• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Subsidi Listrik Melambung Hingga Rp105 Triliun, Ekonom: Harus Tepat Sasaran

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 7 Juli 2025 - 13:25
in Ekonomi
Tiang-Listrik

Ilustrasi instalasi listrik. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengusulkan subsidi listrik di 2026 mendatang sebesar Rp97,37-104,97 triliun. Angka ini naik dibanding tahun ini yang sebesar Rp87,72 triliun.

Jika realisasi kurs melemah ke Rp16.900 per dolar AS dan ICP bertahan di US\$80 per barel, subsidi bisa melambung hingga Rp105 triliun. Angka ini sangat besar, setara hampir 5 persen dari total belanja negara untuk kesehatan dan pendidikan di RAPBN (Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).

BacaJuga:

Perkuat Ekosistem Karbon Nasional, ESGIN Gandeng Agraus Resources Bangun Climate Projects

Purbaya Ungkap Peran DPR di Balik Bertahannya Rating Kredit Indonesia

TransNusa Tambah Rute Internasional, Bali–Phuket Mulai Terbang September 2026

“Masalahnya, apakah tambahan subsidi listrik sebesar itu akan membantu mereka yang benar-benar membutuhkan yaitu masyarakat miskin dan rentan atau justru dinikmati kelompok menengah-atas yang memiliki daya beli lebih tinggi,” ungkap Ekonom Achmad Nur Hidayat melalui gawai, Senin (7/7/2025).

Faktanya, menurut Achmad, subsidi listrik Indonesia justru dipakai oleh kelompok menengah atas. Data World Bank (2017) dan Asian Development Bank (2021) menunjukkan 40 persen rumah tangga terkaya (desil 7-10) menikmati 50-60 persen subsidi listrik, sedangkan 40 persen rumah tangga termiskin hanya menikmati sekitar 20-25 persen subsidi.

“Mengapa bisa demikian? Karena desain subsidi kita berbasis tarif dan golongan, bukan berbasis kondisi sosial ekonomi riil,” katanya.

Dicontohkan dia, banyak rumah tangga kaya di perumahan elite yang masih menggunakan golongan subsidi 900VA atau bahkan 450VA dengan nama kerabat atau staf rumah tangga mereka.

Di sisi lain, rumah tangga miskin di wilayah rural terpencil kerap belum teraliri listrik sama sekali, atau jika pun ada, konsumsinya sangat kecil. Sehingga subsidi yang mereka nikmati pun minimal.

“Untuk menjawab persoalan ini, kita perlu meninjau struktur konsumsi listrik masyarakat Indonesia,” katanya.

Data Susenas 2022 menunjukkan konsumsi listrik rumah tangga miskin (desil 1–2) rata-rata 40–60 kWh per bulan, dengan proporsi belanja listrik mencapai 2–4 persen dari total konsumsi mereka.

Sementara itu, kelompok menengah (desil 3–7) mengonsumsi 80–150 kWh per bulan, dan kelompok kaya (desil 8–10) mengonsumsi hingga 250–400 kWh per bulan. Namun proporsi belanja listrik terhadap total pengeluaran justru turun pada kelompok kaya, yakni hanya 1,5–3 persen, karena total konsumsi mereka sangat besar.

“Artinya, tambahan subsidi listrik Rp105 triliun akan dinikmati lebih besar oleh kelompok menengah-atas. Meskipun bagi mereka, manfaat tambahan itu tidak signifikan terhadap kesejahteraan,” ujarnya.

“Dalam teori ekonomi publik disebut sebagai subsidi regresif, di mana manfaatnya justru semakin besar bagi mereka yang tidak membutuhkan,” sambungnya.

Ia mengatakan, jika pemerintah serius ingin menolong rakyat miskin dan rentan, maka kebijakan subsidi perlu diarahkan ulang. Karena, menurutnya, subsidi yang besar namun tidak tepat sasaran hanya pemborosan anggaran.

“Dalam konteks fiskal, subsidi yang tidak tepat sasaran adalah pemborosan sumber daya negara,” ucapnya. (nas)

Tags: listrikPLNsubsidi

Berita Terkait.

Forum-Strategis
Ekonomi

Perkuat Ekosistem Karbon Nasional, ESGIN Gandeng Agraus Resources Bangun Climate Projects

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:24
Purbaya
Ekonomi

Purbaya Ungkap Peran DPR di Balik Bertahannya Rating Kredit Indonesia

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:29
nusa
Ekonomi

TransNusa Tambah Rute Internasional, Bali–Phuket Mulai Terbang September 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:13
gadai
Ekonomi

Dukung Asta Cita Pemerintah RI, Pegadaian Raih Penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:14
Winix Indonesia Gandeng Natasha Surya Kampanyekan Pentingnya Udara Bersih di Musim Kemarau
Ekonomi

Winix Indonesia Gandeng Natasha Surya Kampanyekan Pentingnya Udara Bersih di Musim Kemarau

Senin, 13 Juli 2026 - 23:02
Winix Indonesia Gandeng Natasha Surya Kampanyekan Pentingnya Udara Bersih di Musim Kemarau
Ekonomi

Survei Ipsos 2026: Keamanan Jadi Faktor Utama Masyarakat Memilih Bank Digital, SeaBank Unggul

Senin, 13 Juli 2026 - 22:33

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    5242 shares
    Share 2097 Tweet 1311
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    1817 shares
    Share 727 Tweet 454
  • Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    1525 shares
    Share 610 Tweet 381
  • Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

    1170 shares
    Share 468 Tweet 293
  • Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

    1079 shares
    Share 432 Tweet 270
Timnas-Prancis
Olahraga

Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis Takkan Biarkan Spanyol Dominasi Bola

Editor Laurens Dami
Selasa, 14 Juli 2026 - 21:13

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps menyatakan bahwa timnya tidak akan membiarkan Timnas Spanyol mendominasi penguasaan bola dalam laga...

SelengkapnyaDetails
Mbappe

Piala Dunia 2026: Sempat Cedera, Mbappe Dipastikan Fit Hadapi Spanyol

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:26
Yamal

Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, Yamal Tegaskan Spanyol Tak Gentar Hadapi Prancis

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:06
unai

Unai Simon Tolak Drama Adu Penalti, Pilih Spanyol Menang Telak atas Prancis

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:22
Julian-Alvarez

Jelang Laga Semifinal Kontra Inggris, Argentina Fokus Pemulihan Fisik

Senin, 13 Juli 2026 - 11:03
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.