• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

ITB Batal Buka Kampus S2 Ekonomi Syariah di PIK 2, Ini Alasannya

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 1 Juli 2025 - 07:33
in Nasional
Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) Ganesha Bandung. Foto: ANTARA

Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) Ganesha Bandung. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Institut Teknologi Bandung (ITB) membatalkan rencana membuka kampus Pascasarjana (S2) Ekonomi Syariah Berbasis Digital di Menara Syariah yang masuk dalam kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.

Wakil Rektor Bidang Komunikasi, Kemitraan, Kealumnian, dan Administrasi (WRKMAA) ITB A Rikrik Kusmara mengatakan langkah ini diambil setelah pihak universitas memperhatikan dan mempertimbangkan berbagai masukan dari masyarakat, civitas academica dan alumnus.

BacaJuga:

Transformasi Birokrasi Butuh Warisan Nilai, Menteri PANRB Soroti Peran Strategis Wredatama

Hadapi Geopolitik Global, Wamenko Polkam Dorong Politik Berkeadilan dan Berorientasi Kemaslahatan

Mendiktisaintek: Aparatur Harus Lahirkan Kebijakan yang Sejahterakan Rakyat

“Maka ITB akan mengkaji ulang rencana kerja sama ini secara lebih komprehensif, selain aspek pendidikan juga mempertimbangkan isu sosial, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan,” kata Rikrik Kusmara seperti dilansir Antara, Senin (30/6/2025).

Ia menjelaskan ITB tetap akan mengembangkan program multidisiplin ekonomi syariah digital yang disebutnya merupakan program yang pertama di Indonesia, sebagai komitmen menjadi institusi pendorong kemajuan bangsa di lokasi kampus yang saat ini dikelola ITB.

“Dengan menggunakan fasilitas pendidikan yang telah tersedia di ITB Kampus Jakarta, Kampus Ganesha (Bandung), Kampus Jatinangor (Sumedang), atau Kampus Cirebon,” ucapnya.

Ia menjelaskan ITB telah menginisiasi pengembangan program pendidikan pascasarjana keuangan dan perbankan syariah dengan semangat mendukung inisiatif penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah sejak 2007, dan terus melakukan kajian serta kerja sama dengan berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri.

Terkait dengan rencana pembukaan kampus S2 di PIK 2, katanya, dimulai pada 2025, di mana Menara Syariah yang didirikan sejak 2022 dengan tujuan menjadi pusat ekosistem ekonomi dan bisnis syariah terbesar di Asia Tenggara, menawarkan ITB untuk terlibat dalam pengembangan program multidisiplin ekonomi syariah berbasis digital.

“Sejak tahun 2024 Menara Syariah menginisiasi kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, dan pada tahun 2025 menawarkan kepada ITB. Keterlibatan kami dalam merespons inisiatif tersebut dilakukan dalam upaya meluaskan akses pendidikan, meningkatkan literasi, dan inklusi ekonomi serta keuangan syariah di Indonesia,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, ITB dalam tahap kajian awal terhadap tawaran tersebut yang diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman dengan PT Kukuh Mandiri Lestari, Senin (23/6), di Gedung Rektorat ITB, hingga akhirnya timbul suara-suara penolakan dari beberapa pihak, termasuk alumnus dan mahasiswa.

Menanggapi berbagai opini dan diskusi publik yang berkembang terkait dengan inisiatif universitas dalam pengembangan pendidikan pascasarjana ekonomi dan keuangan syariah berbasis digital di Menara Syariah, katanya, ITB menyampaikan permohonan maaf kepada publik.

“Dengan kerendahan hati kami mohon maaf atas munculnya berbagai isu yang berkembang. Kami juga berterima kasih atas segala perhatian dari masyarakat dan alumni, yang menunjukkan kecintaan kepada ITB, sebagai institusi publik yang terus menjadi pilar penghela kemajuan bangsa. Mohon dukungan agar ITB dapat mengemban amanah pendiri bangsa menjalankan pendidikan unggul dan berdampak,” kata dia.

Sebelumnya, ITB akan membangun gedung kampus di area PIK 2, Tangerang, Banten. Nota kesepahaman dengan PT Kukuh Mandiri Lestari ditandatangani pada Senin (23/6) di Gedung Rektorat ITB.

Penandatanganan ini dilakukan Rektor ITB Tatacipta Dirgantara dan Direktur Utama PT Kukuh Mandiri Lestari (PIK 2) Letjen (Mar) Purn Nono Sampono.

Namun rencana ini menuai beberapa kecaman, termasuk salah satunya dari Said Didu.

Gelombang kecaman ini secara garis besar dikarenakan PIK 2 dinilai proyek bermasalah meski sempat menyandang proyek strategis nasional, dan ITB yang merupakan bagian dari kalangan universitas seharusnya menjadi penjaga moral publik dan tidak boleh ditunggangi kepentingan yang bertolak belakang dengan kepentingan umum. (wib)

Tags: Ekonomi SyariahInstitut Teknologi BandungITBPIK 2

Berita Terkait.

rini
Nasional

Transformasi Birokrasi Butuh Warisan Nilai, Menteri PANRB Soroti Peran Strategis Wredatama

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:13
wamrnko
Nasional

Hadapi Geopolitik Global, Wamenko Polkam Dorong Politik Berkeadilan dan Berorientasi Kemaslahatan

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:03
brian
Nasional

Mendiktisaintek: Aparatur Harus Lahirkan Kebijakan yang Sejahterakan Rakyat

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:02
to
Nasional

Mendagri Tegaskan ASN Harus Mampu Beradaptasi dan Layani Masyarakat yang Beragam

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:32
tito
Nasional

IPDN Wisuda 1.404 Mahasiswa, Mendagri: Telah Lahir Ilmuwan di Bidang Pemerintahan

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:12
brin
Nasional

Kebutuhan Material Fluoresensi Terus Meningkat, BRIN Kembangkan GKDL Berbasis Biomassa

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:02

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1424 shares
    Share 570 Tweet 356
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2926 shares
    Share 1170 Tweet 732
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    726 shares
    Share 290 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.