• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Duh Udara Jakarta Masih Tak Sehat Lagi Hari Ini

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 25 Juli 2025 - 08:42
in Headline
udara

Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengajak warga memantau kualitas udara dan mengetahui langkah yang perlu diambil saat akan beraktivitas di luar ruang melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI) dan laman resmi udara.jakarta.go.id. Foto : Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kondisi kualitas udara di wilayah DKI Jakarta pada Jumat (25/7/2025) tercatat dalam kategori tidak sehat. Berdasarkan pembaruan data pukul 04.00 WIB dari laman IQAir, Jakarta menempati posisi kedua sebagai kota dengan polusi udara terburuk di Indonesia.

Menurut IQAir, indeks kualitas udara (AQI) Jakarta mencapai angka 177, dengan konsentrasi partikel polutan PM2.5 sebesar 91,9 mikrogram per meter kubik. Angka ini tercatat 18,4 kali lebih tinggi dibandingkan ambang batas tahunan yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

BacaJuga:

Penculikan 4 Wartawan Indonesia oleh Israel, MPR RI: Aksi Nyata Kemenlu Jangan Tunggu Esok Hari

Besok, Prabowo Akan Hadiri Langsung Rapat Paripurna DPR RI

Kemlu: 5 WNI Ditangkap Israel, 4 Relawan Gaza Masih Terombang-ambing

PM2.5 adalah partikel halus berukuran kurang dari 2,5 mikrometer yang umumnya berasal dari debu, asap, dan sisa pembakaran. Paparan jangka panjang terhadap partikel ini berisiko menimbulkan penyakit serius, terutama bagi penderita gangguan jantung dan paru-paru.

Sebagai langkah pencegahan kesehatan, masyarakat diimbau untuk membatasi aktivitas luar ruangan, menggunakan masker ketika berada di luar, menutup jendela rumah, serta menggunakan alat penyaring udara di dalam ruangan.

Dari data tersebut, Jakarta berada tepat di bawah Tangerang Selatan, Banten, yang menduduki posisi pertama dengan skor AQI mencapai 191.

Menanggapi situasi ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendorong upaya pengendalian polusi melalui pengembangan program Kawasan Rendah Emisi Terpadu (KRE-T). Program ini bertujuan untuk menekan emisi, meningkatkan kualitas udara, serta mendorong keadilan lingkungan bagi seluruh warga.

KRE-T merupakan bagian dari strategi pembangunan rendah karbon yang dirancang dalam Peraturan Gubernur Nomor 90 Tahun 2021 serta Keputusan Gubernur Nomor 576 Tahun 2023 tentang Strategi Pengendalian Pencemaran Udara (SPPU).

Selain itu, Pemprov DKI juga menggagas kerja sama lintas daerah dengan kawasan penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Cianjur, guna mengurangi emisi lintas wilayah, terutama dari sektor industri yang turut berkontribusi terhadap pencemaran udara di ibu kota seperti dilansir Antara.

Berdasarkan hasil inventarisasi emisi, sektor transportasi dan industri masih menjadi dua sumber utama pencemar udara di Jakarta, diperparah oleh kondisi meteorologi dan kontribusi dari wilayah aglomerasi sekitarnya. (aro)

Tags: dki jakartakesehatanudara

Berita Terkait.

HNW
Headline

Penculikan 4 Wartawan Indonesia oleh Israel, MPR RI: Aksi Nyata Kemenlu Jangan Tunggu Esok Hari

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:23
Prabowo
Headline

Besok, Prabowo Akan Hadiri Langsung Rapat Paripurna DPR RI

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:40
Dunia Kerja Kian Kompetitif, BCA Ajak Mahasiswa Belajar dari Kegagalan
Headline

Kemlu: 5 WNI Ditangkap Israel, 4 Relawan Gaza Masih Terombang-ambing

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:19
Ucapan Prabowo tentang Dolar Tuai Kecamam, Ini Kata Pengamat dan Ekonom
Headline

Ucapan Prabowo tentang Dolar Tuai Kecamam, Ini Kata Pengamat dan Ekonom

Senin, 18 Mei 2026 - 20:10
sahamm
Headline

Financial Markets Turbulent, Government Moves to Stabilize Bond Market

Senin, 18 Mei 2026 - 16:06
saham
Headline

Pasar Keuangan Bergejolak, Pemerintah Siapkan Langkah Stabilkan Obligasi

Senin, 18 Mei 2026 - 15:15

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2788 shares
    Share 1115 Tweet 697
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1053 shares
    Share 421 Tweet 263
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    824 shares
    Share 330 Tweet 206
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.