• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Reorganisasi Besar-besaran, Deplu AS PHK Lebih dari 1.300 Pegawai

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 12 Juli 2025 - 17:07
in Internasional
as

Gedung Departemen Luar Negeri AS di Washington, D.C., Amerika Serikat, terekam lensa kamera pada 11 Juli 2025. Foto : Antara/Xinhua/Hu Yousong

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Amerika Serikat melalui Departemen Luar Negeri (Deplu) mulai melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sedikitnya 1.300 pegawainya sebagai bagian dari restrukturisasi menyeluruh lembaga tersebut. Informasi ini disampaikan sejumlah media Amerika Serikat pada Jumat (11/7/2025).

Menurut laporan CNN, PHK tersebut mencakup 1.107 pegawai negeri sipil serta 246 anggota korps diplomatik asing. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintahan Trump untuk memangkas ukuran dan meningkatkan efisiensi birokrasi federal melalui perombakan struktural.

BacaJuga:

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

CNN menyebutkan bahwa ratusan biro dan kantor akan mengalami penghapusan atau perubahan fungsi sebagai imbas dari kebijakan baru yang resmi diberlakukan pada Jumat itu. Para pegawai yang terdampak dikabarkan menerima pemberitahuan melalui email.

Langkah PHK ini diambil saat Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, tengah melakukan perjalanan kembali ke Washington dari kunjungan resmi ke Malaysia.

Dokumen internal yang dibagikan kepada karyawan menyebutkan bahwa secara total hampir 3.000 personel diperkirakan akan meninggalkan instansi tersebut, termasuk mereka yang terkena PHK dan yang mengundurkan diri secara sukarela.

“Reorganisasi ini merupakan kelanjutan dari pengumuman Menteri Luar Negeri pada 22 April 2025, di mana fokus utama adalah penyederhanaan operasi domestik agar dapat lebih menitikberatkan pada prioritas diplomatik,” demikian isi pemberitahuan tersebut. Pengurangan jumlah pegawai dilakukan dengan mempertimbangkan efisiensi, terutama pada unit kerja yang dinilai tumpang tindih atau tidak berkontribusi langsung terhadap misi utama diplomasi.

Konfirmasi tambahan terkait jumlah pegawai yang di-PHK juga diberikan oleh Public Broadcasting Service (PBS) yang mengutip seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri, meski namanya dirahasiakan.

Rencana restrukturisasi tersebut telah disampaikan ke Kongres pada akhir Mei, dengan proyeksi pengurangan staf domestik sebesar 18 persen—angka yang lebih tinggi dari usulan awal sebesar 15 persen pada bulan April.

The New York Times juga melaporkan bahwa pemberitahuan resmi kepada para pegawai terkait PHK mulai diberikan pada Kamis (10/7), dan merupakan bagian dari inisiatif pemerintah Trump untuk menyederhanakan struktur birokrasi yang dinilai terlalu gemuk.

Michael Rigas, Wakil Menteri Luar Negeri untuk bidang manajemen dan sumber daya, dalam pernyataannya mengatakan bahwa para pegawai yang termasuk dalam daftar pengurangan tenaga kerja akan menerima informasi secara langsung, dan menyebut reorganisasi kali ini sebagai yang paling signifikan dalam beberapa dekade terakhir.

Pengurangan pegawai secara formal disebut Reduction in Force (RIF) ini merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk merampingkan jumlah pekerja federal. Namun demikian, langkah ini menuai kritik dan menghadapi sejumlah tuntutan hukum serta proses persidangan yang sedang berjalan seperti dilansir Antara.

Gedung Departemen Luar Negeri AS yang berlokasi di Washington, D.C. turut menjadi sorotan publik sejak pengumuman reorganisasi besar ini diberlakukan. (aro)

Tags: amerikaASTrump

Berita Terkait.

abbas
Internasional

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:09
Sesmenko PMK: Teknologi Harus Hadir Menjawab Persoalan Nyata Bangsa
Internasional

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:30
kbri
Internasional

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:10
Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis
Internasional

Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:15
Gunil Keluar, Xdinary Heroes Langsung Batalkan Sejumlah Jadwal
Internasional

KASA Korea Gandeng BIGBANG sebagai Duta Kehormatan Perdana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:27
jubir
Internasional

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:07

OLAHRAGA

Trophi-Carabao
Olahraga

Ada MU vs Brighton hingga Liverpool vs Tottenham, Ini Drawing Babak Ketiga Carabao Cup

Editor Ali Rachman
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:20

INDOPOSCO.ID - Babak ketiga Carabao Cup 2026/2027 belum dimainkan, tetapi panasnya sudah terasa sejak hasil undian diumumkan. Sejumlah klub Premier...

SelengkapnyaDetails
YKK-Real Madrid Foundation Nyalakan Mimpi Anak Indonesia lewat Sepak Bola

YKK-Real Madrid Foundation Nyalakan Mimpi Anak Indonesia lewat Sepak Bola

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:05
Trophi-Liga-Champions

Drawing Liga Champions: Deretan Bigmatch Langsung Hiasi Fase Liga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:47
Piala-AFF

Bekuk Tailan di Final AFF, Kim Sang Sik Ukir Sejarah untuk Vietnam

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:43
RF

Jakarta Jadi Saksi, RF ONLINE NEXT Bawa Kejutan Besar untuk Player Indonesia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:03

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.