INDOPOSCO.ID – Gubernur Provinsi Jakarta Pramono Anung mengungkapkan dirinya bersama para wali kota berjaga nyaris tidak tidur demi mengantisipasi banjir kiriman, hujan lokal, dan rob air laut yang terjadi serentak sejak Minggu malam.
“Kami belum tidur. Saya kontrol para wali kota satu per satu sampai jam 3 pagi,” kata Pramono saat meninjau pengerukan kali di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Senin (7/7/2025).
Pram menyebut hanya tersisa sedikit titik genangan di wilayah Jakarta Timur dan Barat.
“Hasilnya, genangan mulai surut,” ujarnya
Menurutnya, Pemprov Jakarta menargetkan pengerukan kali di pinggiran Jakarta rampung secepat mungkin.
“Saya sudah minta Bu Ika, ini panjangnya 5,3 km. Harus segera dikeruk. Volume detailnya nanti disampaikan Dinas SDA,” jelas Pramono.
Ia menambahkan, saluran tersebut sebelumnya merupakan irigasi buatan pemerintah pusat, namun kini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
“Kalau tidak dirawat, jadi salah satu penyebab utama banjir Jakarta,” ucapnya.
Tak hanya itu, Pram juga menyampaikan bahwa 10 pompa banjir mengalami kerusakan akibat dipaksa bekerja penuh semalaman.
Namun, Pemprov Jakarta memastikan penanganan tetap berjalan optimal dengan dukungan 605 unit pompa stasioner ditambah pompa mobile yang disebar di lima wilayah kota.
“Kondisi tetap aman. Kami kerahkan semua sumber daya yang ada,” pungkasnya. (fer)










