• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Tak Lagi Antre 30 Tahun, 33 Ribu Guru Kemenag Disasar PPG Dalam Jabatan 2025

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 3 Juli 2025 - 15:39
in Nasional
Ilustrasi - Guru madrasah tengah melakukan kegiatan belajar mengajar. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Ilustrasi - Guru madrasah tengah melakukan kegiatan belajar mengajar. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lebih dari 33 ribu guru resmi mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan Batch II 2025. Program berskala nasional Kementerian Agama (Kemenag) menjadi langkah reformasi sertifikasi guru di lingkungan pendidikan keagamaan.

“Dulu untuk mengikuti PPG bisa butuh antrean hingga 30 tahun,” ungkap Ketua Panitia Nasional PPG, Thobib Al-Asyhar dalam keterangan, Kamis (3/7/2025).

BacaJuga:

Perkuat Pengawasan, Bea Cukai Jalin Sinergi Lintas Instansi di Berbagai Daerah

Hasil Liga Champions: Sepasang Penalti Bikin Atletico vs Arsenal Tuntas Tanpa Pemenang

Kemendukbangga/BKKBN Perkuat Strategi Kesehatan Perempuan untuk Masa Depan Keluarga Tangguh

“Sekarang PPG cukup dari rumah, guru bisa belajar mandiri, menjalani uji kompetensi, dan mendapat sertifikasi resmi, semuanya lewat platform digital,” sambungnya.

Menurutnya, PPG dalam jabatan Batch II 2025 dikhususkan bagi guru mata pelajaran (Mapel) umum. Dan menjadi program terobosan besar dalam sejarah pendidikan guru.

Ia mengatakan, platform LMS (learning management system) dan pembelajaran daring telah menepis model lama yang menuntut guru menunggu antrean hingga puluhan tahun.

“Ini jadi solusi. Sistem digital membuat kita bisa menjangkau ribuan guru sekaligus, lebih hemat biaya, tanpa mengorbankan kualitas,” ujarnya.

Lebih jauh ia mengungkapkan, PPG 2025 mengadopsi seleksi administratif sebagai bentuk afirmasi bagi guru-guru lama. Selain itu juga menerapkan beban belajar 36 SKS, dengan kombinasi RPL dan pembelajaran inti.

“Semua proses berlangsung tanpa tatap muka, memperkuat fleksibilitas tanpa mengurangi kedalaman materi,” terangnya.

Ia menekankan pentingnya integritas dan nilai karakter. Sehingga peserta dilarang keras menggunakan joki, dan diharapkan mengikuti seluruh proses secara jujur dan penuh kesungguhan.

“Guru mapel umum di madrasah dituntut untuk mampu mengintegrasikan nilai keislaman ke dalam proses pembelajaran, menjadikannya berbeda dari guru di sekolah umum,” jelasnya.

“Kita ingin melahirkan generasi seperti Ibnu Sina, Al-Khawarizmi yang berpikir saintifik sekaligus spiritual. Dan itu butuh guru luar biasa,” imbuh Thobib. (nas)

Tags: gurukemenagPendidikan Profesi GuruPPG

Berita Terkait.

Pertemuan
Nasional

Perkuat Pengawasan, Bea Cukai Jalin Sinergi Lintas Instansi di Berbagai Daerah

Kamis, 30 April 2026 - 11:32
Gyokeres
Nasional

Hasil Liga Champions: Sepasang Penalti Bikin Atletico vs Arsenal Tuntas Tanpa Pemenang

Kamis, 30 April 2026 - 10:21
Ratu
Nasional

Kemendukbangga/BKKBN Perkuat Strategi Kesehatan Perempuan untuk Masa Depan Keluarga Tangguh

Kamis, 30 April 2026 - 09:20
Manfaatkan Air Sungai, IPA Portabel Semanan Perkuat Suplai Air di Jakbar
Nasional

Mendiktisaintek: Jurnal Ilmiah Harus Bisa Dihilirisasi, Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Kamis, 30 April 2026 - 02:45
BCA Resmi Mulai Buyback Saham, Sinyal Optimisme di Pasar Modal
Nasional

Layanan Kereta Api Dipastikan Aman dan Nyaman, Begini Penjelasan BP BUMN

Rabu, 29 April 2026 - 23:45
Prabowo: Apa Salahnya Pemerintah Gelontorkan Uang untuk Rakyat Sendiri?
Nasional

Prabowo: Apa Salahnya Pemerintah Gelontorkan Uang untuk Rakyat Sendiri?

Rabu, 29 April 2026 - 22:31

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2549 shares
    Share 1020 Tweet 637
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1019 shares
    Share 408 Tweet 255
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    937 shares
    Share 375 Tweet 234
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    909 shares
    Share 364 Tweet 227
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    782 shares
    Share 313 Tweet 196
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.