• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Putus Mata Rantai Kemiskinan, DPR Minta Sekolah Rakyat Diawasi Secara Ketat

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Minggu, 22 Juni 2025 - 15:48
in Nasional
Ilustrasi anak-anak tengah belajar. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Ilustrasi anak-anak tengah belajar. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah terus menekan angka kemiskinan melalui Sekolah Rakyat. Program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut salah satunya bakal terwujud di Brebes di Jawa Tengah pada 2025 ini.

“Kami akan mengawal dan mengawasi pelaksanaan Sekolah Rakyat di Brebes, agar tepat sasaran dan berhasil,” ujar Anggota Komisi VIII DPR RI, Abdul Fikri Faqih melalui gawai, Minggu (22/6/2025).

BacaJuga:

Raker Bersama DPR RI Bahas RKA 2027, Menkop Apresiasi Dukungan KDKMP

Soroti Kedaulatan Pangan dan Sampah, DPR Minta Pengawasan Pemerintah Diperkuat

Festival Etik DKPP 2026 Dibanjiri Jurnalis Muda, Tumbuhkan Optimisme Menuju Pemilu 2029 yang Lebih Berkualitas

Legislator dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengatakan, pengawasan dilakukan agar program Sekolah Rakyat tidak bernasib sama dengan upaya pengentasan kemiskinan sebelumnya yang dinilai kurang efektif.

“Pendidikan adalah kunci utama dalam memutus mata rantai kemiskinan struktural, khususnya di daerah tertinggal seperti Brebes,” katanya.

Menurutnya, Sekolah Rakyat menjadi program pendekatan yang lebih konkret dan tepat sasaran dalam mengentaskan kemiskinan. Langkah tersebut dinilai tepat, sebab pemerintah lebih fokus pada persoalan kemiskinan.

“Presiden Prabowo sangat fokus dalam melihat persoalan kemiskinan. Beliau menyadari bahwa meskipun lebih dari Rp500 triliun digelontorkan untuk pengentasan kemiskinan, hasilnya minim, hanya turun 0,6 persen,” jelasnya.

Fikri menambahkan, Sekolah Rakyat ini dirancang untuk siswa dari keluarga tidak mampu dan akan mendapatkan pendidikan secara gratis. Dengan konsep melampaui lembaga pendidikan formal biasa.

“Program ini nanti fokus pada pembentukan karakter, kepemimpinan, kewirausahaan, dan nasionalisme,” bebernya.

Fikri mengungkapkan, model ini terinspirasi dari kisah sukses pengusaha yang mendirikan sekolah berbasis sosial, mengutamakan anak-anak miskin dengan penekanan pada kualitas, disiplin, dan pembinaan spiritual.

“Model ini sudah terbukti berhasil. Anak-anak dari keluarga tidak mampu bisa sekolah gratis, bahkan ada yang melanjutkan kuliah ke luar negeri atau langsung bekerja,” ujarnya.

“Kuncinya adalah kurikulum yang fokus pada kewirausahaan, kepemimpinan, agama sebagai fondasi spiritual, dan nasionalisme,” sambungnya.

Fikri berharap program sekolah dengan sistem boarding school ini bisa dibangun dalam waktu dekat, dengan dukungan penuh dari Kementerian Sosial (Kemensos) dan lembaga terkait lainnya.

“Fokus utamanya adalah peningkatan kualitas SDM secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga karakter dan daya juang,” ucap Fikri.

Diketahui, berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Brebes per November 2024, tingkat kemiskinan tercatat 15,6 persen, sedikit menurun dari 15,78 persen pada tahun sebelumnya.

Dengan estimasi total penduduk sekitar 2,06 juta jiwa pada akhir 2024, angka tersebut setara dengan sekitar 321.000–322.000 jiwa yang hidup di bawah garis kemiskinan. (nas)

Tags: DPR RIkemiskinanKomisi VIII DPR RISekolah Rakyat

Berita Terkait.

Menkop
Nasional

Raker Bersama DPR RI Bahas RKA 2027, Menkop Apresiasi Dukungan KDKMP

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:48
Jazuli
Nasional

Soroti Kedaulatan Pangan dan Sampah, DPR Minta Pengawasan Pemerintah Diperkuat

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:08
Festival-Etik-2026
Nasional

Festival Etik DKPP 2026 Dibanjiri Jurnalis Muda, Tumbuhkan Optimisme Menuju Pemilu 2029 yang Lebih Berkualitas

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:27
ANTAM Cetak Rekor Pendapatan Rp84,64 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Dividen 70 Persen
Nasional

Lewat Estafet Ideologi, Hensa Ungkap Jejak Pemikiran Sumitro dalam Asta Cita Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:03
ANTAM Cetak Rekor Pendapatan Rp84,64 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Dividen 70 Persen
Nasional

Harga Pertamax Naik, Purbaya Optimistis Inflasi Tetap Jinak

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:53
ANTAM Cetak Rekor Pendapatan Rp84,64 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Dividen 70 Persen
Nasional

KKP Perkuat Penataan Pesisir dan Perairan di KEK Industropolis Batang

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:43

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1207 shares
    Share 483 Tweet 302
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2228 shares
    Share 891 Tweet 557
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1448 shares
    Share 579 Tweet 362
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    878 shares
    Share 351 Tweet 220
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.