• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Keracunan MBG Terus Berulang, KPAI: Situasi Anak di Indonesia Darurat

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 17 Mei 2025 - 18:39
in Headline
Petugas SPPG tengah menyiapkan menu makanan program MGB. Foto: Dok Antara

Petugas SPPG tengah menyiapkan menu makanan program MGB. Foto: Dok Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai, masalah anak di Indonesia telah masuk fase kritis dalam konteks sosial. Kondisinya semakin diperparah dengan kasus keracunan makanan akibat program makan bergizi gratis (MBG) yang terus terulang.

Baru-baru ini terjadi kasus keracunan MBG di wilayah Bogor, Jawa Barat. Ratusan siswa dari TK hingga SMA menjadi korban. Sebagian dari mereka harus menjalani rawat inap.

BacaJuga:

Tim Lidi Bersih Sepi Kabar, Transparansi Dipertanyakan

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir bagi 3 Prajurit UNIFIL di Soetta

3 Prajurit TNI Kembali Terluka di Lebanon, 2 Terluka Parah

“Saya kira situasi anak di Indonesia, laksana darurat ya,” kata Wakil KPAI Jasra Putra melalui gawai, Jakarta, Sabtu (17/5/2025).

Ia tidak habis pikir kasus keracunan menimpa anak-anak. Banyak faktor menyebabkan munculnya kasus tersebut. Antara lain kelalaian pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan kontaminasi bakteri Salmonella dan E coli.

“Kita bicara hal-hal yang kadang di luar nalar, dalam berbicara oknum-oknum yang merugikan hak anak,” ucap Jasra.

“Bahkan sampai anak saja, harus berhadapan dengan situasi situasi yang tak pernah mereka mengerti dan harus menanggungnya,” tambahnya.

Pemerintah didesak melakukan langkah konkret, untuk mencegah kasus serupa terjadi di masa mendatang dan menekan jumlah korban dari anak-anak..

“Sehingga perlu langkah tegas dan tidak ragu dalam menegakkan hak dan kewajiban anak di Indonesia. Agar tidak mengundang para oknum yang tidak bertanggung jawab,” imbuh Jasra.

Paling penting pengawasan program MBG tidak boleh berlubang alias tidak termonitor. Serta harus mampu mengurangi dampak yang berpotensi membahayakan penerima program tersebut.

“Artinya selain program penyajian makanan tiap hari, juga penting jaminan mitigasi risiko, dengan dilengkapi layanan rujukan yang cepat dan tepat dalam penanganan ketika ada Kejadian Luar Biasa keracunan makanan,” ujar Jasra. Keracunan makanan akibat MBG selama tahun 2024 sampai 2025 telah banyak terjadi. (dan)

Tags: keracunan makananKeracunan MBGKPAIMakan Bergizi GratisProgram MBG

Berita Terkait.

Dody-Hanggodo'
Headline

Tim Lidi Bersih Sepi Kabar, Transparansi Dipertanyakan

Minggu, 5 April 2026 - 10:41
bowo
Headline

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir bagi 3 Prajurit UNIFIL di Soetta

Sabtu, 4 April 2026 - 20:39
unifil
Headline

3 Prajurit TNI Kembali Terluka di Lebanon, 2 Terluka Parah

Sabtu, 4 April 2026 - 18:39
Menag
Headline

Selamat Hari Raya Paskah 2026, Menag Ajak Umat Doakan Kedamaian Bangsa

Sabtu, 4 April 2026 - 14:45
Pasukan
Headline

Kondisi Lebanon Memanas, Panglima TNI Perintahkan Prajurit UNIFIL Masuk Bunker

Sabtu, 4 April 2026 - 14:25
Jet-Tempur
Headline

Iran Ejek AS Usai Jet Tempur F-35 Jatuh di Wilayahnya

Sabtu, 4 April 2026 - 10:11

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    701 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.