• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

ITB-BRIN Temukan Empat Spesies Baru Tanaman Endemik di Indonesia

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 19 Juli 2025 - 03:30
in Nasional
itb

Homalomena pistioides, tumbuhan endemik Indonesia yang ditemukan sebagai spesies baru. ANTARA/HO SITH ITB

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui Herbarium Bandungense Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap enam spesies baru tumbuhan endemik Indonesia.
Wakil Dekan Bidang Sumberdaya SITH ITB sekaligus Kepala Herbarium Bandungense Dian Rosleine mengatakan temuan enam spesies tumbuhan baru endemik Indonesia itu berasal dari keluarga Araceae dengan waktu penelitian antara tahun 2024-2025, yang merupakan kontribusi signifikan dalam menyingkap keanekaragaman tumbuhan Indonesia.

“Penemuan ini merupakan kiprah penting dalam bidang taksonomi tumbuhan,” kata Dian dalam keterangan di Bandung, Jumat.

BacaJuga:

YLKI: UU Perlindungan Konsumen Tidak Menjawab Kompleksitas Transaksi Modern

Mendikdasmen Soroti Stigma dan Kesenjangan Akses Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus

MBG Disorot, Pengamat Desak BGN Buka-bukaan Soal Anggaran Jumbo

Kurator Herbarium Bandungense SITH ITB Arifin Surya Dwipa Irsyam menceritakan enam spesies baru yang berhasil ditemukan itu antara lain Cyrtosperma hayii Raynalta, Cyrtosperma prasinispathum, Homalomena adei, Homalomena amarii, Homalomena chikmawatiae, dan Homalomena pistioides itu berawal dari rasa penasaran dirinya dan peneliti BRIN Muhammad R Hariri saat berkunjung ke salah satu greenhouse komersil di Bogor.

“Saat berkunjung ke greenhouse komersil di Bogor yang dikelola seorang petualang itu, kami melihat tanaman tersebut unik dan kami membeli berbagai tanaman komersil tersebut yang awalnya dari dana pribadi,” kata Arifin.

Selanjutnya, kata dia, dilakukan penelitian oleh mereka di tiga tempat yakni di greenhouse Bogor untuk pengamatan morfologi lapangan, di lab BRIN untuk uji molekuler, dan di Herbarium Bandungense untuk analisis morfologi lanjutan dan tempat menyimpan “holotype”.

“Kami menemukan berdasarkan penelitian taksonomi secara morfologi, spesies tersebut besar kemungkinan spesies baru, yang diperkuat oleh bukti taksonomi molekuler yang dilakukan di BRIN,” katanya.

Arifin menjelaskan bahwa riset terhadap kelompok tumbuhan dari suku Araceae memiliki berbagai tantangan tersendiri.

“Kesulitan terbesar dalam mempelajari tumbuhan terna seperti ini adalah menunggu waktu berbunga yang tidak menentu dan bisa sangat lama. Selain itu, habitat alaminya pun kerap kali sangat terbatas dan spesifik,” ujarnya.

Arifin mengatakan minat terhadap penelitian tumbuhan terna masih tergolong rendah di Indonesia, karena banyak kalangan masih berfokus pada pohon atau tumbuhan berkayu.

Padahal, potensi ditemukannya jenis baru dari kelompok tumbuhan terna sangat besar. Bahkan, sejumlah tumbuhan yang telah diperdagangkan sebagai tanaman hias, hingga kini belum memiliki nama ilmiah yang sah.

“Salah satu misi kami adalah memberikan penamaan ilmiah yang valid bagi tumbuhan terna yang sudah populer di masyarakat. Misalnya, Homalomena ‘blue metallic’ yang sempat viral di media sosial, kini telah diidentifikasi dan dideskripsikan secara resmi sebagai Homalomena amarii,” ujarnya.

Arifin berharap riset mereka dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih tertarik pada bidang taksonomi tumbuhan.

“Karena kekayaan flora Indonesia masih sangat luas dan belum sepenuhnya terungkap secara ilmiah,” tuturnya.

Diinformasikan oleh SITH ITB Selama 2024-2025, kolaborasi Arifin dan Hariri menemukan keunikan lebih dari sembilan spesies tumbuhan yang diduga spesies baru dengan enam spesies sudah dipublikasi di jurnal, dua spesies sudah accepted di jurnal dan satu spesies lain masih dalam proses penelitian.

Adapun BRIN dalam keterangannya, mengungkapkan tim Peneliti Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi (PRBE) mereka, bersama mitra taksonom, berhasil mengidentifikasi satu spesies baru tumbuhan dari famili Araceae (aroid) yang ditemukan di Provinsi Riau.

Spesies ini diberi nama Homalomena chikmawatiae sebagai bentuk penghargaan kepada Prof Dr Tatik Chikmawati atas dedikasinya dalam pengembangan ilmu biosistematika tumbuhan di Indonesia.

Peneliti Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN, Muhammad R Hariri, mengatakan Homalomena chikmawatiae merupakan spesies baru dari Riau, yang secara morfologi menyerupai genus Furtadoa dengan ciri khas daun memerisai dan bagian steril cukup besar pada spadix.

Penelitian filogenetik berbasis sekuen ITS menunjukkan bahwa genus Furtadoa bersifat polifiletik dan seluruh spesiesnya kini direklasifikasikan ke dalam genus Homalomena. Temuan ini memperkuat pentingnya pendekatan taksonomi integratif dalam memahami kompleksitas evolusi famili Araceae Malesia.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa keragaman morfologi dalam Homalomena, khususnya kelompok dengan spadix bertipe Furtadoa, jauh lebih kompleks dari yang selama ini diperkirakan,” ujar Hariri dalam keterangan itu. (bro)

Tags: indonesiaITB-BRINSpesies Baru Tanaman Endemik

Berita Terkait.

Jual-Beli-Online
Nasional

YLKI: UU Perlindungan Konsumen Tidak Menjawab Kompleksitas Transaksi Modern

Senin, 20 April 2026 - 13:41
PPI
Nasional

Mendikdasmen Soroti Stigma dan Kesenjangan Akses Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus

Senin, 20 April 2026 - 13:21
Siswa
Nasional

MBG Disorot, Pengamat Desak BGN Buka-bukaan Soal Anggaran Jumbo

Senin, 20 April 2026 - 10:48
Pemeriksaan
Nasional

MIND ID Tegaskan Komitmen Keberlanjutan di Setiap Daerah Operasional

Senin, 20 April 2026 - 10:28
zon
Nasional

Peringati 71 Tahun KAA, Menbud Ingatkan Pentingnya Menjaga Kebudayaan

Senin, 20 April 2026 - 05:05
rudy
Nasional

Perluas Akses Internet Hingga Desa, Menkodigi: Perkuat Konektivitas Digital Nasional

Senin, 20 April 2026 - 03:30

BERITA POPULER

  • Prabowo

    Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    842 shares
    Share 337 Tweet 211
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    812 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Pramono Lantik 11 Pejabat Jakarta: Syafrin Liputo Jadi Wali Kota Jaksel, Budi Awaludin Kadishub

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.