• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Budayawan Banyumas Ajak Masyarakat Memaknai Tradisi “Suran”, Tradisi Peninggalan Sultan Agung

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 19 Juli 2025 - 14:14
in Daerah
agung

Dari kiri ke kanan: Sekretaris Umum DKKB Jarot C Setyoko, Ketua Yayasan Dhalang Nawan Bambang Barata Aji, dan pelaku seni budaya Deskart S Jatmiko menjadi narasumber dalam diskusi dengan tema “Sejarah dan Makna Suran Bagi Orang Jawa”. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sejumlah budayawan Banyumas mengajak masyarakat Jawa, khususnya Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah untuk memaknai tradisi “Suran” yang biasa digelar setiap bulan Sura pada kalender Jawa atau bulan Muharam dalam kalender Islam.

Ajakan tersebut disampaikan Ketua Yayasan Dhalang Nawan Bambang Barata Aji, Sekretaris Umum Dewan Kesenian Kabupaten Banyumas (DKKB) Jarot C Setyoko dan pelaku seni budaya Deskart S Jatmiko.

BacaJuga:

Bantu Warga Pulih Pascabencana, Pertamina NRE Kirim Logistik ke Watubaur NTT

Gempa Bumi Dangkal Berturut-turut Guncang Bangkalan dan Sampang di Jawa Timur

Pemblokiran Jalur Hauling di Pomalaa Dinilai Ancam Investasi dan Ekonomi Lokal

Ajakan disampaikan saat jadi narasumber dalam diskusi dengan tema “Sejarah dan Makna Suran Bagi Orang Jawa” yang digelar Yayasan Dhalang Nawan di Sanggar Among Jitun Dhalang Nawan, Desa Karangnangka, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas, Jumat malam.

Dalam kesempatan tersebut, Deskart S Jatmiko seperti dikutip Antara, Sabtu (19/7/2025), memaparkan sejarah tradisi “Suran” yang berawal dari keputusan Raja Mataram Sultan Agung Hanyokrokusumo menggabungkan kalender Saka dengan kalender Hijriah/Islam untuk membentuk penanggalan Jawa.

Menurut dia, penggabungan tersebut merupakan langkah strategis pada masa konsolidasi kekuasaan karena kala itu, Sultan Agung tengah mempersiapkan kekuatan militer untuk melawan penjajahan VOC di Batavia.

Narasumber lainnya, Jarot C Setyoko mengatakan penetapan bulan Sura dalam kalender Jawa tidak hanya merupakan keputusan politik Sultan Agung, tetapi juga mencerminkan kecerdasan kultural masyarakat Jawa dalam merangkum nilai-nilai lintas agama dan peradaban.

Menurut dia, kata “Sura” berasal dari bahasa Arab “Asyura”, merujuk pada tanggal 10 Muharam yang memiliki makna penting bagi banyak tradisi dan agama.

Ia pun memaparkan makna penting tanggal 10 Muharam bagi umat Islam Syiah serta kaum Yahudi dan Nasrani jika menggunakan kalender Ibrani karena tanggal tersebut berkaitan dengan kisah penyelamatan Nabi Musa dan perayaan Paskah.

“Ini menunjukkan bagaimana masyarakat Jawa secara cerdas menyerap nilai-nilai dari berbagai peradaban dan menyatukannya dalam sistem sosial-budaya yang harmonis,” katanya.

Sementara itu, Bambang Barata Aji mengatakan tradisi “Suran” merupakan manifestasi dari sistem penanggalan dan tata nilai masyarakat Jawa yang hidup selaras dengan alam semesta.

“’Suran” bukan hanya perayaan, melainkan bentuk penghormatan terhadap leluhur, terhadap kehidupan, terhadap Tuhan dan terhadap segala yang terlihat maupun tidak terlihat.

“Ini tradisi yang lahir dari kebijaksanaan lokal Jawa,” kata Koordinator Wilayah Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Banyumas Raya itu.

Menurut dia, tradisi “Suran” juga merupakan jembatan budaya yang menciptakan ruang untuk memperkuat rasa kebersamaan.

Ia mengajak masyarakat untuk tidak melupakan akar budaya di tengah arus globalisasi dan modernisasi.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenal dan menjaga budayanya sendiri. Negara seperti China, Korea dan Jepang bisa maju karena budaya mereka tidak ditinggalkan, kita juga bisa,” katanya.

Ditemui di sela acara, Bambang menegaskan pentingnya pelestarian tradisi “Suran” sebagai bagian dari jati diri budaya Jawa dan identitas bangsa serta lambang integrasi dan penyatuan kebudayaan.

“Dulu ada dikotomi kuat antara budaya Jawa dan Islam. Sultan Agung berupaya menyatukannya lewat penetapan kalender Jawa-Islam,” katanya.

Ia pun menyambut baik wacana Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang menginisiasi adanya Hari Kebudayaan Nasional setiap tanggal 17 Oktober meskipun penetapan tanggal tersebut memicu pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Ia mengatakan terlepas dari pro-kontra, wacana penetapan Hari Kebudayaan Nasional merupakan langkah maju karena budaya selama ini terlalu dipinggirkan negara.

“Kalau dulu ekonomi, hukum, bahkan politik dijadikan panglima namun hasilnya belum menyejahterakan, maka sekarang biarlah budaya jadi panglima,” katanya.

Ia mengatakan, budaya tidak hanya mencakup seni, juga teknologi, tradisi dan keseluruhan cipta karya manusia dalam menjalani kehidupan, sehingga jangan sampai Hari Kebudayaan nantinya sarat kepentingan sempit.

Menurut dia, dasar penetapannya harus kuat dan mengakar pada nilai-nilai budaya bangsa, bukan karena pertimbangan politis sesaat.

Karena itu, dia mengajak semua pihak, baik yang pro maupun kontra, untuk berdiskusi secara terbuka dan konstruktif terkait dengan penetapan tanggal 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan Nasional.

“Kami berharap budaya tidak hanya dijadikan perayaan simbolik, tetapi sungguh diberi ruang oleh negara untuk berkembang dan menjadi fondasi peradaban Indonesia ke depan,” katanya. (wib)

Tags: Budayawan BanyumasSultan AgungTradisi Suran

Berita Terkait.

Bantuan
Daerah

Bantu Warga Pulih Pascabencana, Pertamina NRE Kirim Logistik ke Watubaur NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:01
Gempa-Bangkalan
Daerah

Gempa Bumi Dangkal Berturut-turut Guncang Bangkalan dan Sampang di Jawa Timur

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:10
Pemblokiran Jalur Hauling di Pomalaa Dinilai Ancam Investasi dan Ekonomi Lokal
Daerah

Pemblokiran Jalur Hauling di Pomalaa Dinilai Ancam Investasi dan Ekonomi Lokal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:43
Karhutla
Daerah

Cegah Karhutla Meluas, Grup PHI Perkuat Pemadaman dan Edukasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:08
Petugas-BC
Daerah

Bea Cukai Yogyakarta Asistensi Pelaku Usaha, Dorong Pemanfaatan Fasilitas Kepabeanan yang Optimal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:26
Pemusnahan
Daerah

Cegah Peredaran Kembali, Bea Cukai Karimun Musnahkan Barang Senilai Rp155,78 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:44

OLAHRAGA

Trophi-Carabao
Olahraga

Ada MU vs Brighton hingga Liverpool vs Tottenham, Ini Drawing Babak Ketiga Carabao Cup

Editor Ali Rachman
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:20

INDOPOSCO.ID - Babak ketiga Carabao Cup 2026/2027 belum dimainkan, tetapi panasnya sudah terasa sejak hasil undian diumumkan. Sejumlah klub Premier...

SelengkapnyaDetails
YKK-Real Madrid Foundation Nyalakan Mimpi Anak Indonesia lewat Sepak Bola

YKK-Real Madrid Foundation Nyalakan Mimpi Anak Indonesia lewat Sepak Bola

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:05
Trophi-Liga-Champions

Drawing Liga Champions: Deretan Bigmatch Langsung Hiasi Fase Liga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:47
Piala-AFF

Bekuk Tailan di Final AFF, Kim Sang Sik Ukir Sejarah untuk Vietnam

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:43
RF

Jakarta Jadi Saksi, RF ONLINE NEXT Bawa Kejutan Besar untuk Player Indonesia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:03

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.