dari Pengalaman Fajar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:48
Sabet Gelar Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron/Soh, Fajar Ungkap Kunci Kemenangan

Sabet Gelar Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron/Soh, Fajar Ungkap Kunci Kemenangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:06
Zaskia Putri Salurante

Zaskia Salurante Ukir Prestasi di Polandia, FORKI Soroti Pentingnya Jam Terbang Internasional

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:24

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    2631 shares
    Share 1052 Tweet 658
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1391 shares
    Share 556 Tweet 348
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1262 shares
    Share 505 Tweet 316
  • IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

    1095 shares
    Share 438 Tweet 274
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.