INDOPOSCO.ID – Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia berhasil mencuri perhatian di ajang China International Small and Medium Enterprises Fair (CISMEF) 2025.
Produk unggulan tersebut seperti kakao, rempah-rempah, kerupuk udang, dan makanan bebas gluten mencatatkan potensi transaksi dagang senilai USD773,2 ribu atau setara Rp12,56 miliar.
“CISMEF 2025 ini menjadi sarana yang tepat untuk mempromosikan produk-produk unggulan Indonesia,” ujar Atase Perdagangan Beijing Budi Hansyah, dalam keterangannya, Senin (7/7/2025).
Ia mengatakan, beberapa produk UMKM seperti kakao, rempah, kerupuk udang, dan makanan bebas gluten telah menghasilkan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan calon mitra dagang.
“UMKM produk pangan kakao, rempah, kerupuk udang, dan makanan bebas gluten berhasil kerja sama dengan calon mitranya di Tiongkok senilai Rp12,56 miliar,” ungkap Budi.
Ia mengatakan, produk UMKM Indonesia memiliki daya saing dalam memasuki pasar Tiongkok. Hal ini terlihat dari antusiasme pengunjung pameran, khususnya untuk produk pangan yang ditampilkan selama pameran berlangsung.
“Partisipasi ini memberikan eksposur positif bagi produk UMKM Indonesia dan memperkuat citra Indonesia sebagai mitra dagang yang inovatif dan kompetitif,” ujar Budi.
Diketahui, pada CISMEF 2025, Paviliun Indonesia memfasilitasi 25 pelaku UMKM mengisi paviliun Indonesia. Adapun Produk UMKM yang ditampilkan terdiri dari produk pangan, kerajinan tangan, serta fesyen dan aksesorisnya. (nas)











