• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Pemkab Nunukan Salurkan Bantuan Logistik ke Warga Terdampak Banjir

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 3 Juni 2025 - 15:15
in Nusantara
pemkab

Sejumlah pejabat Pemkab Nunukan bersama fotkopimda berfoto bersama berlatar belakang armada pengangkut bantuan logistik yang akan didistribusikan ke sejumlah kecamatan terdampak banjir di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kaltara, Minggu (1/6/2025). Foto: ANTARA/HO-Pemkab Nunukan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, Kalimantan Utara mulai menyalurkan bantuan logistik tahap kedua ke sejumlah kecamatan terdampak banjir untuk memastikan ribuan warga terdampak bencana itu mendapatkan pemenuhan kebutuhan.

“Sebanyak 1.961 paket bantuan telah mulai didistribusikan sejak Sabtu (31/5/2025),” kata Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Jabbar dalam keterangan diterima di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kaltara, seperti dilansir Antara, Selasa (3/6/2025).

BacaJuga:

DPD RI Kecam Kekerasan di Daycare Jogja, Desak Penindakan Tegas dan Evaluasi Total

Komisi III DPR RI Minta Polda DIY Usut Tuntas Kekerasan di Daycare Yogya

Kasus Kekerasan di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh Fasilitas Penitipan Anak

Total bantuan yang disiapkan pada tahap kedua ini 2.451 paket, akan disalurkan di Kecamatan Sebuku, Sembakung, Sembakung Atulai, dan Lumbis.

Upaya penanganan bencana ini selain dilakukan pemkab, juga bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk Palang Merah Indonesia (PMI) yang mengerahkan personel untuk membantu proses penyaluran bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan.

Ia menyebut kolaborasi ini vital untuk memastikan bantuan diterima masyarakat secara cepat dan tepat sasaran di tengah kondisi akses yang terbatas.

Distribusi bantuan dari Kabupaten Nunukan dilakukan menggunakan kapal jenis landing craft tank (LCT) dan tujuh truk. Armada ini efektif untuk pengiriman bantuan dalam jumlah besar dan mampu menjangkau daerah terdampak bencana yang sulit diakses.

Ia menjelaskan penyaluran bantuan bagian pelaksanaan status tanggap darurat yang telah ditetapkan selama 23 Mei-5 Juni 2025.

Tercatat 2.451 kepala keluarga (KK) terdampak bencana itu di sembilan kecamatan, meliputi Krayan, Krayan Tengah, Krayan Selatan, Krayan Barat, Krayan Induk, Sembakung, Sembakung Atulai, Tulin Onsoi, dan Sebuku.

Pemkab Nunukan menyalurkan bantuan tahap pertama pada 30 Mei 2025, berupa 1.140 sak beras, 50 pak gula pasir (setara 1.200 bungkus), serta tambahan 400 sak beras 5 kilogram (2 ton) dari Dinas Pertanian.

Sebanyak 500 paket bantuan tahap pertama, berisi beras, minyak goreng, mi instan, gula pasir, kopi, dan teh, telah disalurkan ke Kecamatan Sembakung dan Sebuku.

Kepala BPBD Nunukan Arief Budiman mengatakan 80 persen banjir di sejumlah wilayah perbatasan, seperti Sembakung, Lumbis, dan Krayan banjir kiriman dari Malaysia, sedangkan curah hujan lokal sekitar 20 persen.

Ia menyebut persoalan lintas negara ini menjadi tantangan besar mengatasi bencana dan memerlukan dukungan pemerintah pusat.

Ia mengatakan rencana kajian dampak lingkungan yang diminta pihak Malaysia dalam forum kerja sama Sosial Ekonomi Malaysia–Indonesia (Sosek Malindo) terkendala efisiensi anggaran di Balai Wilayah Sungai.

“Ini menjadi kendala utama kami, maka dalam pertemuan Sosek Malindo berikutnya, kami akan bahas alternatif solusi lainnya,” katanya.

Selain fokus bantuan tanggap darurat, Pemkab Nunukan menyiapkan solusi jangka panjang, seperti program relokasi untuk warga terdampak, khususnya di Tembelunuk, Desa Atap. Sekitar 200 KK di RT06 dan RT07 menjadi prioritas relokasi.

“Lahan sebagian sudah siap, tetapi progres pematangan baru mencapai 70 persen. Proses pengurusan sertifikat di BPN masih berjalan,” katanya.

Ia optimistis sertifikasi lahan bisa selesai tahun ini agar pembangunan hunian segera dimulai.

BPBD Kabupaten Nunukan telah menyalurkan bantuan logistik tahap pertama kepada masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Sembakung dengan rincian Desa Atap (73 paket), Tagul (150), dan Manuk Bungkul (125), sedangkan personel Pemadam Kebakaran Kecamatan Sembakung melaksanakan penanganan sisa banjir di dua sekolah dasar di Desa Atap.

Kepala Desa Tagul Abas mengapresiasi bantuan diberikan pemerintah daerah setempat.

Namun, ia juga mengharapkan warga desa itu dapat direlokasi ke lokasi yang lebih aman.

“Harapan kami bisa segera direlokasi ke tempat yang lebih tinggi dan aman dari banjir. Saat banjir datang di malam hari, banyak warga yang tidak sempat menyelamatkan barang-barang mereka karena air tiba-tiba masuk ke rumah,” ujarnya.

Ia mengatakan genangan air pasca-banjir juga menimbulkan kekhawatiran terhadap potensi penyebaran penyakit. (dam)

Tags: bantuan logistikpemkab nunukanWarga Terdampak Banjir

Berita Terkait.

Persib di Ujung Tanduk, Skenario Gagal Juara Mulai Terlihat
Nusantara

DPD RI Kecam Kekerasan di Daycare Jogja, Desak Penindakan Tegas dan Evaluasi Total

Senin, 27 April 2026 - 03:11
Persib di Ujung Tanduk, Skenario Gagal Juara Mulai Terlihat
Nusantara

Komisi III DPR RI Minta Polda DIY Usut Tuntas Kekerasan di Daycare Yogya

Senin, 27 April 2026 - 01:44
Kasus Kekerasan di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh Fasilitas Penitipan Anak
Nusantara

Kasus Kekerasan di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh Fasilitas Penitipan Anak

Minggu, 26 April 2026 - 20:15
KA Bukit Serelo, Jaga Pergerakan Ekonomi di Sumatera Selatan
Nusantara

KA Bukit Serelo, Jaga Pergerakan Ekonomi di Sumatera Selatan

Minggu, 26 April 2026 - 19:07
stunting
Nusantara

Kenapa Stunting Tak Kunjung Turun? 40 Kader Ini Belajar Cara Komunikasi Untuk Mengubah Perilaku

Minggu, 26 April 2026 - 14:04
kkp
Nusantara

KKP Bidik Dampak Ekonomi Masyarakat dari Percepatan Pembangunan K-SIGN Rote Ndao

Minggu, 26 April 2026 - 13:23

BERITA POPULER

  • kartinian

    Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1354 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Unggah Foto Wajah Burung, Instagram Lee Jong Suk Picu Spekulasi Hubungan dengan IU

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Tunggu Restu Dewan Keamanan, Keikutsertaan Timnas Iran di Piala Dunia Masih Tanda Tanya

    658 shares
    Share 263 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.