• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Terkait Status Aplikasi Terlarang, Legislator Desak WA Tinggalkan Rusia

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 20 Juli 2025 - 15:45
in Internasional
Logo WhatsApp terlihat dalam acara "WhatsApp MSE Summit 2023" di Jakarta, Selasa (27/6/2023). Foto : Antara/Livia Kristianti

Logo WhatsApp terlihat dalam acara "WhatsApp MSE Summit 2023" di Jakarta, Selasa (27/6/2023). Foto : Antara/Livia Kristianti

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Seorang anggota parlemen Rusia mendesak agar layanan pesan instan WhatsApp (WA) menghentikan operasionalnya di negara tersebut, menyusul potensi aplikasi itu masuk dalam daftar perangkat lunak yang dilarang digunakan.

Anton Gorelkin, Wakil Ketua Komite Teknologi Informasi di Majelis Rendah Parlemen Rusia, menyatakan bahwa WhatsApp kemungkinan besar akan dimasukkan ke dalam daftar hitam perangkat lunak, sebagaimana dilaporkan oleh Engadget dan Fox News pada Jumat (18/7/2025) waktu setempat.

BacaJuga:

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

Langkah ini berkaitan dengan kebijakan pemerintah Rusia yang dikeluarkan pada Juni lalu, saat Presiden Vladimir Putin menginstruksikan pengurangan penggunaan produk digital asing dan mendorong penggunaan aplikasi buatan dalam negeri.

Peraturan baru ini memperketat pengawasan terhadap software dari negara-negara yang menerapkan sanksi terhadap Rusia, termasuk layanan pesan instan seperti WhatsApp.

Menurut Gorelkin, jika WhatsApp dilarang dan hengkang, maka hal itu akan membuka ruang lebih besar bagi aplikasi lokal untuk berkembang di Rusia.

Meta, perusahaan induk WhatsApp, telah dikategorikan sebagai organisasi ekstremis oleh otoritas Rusia. Sebagai konsekuensinya, platform lain milik Meta seperti Facebook dan Instagram sudah diblokir di negara tersebut sejak 2022, bertepatan dengan dimulainya invasi ke Ukraina.

Meski demikian, rencana transisi ke aplikasi dalam negeri masih menuai pro dan kontra. Beberapa pihak khawatir layanan pesan lokal dapat dimanfaatkan untuk memantau aktivitas pengguna seperti dilansir Antara.

Ada pula usulan agar kecepatan akses ke WhatsApp dikurangi, agar pengguna secara bertahap beralih ke aplikasi buatan lokal, mirip dengan strategi yang sebelumnya diterapkan terhadap YouTube. (aro)

Tags: aplikasiRusiawawhatsApp

Berita Terkait.

abbas
Internasional

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:09
Sesmenko PMK: Teknologi Harus Hadir Menjawab Persoalan Nyata Bangsa
Internasional

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:30
kbri
Internasional

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:10
Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis
Internasional

Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:15
Gunil Keluar, Xdinary Heroes Langsung Batalkan Sejumlah Jadwal
Internasional

KASA Korea Gandeng BIGBANG sebagai Duta Kehormatan Perdana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:27
jubir
Internasional

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:07

OLAHRAGA

Olahraga

Ada MU vs Brighton hingga Liverpool vs Tottenham, Ini Drawing Babak Ketiga Carabao Cup

Editor Ali Rachman
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:20

INDOPOSCO.ID - Babak ketiga Carabao Cup 2026/2027 belum dimainkan, tetapi panasnya sudah terasa sejak hasil undian diumumkan. Sejumlah klub Premier...

SelengkapnyaDetails
YKK–Real Madrid Foundation Nyalakan Mimpi Anak Indonesia lewat Sepak Bola

YKK–Real Madrid Foundation Nyalakan Mimpi Anak Indonesia lewat Sepak Bola

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:05
Trophi-Liga-Champions

Drawing Liga Champions: Deretan Bigmatch Langsung Hiasi Fase Liga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:47
Piala-AFF

Bekuk Tailan di Final AFF, Kim Sang Sik Ukir Sejarah untuk Vietnam

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:43
RF

Jakarta Jadi Saksi, RF ONLINE NEXT Bawa Kejutan Besar untuk Player Indonesia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:03

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.