• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kinerja APBN Membaik, Sri Mulyani Umumkan Surplus Rp4,3 Triliun di Akhir April

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 23 Mei 2025 - 23:43
in Ekonomi
mulyani

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa di Aula Mezzanine, Kompleks Kementerian Keuangan, Jumat (23/5/2025). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengumumkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencatatkan surplus sebesar Rp4,3 triliun pada akhir April 2025. Ini menjadi titik balik menggembirakan setelah tiga bulan pertama tahun ini diwarnai defisit.

Kunci dari perbaikan ini terletak pada lonjakan Pendapatan Negara yang mencapai Rp810,5 triliun atau 27% dari target tahunan. Di sisi lain, Belanja Negara tercatat sebesar Rp806,2 triliun atau baru mencapai 22,3% dari total pagu sebesar Rp3.621,3 triliun.

BacaJuga:

Kemenkeu Diperkuat, Purbaya Titip 3 Prinsip Kunci

Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi

Tolak Swasembada Pangan di Tengah Fakta Surplus, IRRI: Itu Bukan Kritik Tapi Penyesatan

“Di sini terlihat bahwa sudah terjadi akselerasi dari Pendapatan Negara terutama untuk pajak dan bea cukai mengikuti ritme yang cukup baik,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa di Aula Mezzanine, Kompleks Kementerian Keuangan, Jumat (23/5/2025).

Secara rinci, lanjut Sri Mulyani, pendapatan negara ditopang oleh penerimaan pajak sebesar Rp557,1 triliun, bea dan cukai sebesar Rp100,0 triliun, serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) senilai Rp153,3 triliun

Dengan komposisi tersebut, APBN tidak hanya berhasil keluar dari tekanan, tapi juga mencatatkan surplus 0,02% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Sementara itu, realisasi belanja masih tertahan. Dari Rp806,2 triliun yang dibelanjakan pemerintah, Rp546,8 triliun digunakan untuk Belanja Pemerintah Pusat, sedangkan Rp259,4 triliun disalurkan sebagai Transfer ke Daerah.

Menurut Sri Mulyani, persentase belanja yang baru sekitar 20% ini menunjukkan bahwa kecepatan belanja masih tertinggal dibanding pendapatan.

“Maka kita lihat kecepatan dari Pendapatan Negara sudah mendahului dari sisi kecepatan untuk Belanja Negara,” imbuhnya.

Capaian ini menghapus tren negatif pada kuartal pertama tahun ini yang sempat mencatat defisit akibat beberapa faktor teknis seperti restitusi pajak dan penyesuaian tarif efektif. Kini, April menandai titik balik positif bagi kinerja fiskal Indonesia.

“Januari hingga Maret waktu itu kita membukukan defisit ini karena terutama penerimaan pajak kita yang mengalami beberapa shock seperti restitusi dan adanya adjustment terhadap penghitungan tarif efektif dari TER (tax elasticity ratio / rasio elastisitas pajak). Sehingga di sini sekarang bulan April terjadi pembalikan dari yang tadinya 3 bulan berturut-turut defisit,” tambahnya.

Dengan sinyal pemulihan fiskal ini, pemerintah berharap tren positif dapat terus terjaga hingga akhir tahun, mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional. (her)

Tags: APBNKinerja APBNSri MulyaniSurplus

Berita Terkait.

Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi
Ekonomi

Kemenkeu Diperkuat, Purbaya Titip 3 Prinsip Kunci

Rabu, 22 April 2026 - 03:03
Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi
Ekonomi

Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi

Rabu, 22 April 2026 - 02:48
Beras
Ekonomi

Tolak Swasembada Pangan di Tengah Fakta Surplus, IRRI: Itu Bukan Kritik Tapi Penyesatan

Selasa, 21 April 2026 - 18:38
Workshop
Ekonomi

Antisipasi Risiko Sejak Dini, PDC Bangun Sistem Kepatuhan Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 - 17:27
Kolaborasi Indonesia-Jepang, Bioetanol Lampung Bidik E10 hingga E20
Ekonomi

Kolaborasi Indonesia-Jepang, Bioetanol Lampung Bidik E10 hingga E20

Selasa, 21 April 2026 - 17:07
Tring
Ekonomi

Pegadaian Borong 2 Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026

Selasa, 21 April 2026 - 16:46

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1268 shares
    Share 507 Tweet 317
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    887 shares
    Share 355 Tweet 222
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    747 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.