• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Kedubes Ukraina Imbau WNI Waspadai Tawaran Jadi Tentara Rusia

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 2 September 2026 - 22:35
in Headline
Pasukan tentara Rusia. Foto: Gavriil Grigorov/TASS (Kantor Berita Resmi Rusia)

Pasukan tentara Rusia. Foto: Gavriil Grigorov/TASS (Kantor Berita Resmi Rusia)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kedutaan Besar Ukraina mengimbau warga negara Indonesia (WNI) mewaspadai tawaran kerja sebagai pasukan militer Rusia karena berisiko menghadapi konsekuensi hukum.

Hal itu disampaikannya menyusul informasi dugaan delapan WNI direkrut menjadi tentara Rusia untuk melawan Ukraina.

BacaJuga:

Yusril Minta Kabar 8 WNI Direkrut Tentara Rusia Diverifikasi Menyeluruh

Polisi Tetapkan 47 Tersangka Kerusuhan Pascademo di Jakarta

Polisi Ungkap Sketsa Terduga Pelaku Kasus Kematian Bambang Setiawan

“Kedutaan Besar mendesak warga negara Indonesia untuk bersikap sangat waspada terhadap tawaran pekerjaan, pendidikan, atau yang berkaitan dengan militer yang terkait dengan Rusia,” kata Kedutaan Besar Ukraina dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Mereka yang dengan sengaja dan sukarela bergabung dengan pasukan Rusia untuk ikut perang melawan Ukraina juga dapat menghadapi konsekuensi hukum berdasarkan undang-undang yang berlaku.

Apabila warga negara asing ditangkap sebagai tawanan perang, Ukraina menjamin komitmennya terhadap hukum humaniter internasional, termasuk Konvensi Jenewa, serta perlakuan manusiawi terhadap semua orang yang ditangkap sehubungan dengan konflik bersenjata tersebut, tanpa memandang kewarganegaraan mereka.

Ukraina juga siap bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia guna mencegah warga negara Indonesia direkrut ke dalam pasukan pendudukan Rusia.

“Memperoleh akses jika mereka ditangkap sebagai tawanan perang, serta menangani kasus-kasus individu melalui saluran diplomatik, hukum, dan kemanusiaan yang berlaku,” jelas Kedutaan Besar Ukraina.

“Tidak seorang pun warga negara Indonesia boleh menjadi korban lain dari perekrutan menipu yang digunakan untuk mempertahankan perang ilegal Rusia terhadap Ukraina,” tambahnya.

Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina (SZRU) mengklaim, bahwa Rusia merekrut warga asing secara sistematis untuk bertempur di garis depan, termasuk delapan warga negara Indonesia (WNI).

Laman resmi SZRU menyebutkan bahwa bagi Kremlin, rekrutan asing memiliki beberapa tujuan sekaligus, terutama untuk mengisi kekosongan personel untuk mendukung narasi tentang dugaan dukungan global terhadap operasi militer khusus tersebut.

“Badan Intelijen Luar Negeri Ukraina telah memperoleh dokumen mengenai setidaknya delapan warga negara Indonesia yang direkrut ke dalam barisan pasukan pendudukan RF (tentara bayaran Rusia),” tulis SZRU terpisah dalam laman resminya dilihat Senin (31/8/2026).(dan)

Tags: kemluukrainaWNI Jadi Tentara Rusia

Berita Terkait.

Yusril Minta Kabar 8 WNI Direkrut Tentara Rusia Diverifikasi Menyeluruh
Headline

Yusril Minta Kabar 8 WNI Direkrut Tentara Rusia Diverifikasi Menyeluruh

Rabu, 2 September 2026 - 19:45
Polisi Tetapkan 47 Tersangka Kerusuhan Pascademo di Jakarta
Headline

Polisi Tetapkan 47 Tersangka Kerusuhan Pascademo di Jakarta

Rabu, 2 September 2026 - 18:11
Polisi Ungkap Sketsa Terduga Pelaku Kasus Kematian Bambang Setiawan
Headline

Polisi Ungkap Sketsa Terduga Pelaku Kasus Kematian Bambang Setiawan

Rabu, 2 September 2026 - 16:50
mumbai
Headline

Melihat Kehangatan Indonesia di Mumbai: Merajut Hubungan dan Menjaring Wisatawan India lewat ITB India 2026

Rabu, 2 September 2026 - 11:11
bowo
Headline

Jadi Tamu Kehormatan Putin, Prabowo Bertolak ke Rusia Hadiri Forum Ekonomi

Rabu, 2 September 2026 - 10:10
destry
Headline

Paripurna DPR Setujui Destry Damayanti Jadi Gubernur BI Periode 2026-2030

Selasa, 1 September 2026 - 21:11

OLAHRAGA

nova
Olahraga

Tumpul Lawan Malaysia, Garuda Muda Pertajam Penyelesaian Akhir demi Tumbangkan Laos

Editor Laurens Dami
Rabu, 2 September 2026 - 15:05

INDOPOSCO.ID - Timnas Indonesia U-20 berfokus mempertajam penyelesaian akhir jelang menghadapi Laos U-20 pada laga kedua fase Grup H Kualifikasi...

SelengkapnyaDetails
ferry

Izin Prinsip Sudah Terbit, League Persija Versus Persib Fix di GBK

Rabu, 2 September 2026 - 13:13
SUPER

Super League 2026 Resmi Bergulir, STY vs Igor Tolic Panaskan Rivalitas Persija-Persib

Rabu, 2 September 2026 - 08:10
league

Alasan “Indonesia Menyala” Gantikan “Gaskeun” sebagai Theme Song Super League 2026/2027

Rabu, 2 September 2026 - 04:04
sty

Comeback ke Liga Indonesia, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan yang Membuatnya Bangga

Selasa, 1 September 2026 - 23:13

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.