• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Wujudkan Pendidikan Inklusif, Merata dan Adil, SMA Se-Provinsi Banten Siap Terapkan SPMB Tahun ini

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 13 Mei 2025 - 15:27
in Nusantara
Abdul-Mu'ti

Ilustrasi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti tengah menyapa siswa. (Dokumen Kemendikdasmen)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Udara siang itu terasa hangat. Waktu sudah menunjukkan pukul 12.15 WIB. Nampak para siswa dari kelas 12 Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten satu persatu mulai berdatangan.

Mereka dengan antusias berkumpul untuk menunggu hasil kelulusan di sekolah. Momentum kelulusan ini kemudian menjadi awal dibukanya tahun ajaran baru 2025/2026. Rencananya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan memberlakukan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada tahun ajaran 2025/2026.

BacaJuga:

Tambang Ilegal Tak Sekadar Kriminal, Ini Perspektif Berbeda Eks Kapolda Papua

Baleg DPR Kebut Revisi UUPA Rampung Tahun Ini, Pastikan Otsus Aceh Tetap Berlanjut

Farida Ajak Warga Gayo Lues Aceh Bersatu Memajukan Kopdes Merah Putih

Kebijakan yang diberlakukan untuk jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) tersebut telah diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025 tentang SPMB.

“Seperti tahun sebelumnya, kami juga telah mempersiapkan penerapan sistem SPMB di tahun ini,” ungkap Humas SMAN 4 Tangsel Siti Rukiyah ditemui INDOPOSCO di sekolah SMAN 4 Tangsel, Provinsi Banten, Senin (5/5/2025).

Kendati demikian, perempuan yang baru menjabat di Humas SMAN 4 Tangsel 4 bulan lalu ini mengatakan, hingga saat ini panitia SPMB untuk tahun ajaran 2025/2026 belum dibentuk. “Untuk petunjuk teknis (Juknis) dari Dinas Pendidikan provinsi sudah ada ya. Tahun ini untuk untuk kuota domisili sebesar 30 persen, sementara di tahun lalu 50 persen,” bebernya.

“Sosialisasi terus kami lakukan kepada calon wali murid, tentu dengan menunggu juknis dari Dinas Pendidikan provinsi,” sambungnya.

Ia menuturkan, dengan skema kuota domisili minimal 30 persen, afirmasi minimal 30 persen, prestasi minimal 30 persen, dan mutasi maksimal 5 persen untuk jenjang SMA akan meningkatkan input siswa. “Harapan kami skema dalam SPMB 2025 ini bisa meningkatkan input bagi siswa kami. Apalagi ada peningkatan di skema jalur prestasi,” terangnya.

Ia meminta kepada pemerintah memperhatikan ketersediaan guru untuk mewujudkan pendidikan inklusif. Pasalnya di tahun sebelumnya, sekolah kekurangan guru bagi siswa berkebutuhan khusus.

“Kemampuan guru-guru di sini sangat terbatas terutama pada pelayanan pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus. Dan kami ingin ini menjadi perhatian kementerian, agar pelaksanaan SPMB di tahun ini dan seterusnya bisa lebih baik,” ujarnya.

“Kami akui saat ini guru untuk mengajar siswa berkebutuhan khusus tidak ada. Dan kami dituntut untuk mengikuti pelatihan, agar bisa memberikan pendidikan inklusif bagi siswa berkebutuhan khusus,” imbuhnya.

Ia menambahkan, untuk kuota siswa di SMAN 4 Tangsel sebanyak 4 rombongan belajar (Rombel/ kelas). Dengan jumlah siswa mencapai 324 orang. “Harapan kami pelaksanaan SPMB 2025 bisa kondusif, dengan peraturan dan juknis yang berlaku,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Dwi Agus Wibowo mengaku mendukung penerapan sistem SPMB di tahun ajaran 2025/2026 nanti. Apalagi sistem SPMB menyempurnakan sistem sebelum pada PPDB (Penerima Peserta Didik Baru).

“Kami siap mendukung pemberlakuan SPMB di tahun ini, karena secara skema ini menyempurnakan sistem PPDB, ada skema jalur prestasi, afirmasi, zonasi dan mutasi,” terang Dwi.

Dwi mengatakan, proses pendaftaran sistem SPMB dilakukan melalui online. Pada saat ini, sistem pun sudah siap dengan dukungan jaringan yang memadai. “Untuk transparansi pada tahapan verifikasi menjadi perhatian kami, bagaimana menentukan titik koordinat. Pasalnya pada tahapan ini sangat rawan disalahgunakan oleh calon wali murid,” ujarnya.

“Kami sosialisasikan bagaimana menentukan titik koordinat, sehingga tidak ada lagi kesalahan atau penyalahgunaan oleh calon wali murid,” sambungnya.

Dwi berharap sistem SPMB bisa mewujudkan sistem pendidikan yang lebih inklusif, adil, dan transparan bagi siswa di Indonesia. Apalagi, merujuk dalam Peraturan Menteri (Permen) Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025 tentang SPMB.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dikdasmen), Gogot Suharwoto, menyampaikan bahwa transformasi ini merupakan hasil evaluasi mendalam terhadap pelaksanaan PPDB sejak 2017 hingga 2024. Data menunjukkan masih adanya penyimpangan dalam proses seleksi, penurunan jumlah sekolah unggulan, serta ketimpangan persepsi terhadap sekolah negeri dan swasta.

“Kita harapkan bisa selesaikan semua itu, tetapi tetap kita perlu melakukan mitigasi sedini mungkin. Sehingga potensi-potensi penyimpangan, seperti proses seleksi yang tidak akuntabel, tidak transparan, ataupun tidak patuh terhadap peraturan yang sudah kita sepakati,” ujar Gogot.

“Kita masih punya tantangan besar yang harus dihadapi, yaitu kesenjangan mutu pendidikan. Kita masih punya persepsi bahwa sekolah negeri itu lebih baik dan lebih murah. Sehingga masih ada potensi-potensi intervensi dalam proses seleksi. Oleh karena itu, kita perlu melakukan mitigasi untuk mengatasi akar permasalahan tersebut,” sambungnya. (adv)

Tags: BantenKemendikdasmenpendidikanSPMB

Berita Terkait.

Evakuasi
Nusantara

Tambang Ilegal Tak Sekadar Kriminal, Ini Perspektif Berbeda Eks Kapolda Papua

Sabtu, 18 April 2026 - 03:30
Ahmad-Doli-Kurnia
Nusantara

Baleg DPR Kebut Revisi UUPA Rampung Tahun Ini, Pastikan Otsus Aceh Tetap Berlanjut

Jumat, 17 April 2026 - 22:25
Wamenkop
Nusantara

Farida Ajak Warga Gayo Lues Aceh Bersatu Memajukan Kopdes Merah Putih

Jumat, 17 April 2026 - 19:22
PB-PORDI
Nusantara

Domino Naik Kelas! Turnamen Nasional di Surabaya PORDI dan HGI Siapkan Hadiah Rp200 Juta

Jumat, 17 April 2026 - 16:19
UMKM Azaki Food Tembus 12 Negara, Produk Tempe Olahan RI Makin Mendunia
Nusantara

Bea Cukai Lhokseumawe Dukung Industri Tembakau Aceh, Produk SPT Lokal Resmi Dilepas ke Pasar

Jumat, 17 April 2026 - 15:31
UMKM Azaki Food Tembus 12 Negara, Produk Tempe Olahan RI Makin Mendunia
Nusantara

Sinergi Bea Cukai dan Polri Gagalkan 21,9 Kg Sabu di Bengkalis, Nilai Capai Rp32,8 Miliar

Jumat, 17 April 2026 - 14:31

BERITA POPULER

  • Halalbihalal

    Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    752 shares
    Share 301 Tweet 188
  • ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    724 shares
    Share 290 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.