• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Kementerian PKP Temukan Dugaan Penyimpangan Megaproyek 2.100 Rumah Eks Pejuang Timtim : Diserahkan ke Kejati NTT

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Minggu, 25 Mei 2025 - 20:02
in Headline
pkp

Temuan megaproyek Rumah Instan Sederhana Sehat Kementerian PKP. Foto: Kementerian PKP.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Megaproyek 2.100 rumah khusus untuk eks pejuang Timor Timur di Nusa Tenggara Timur (NTT), yang seharusnya menjadi wujud penghormatan negara, kini justru berubah arah menjadi potensi skandal kegagalan pembangunan dan ancaman kerugian besar bagi keuangan negara.

Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Heri Jerman mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan tertutup bersama Tim Teknis Universitas Cendana Kupang menemukan indikasi kuat pelanggaran teknis dan dugaan penyimpangan kontrak dalam pembangunan rumah khusus eks pejuang Timor Timur.

BacaJuga:

Polri Mutasi 1.121 Personel, Kapolda Aceh dan Papua Barat Daya Berganti

Gempa Dahsyat Guncang Venezuela: 164 Meninggal, Hampir 1.000 Orang Luka-luka

3 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Koalisi Sipil Tolak Pendekatan Militerisme

“Dikerjakan Tiga BUMN, dengan anggaran mencapai ratusan miliar Rupiah,” katanya dalam keterangan diterima INDOPOSCO.ID pada Minggu (25/5/2025).

Menurutnya, proyek yang menggunakan metode pembangunan Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) ini dibagi dalam tiga paket pengerjaan yang masing-masing ditangani oleh BUMN besar dengan rincian paket kerja yakni Paket I – PT. BA (BUMN) nilai kontrak addendum Rp141,97 miliar untuk 727 unit rumah, Paket II – PT. NK (BUMN) nilai kontrak addendum Rp136,95 miliar untuk 687 unit rumah Paket III – PT. AK (BUMN) nilai kontrak addendum Rp143,84 miliar untuk 686 unit rumah, Manajemen konstruksi oleh PT. YK (Persero) KSO PT. HD, Total nilai kontrak MK Rp6,78 miliar

“Namun, di balik besarnya nilai proyek tersebut, hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan bahwa hampir seluruh unit rumah mengalami kerusakan struktural akibat pembangunan yang tidak sesuai dengan pedoman teknis,” ujarnya.

Mantan Kajati Bengkulu itu menegaskan, kerusakan berat pada struktur bangunan disebabkan penggunaan beton di luar spesifikasi teknis.

Dari uji petik terhadap 59 unit rumah, ditemukan retakan horizontal, bangunan miring, hingga tembok patah—indikasi bahwa konstruksi tidak mengikuti kontrak dan RKS.

Retakan bersudut lebih dari 60 derajat dengan lebar hingga 2 cm menunjukkan adanya tegangan tarik berlebih akibat penurunan tanah yang tidak seragam.

“Kondisi ini berbahaya, karena secara teknis beton hanya kuat menahan tekanan, bukan tarikan. Tanpa tulangan yang memadai, struktur beton dipastikan retak,” tuturnya.

Selain itu, lebih mengkhawatirkan kedalamn pondasi hanya sekitar 30 hingga 40 centimeter yang seharusnya 90 centimeter hingga 1,20 centimeter.

Lanjutnya, hal ini mengindikasikan lemahnya perencanaan teknis, terutama di wilayah tanah lunak yang rentan jenuh air. Temuan ini kata dia, memperkuat dugaan bahwa konstruksi dilakukan tanpa memperhatikan prinsip dasar rekayasa sipil.

“Melihat bobot temuan dan potensi kerugian negara, kami, secara resmi menyerahkan kasus ini kepada Kejaksaan Tinggi NTT pada Kamis, 20 Maret 2025. Berkas diterima langsung oleh Kepala Kejati untuk ditindaklanjuti dalam proses hukum,” pungkasnya. (fer)

Tags: Dugaan Penyimpangan Megaproyek 2.100 Rumah Eks Pejuang TimtimKejati NTTKementerian PKPnttRumah Eks Pejuang Timtim

Berita Terkait.

Trunoyudo
Headline

Polri Mutasi 1.121 Personel, Kapolda Aceh dan Papua Barat Daya Berganti

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:02
gempa
Headline

Gempa Dahsyat Guncang Venezuela: 164 Meninggal, Hampir 1.000 Orang Luka-luka

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:03
sppi
Headline

3 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Koalisi Sipil Tolak Pendekatan Militerisme

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:35
bowo
Headline

Di Balik Seruan “Indonesia Bangkit”, Pengamat Nilai Prabowo Sedang Membaca Kegelisahan Publik

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:17
soni
Headline

Ditolak Kejagung, Sony Sonjaya Ajukan JC ke LPSK

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:02
JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Klaim Kantongi Bukti Valid Keterlibatan 41 Nama
Headline

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Klaim Kantongi Bukti Valid Keterlibatan 41 Nama

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:15

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1693 shares
    Share 677 Tweet 423
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1651 shares
    Share 660 Tweet 413
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    925 shares
    Share 370 Tweet 231
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    915 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Hasil Piala Dunia: Kuasai Bola 78 Persen tapi Mandul, Tuchel Akui Inggris Bermain Terlalu Hati-hati Kontra Ghana

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
Diego-Carlos
Olahraga

Hasil Piala Dunia Grup D: Turki Bungkam AS, Australia Lolos Usai Tahan Paraguay

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 26 Juni 2026 - 11:51

INDOPOSCO.ID - Drama tersaji pada laga penutup Grup D Piala Dunia 2026 ketika Timnas Turki sukses mencuri kemenangan 3-2 atas...

SelengkapnyaDetails
Elanga

Graham Potter Bangga dengan Perjuangan Pemain Swedia Hadapi Jepang

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:50
Nagelsman

Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:39
Plata

Bungkam Jerman di Laga Pamungkas, Pelatih Ekuador Dedikasikan Kemenangan untuk Suporter

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:58
Jan-Paul-van-Hecke

Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:48
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.