• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Ilmuwan China Temukan Petunjuk Manusia Prasejarah di Asia Timur

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 1 Juni 2025 - 01:37
in Internasional
purba

Gambar yang disediakan oleh Institut Penelitian Dataran Tinggi Tibet (ITP), Akademi Ilmu Pengetahuan China menunjukkan gambaran artistik migrasi manusia purba. Foto : Antara/Handout via Xinhua/ITP/aa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tim ilmuwan China membuat penemuan penting tentang populasi purba di Asia Timur dengan menganalisis DNA dari 127 manusia yang tinggal di Provinsi Yunnan, China barat daya, pada 7.100 hingga 1.400 tahun silam.

Diterbitkan dalam edisi terbaru jurnal Science, penelitian itu mengungkapkan bahwa daerah di China barat daya menjadi persimpangan penting tempat berbagai kelompok manusia berinteraksi selama ribuan tahun.

BacaJuga:

Tinjau Shelter Hong Kong, Menteri P2MI Janjikan Penampungan Pekerja Migran dari Negara

Pemerintah Dorong Perluasan Lapangan Kerja Sektor Formal bagi PMI di Hong Kong

Tabrakan Maut Kereta Cepat di Spanyol, Kemlu: Belum Ada Laporan Korban WNI

Tim peneliti dari Institut Paleontologi dan Paleoantropologi Vertebrata (Institute of Vertebrate Paleontology and Paleoanthropology/IVPP) Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS) mengidentifikasi populasi purba yang sebelumnya tidak dikenal, yang mereka sebut sebagai “leluhur Xingyi” melalui analisis manusia berusia 7.100 tahun.

Manusia purba itu memiliki susunan genetik yang sangat berbeda dengan orang Asia Timur modern, sama halnya dengan susunan genetik manusia purba berusia 40.000 tahun yang ditemukan di dekat Beijing.

Penemuan itu menunjukkan bahwa beberapa populasi Asia purba mampu bertahan hidup di daerah terpencil lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya, kata tim peneliti.

Penelitian itu juga menemukan adanya hubungan penting dengan populasi Tibet modern karena manusia Yunnan purba menunjukkan hubungan genetik dengan orang-orang yang tinggal di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet saat ini.

Menurut peneliti dari IVPP Fu Qiaomei, temuan itu membantu menjelaskan asal-usul masyarakat Tibet, mengingat bukti genetik menunjukkan populasi purba di China barat daya berinteraksi dengan para migran dari Asia Timur bagian utara.

Temuan penting lainnya adalah mengenai asal-usul kelompok-kelompok penutur bahasa Austroasiatik yang sekarang ditemukan di seluruh Asia Tenggara.

Para peneliti menemukan bukti tertua dari nenek moyang ini di Yunnan tengah, yang berusia 5.100 tahun, jauh sebelum perkembangan pertanian di daerah tersebut.

Nenek moyang yang terkait itu mulai terpisah secara genetis setidaknya 19.000 tahun silam dari kelompok-kelompok Asia Timur bagian utara dan selatan. Temuan itu menantang teori-teori sebelumnya yang mengaitkan penyebaran populasi ini semata-mata dengan praktik pertanian.

Analisis genetik komprehensif yang mencakup 5.700 tahun sejarah Yunnan menunjukkan bagaimana daerah pegunungan ini menjadi titik pertemuan tempat populasi Asia Timur bagian utara dan selatan bercampur, kata Fu.

Seperti yang dijelaskan Fu, temuan DNA purba itu tidak hanya membantu menjelaskan keanekaragaman etnis dan bahasa yang luar biasa di Yunnan saat ini, tetapi, juga mengubah pemahaman kita tentang pola migrasi manusia di area yang lebih luas dari Dataran Tinggi Qinghai-Tibet ke Asia Tenggara seperti Xinhua.

Dengan memberikan bukti baru mengenai pergerakan populasi dan interaksinya selama ribuan tahun, penelitian ini menyuguhkan wawasan baru mengenai asal-usul yang kompleks dari banyak kelompok masyarakat modern di Asia Timur. (aro)

Tags: Asia TimurChinaIlmuwanmanusiaManusia Prasejarahprasejarah

Berita Terkait.

Tinjau Shelter Hong Kong, Menteri P2MI Janjikan Penampungan Pekerja Migran dari Negara
Internasional

Tinjau Shelter Hong Kong, Menteri P2MI Janjikan Penampungan Pekerja Migran dari Negara

Selasa, 3 November 2026 - 09:25
Pramono Kukuhkan Duta Antihoaks 2026, Penggerak Perubahan Perilaku Digital
Internasional

Pemerintah Dorong Perluasan Lapangan Kerja Sektor Formal bagi PMI di Hong Kong

Senin, 2 November 2026 - 19:04
pancasila
Internasional

Tabrakan Maut Kereta Cepat di Spanyol, Kemlu: Belum Ada Laporan Korban WNI

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 05:05
Bahas Konflik Rusia-Ukraina dengan Parlemen Eropa, BKSAP DPR Dorong Solusi Damai
Internasional

Bahas Konflik Rusia-Ukraina dengan Parlemen Eropa, BKSAP DPR Dorong Solusi Damai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:17
Dari Shanghai, SVOC ke-4 Soroti Inovasi dan Ketahanan Rantai Pasok Minyak Nabati
Internasional

Dari Shanghai, SVOC ke-4 Soroti Inovasi dan Ketahanan Rantai Pasok Minyak Nabati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:31
1
Internasional

Gemilang! Indonesia Sabet Juara Pertama di MAMF 2026 Korea Selatan, Pertahankan Gelar Dua Tahun Beruntun

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:46

OLAHRAGA

Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci
Olahraga

Pangsuma FC Bongkar Carut-marut Liga Futsal Nasional, FFI dan KFI Didesak Berbenah

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 4 November 2026 - 22:31

INDOPOSCO.ID – Tata kelola kompetisi futsal nasional kembali mendapat sorotan. Kali ini, kritik datang dari Pangsuma FC yang menilai pengelolaan...

SelengkapnyaDetails
Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Rabu, 4 November 2026 - 18:41
Raja Sapta Oktohari

Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

Rabu, 4 November 2026 - 17:31
noc

Diplomasi Olahraga Okto, Indonesia Incar World Skate Championships di Bali

Rabu, 4 November 2026 - 13:13
piala

Ketegangan Timur Tengah Belum Reda, AFC Undur Jadwal Piala Asia 2027

Selasa, 3 November 2026 - 23:23

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3329 shares
    Share 1332 Tweet 832
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2304 shares
    Share 922 Tweet 576
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1876 shares
    Share 750 Tweet 469
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1157 shares
    Share 463 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1012 shares
    Share 405 Tweet 253
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.