• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Keracunan MBG Terus Berulang, KPAI: Situasi Anak di Indonesia Darurat

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 17 Mei 2025 - 18:39
in Headline
Petugas SPPG tengah menyiapkan menu makanan program MGB. Foto: Dok Antara

Petugas SPPG tengah menyiapkan menu makanan program MGB. Foto: Dok Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai, masalah anak di Indonesia telah masuk fase kritis dalam konteks sosial. Kondisinya semakin diperparah dengan kasus keracunan makanan akibat program makan bergizi gratis (MBG) yang terus terulang.

Baru-baru ini terjadi kasus keracunan MBG di wilayah Bogor, Jawa Barat. Ratusan siswa dari TK hingga SMA menjadi korban. Sebagian dari mereka harus menjalani rawat inap.

BacaJuga:

JPPI Sebut Kasus Keracunan MBG Alarm Nasional: Korban Tembus 43 Ribu Orang

Indonesia – Arab Saudi Makin Mesra, Riset Kampus Didorong Tembus Dunia Usaha

Inflasi Beras Agustus 2026 Melandai, Harga Medium dan Premium Nasional Mulai Turun

“Saya kira situasi anak di Indonesia, laksana darurat ya,” kata Wakil KPAI Jasra Putra melalui gawai, Jakarta, Sabtu (17/5/2025).

Ia tidak habis pikir kasus keracunan menimpa anak-anak. Banyak faktor menyebabkan munculnya kasus tersebut. Antara lain kelalaian pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan kontaminasi bakteri Salmonella dan E coli.

“Kita bicara hal-hal yang kadang di luar nalar, dalam berbicara oknum-oknum yang merugikan hak anak,” ucap Jasra.

“Bahkan sampai anak saja, harus berhadapan dengan situasi situasi yang tak pernah mereka mengerti dan harus menanggungnya,” tambahnya.

Pemerintah didesak melakukan langkah konkret, untuk mencegah kasus serupa terjadi di masa mendatang dan menekan jumlah korban dari anak-anak..

“Sehingga perlu langkah tegas dan tidak ragu dalam menegakkan hak dan kewajiban anak di Indonesia. Agar tidak mengundang para oknum yang tidak bertanggung jawab,” imbuh Jasra.

Paling penting pengawasan program MBG tidak boleh berlubang alias tidak termonitor. Serta harus mampu mengurangi dampak yang berpotensi membahayakan penerima program tersebut.

“Artinya selain program penyajian makanan tiap hari, juga penting jaminan mitigasi risiko, dengan dilengkapi layanan rujukan yang cepat dan tepat dalam penanganan ketika ada Kejadian Luar Biasa keracunan makanan,” ujar Jasra. Keracunan makanan akibat MBG selama tahun 2024 sampai 2025 telah banyak terjadi. (dan)

Tags: keracunan makananKeracunan MBGKPAIMakan Bergizi GratisProgram MBG

Berita Terkait.

JPPI Sebut Kasus Keracunan MBG Alarm Nasional: Korban Tembus 43 Ribu Orang
Headline

JPPI Sebut Kasus Keracunan MBG Alarm Nasional: Korban Tembus 43 Ribu Orang

Kamis, 3 September 2026 - 11:50
Lima Hari di Batam, Daihatsu Kumpul Sahabat Padukan Otomotif dan Hiburan
Headline

Indonesia – Arab Saudi Makin Mesra, Riset Kampus Didorong Tembus Dunia Usaha

Kamis, 3 September 2026 - 11:18
Inflasi Beras Agustus 2026 Melandai, Harga Medium dan Premium Nasional Mulai Turun
Headline

Inflasi Beras Agustus 2026 Melandai, Harga Medium dan Premium Nasional Mulai Turun

Kamis, 3 September 2026 - 09:02
Kuasa Hukum Budi Arie Tanggapi Laporan Dugaan Makar: Jangan Kriminalisasi Pernyataan Politik
Headline

Kedubes Ukraina Imbau WNI Waspadai Tawaran Jadi Tentara Rusia

Rabu, 2 September 2026 - 22:35
Yusril Minta Kabar 8 WNI Direkrut Tentara Rusia Diverifikasi Menyeluruh
Headline

Yusril Minta Kabar 8 WNI Direkrut Tentara Rusia Diverifikasi Menyeluruh

Rabu, 2 September 2026 - 19:45
Polisi Tetapkan 47 Tersangka Kerusuhan Pascademo di Jakarta
Headline

Polisi Tetapkan 47 Tersangka Kerusuhan Pascademo di Jakarta

Rabu, 2 September 2026 - 18:11

OLAHRAGA

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda
Olahraga

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 3 September 2026 - 09:12

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto mempertimbangkan komposisi pemain yang akan diturunkan menghadapi Laos U-20 dalam laga kedua...

SelengkapnyaDetails
nova

Tumpul Lawan Malaysia, Garuda Muda Pertajam Penyelesaian Akhir demi Tumbangkan Laos

Rabu, 2 September 2026 - 15:05
ferry

Izin Prinsip Sudah Terbit, League Persija Versus Persib Fix di GBK

Rabu, 2 September 2026 - 13:13
SUPER

Super League 2026 Resmi Bergulir, STY vs Igor Tolic Panaskan Rivalitas Persija-Persib

Rabu, 2 September 2026 - 08:10
league

Alasan “Indonesia Menyala” Gantikan “Gaskeun” sebagai Theme Song Super League 2026/2027

Rabu, 2 September 2026 - 04:04

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.