• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

SUNI Bukukan Laba Bersih Rp66 Miliar di Kuartal I 2025

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 5 Mei 2025 - 12:45
in Ekonomi
PT-Sunindo

Direksi PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI IJ) tengah berbincang di sela Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan tahun buku 2023. di Jakarta, Rabu (12/6/2024). Foto: Dokumen SUNI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI IJ) membukukan laba bersih Rp66 miliar atau naik 100 persen year on year (yoy) pada kuartal I tahun 2025. Peningkatan laba yang signifikan tersebut terutama didorong oleh pendapatan yang juga meningkat signifikan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Laba bersih pada kuartal I 2025 ini mencapai 31 persen dari target laba bersih perseroan di tahun 2025. Dengan pencapaian yang baik di kuartal pertama ini, maka SUNI berharap agar dapat memenuhi target yang telah ditetapkan tahun 2025 ini.

BacaJuga:

KNEKS Sebut POJK Investasi Syariah Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat

Dorong Transisi Energi Hijau, Pertamina NRE Jajaki Investasi Energi Terbarukan di Bangladesh

Rupiah Melemah, Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tenang Saja

SUNI berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp314 miliar pada kuartal I 2025 atau meningkat 93 persen yoy dibandingkan periode yang sama di tahun 2024 dan telah mencapai target pendapatan Perseroan tahun ini sebesar 28 persen. Peningkatan pendapatan usaha tersebut seiring dengan petumbuhan volume penjualan OCTG tubing dan casing yang masing-masing tumbuh sebesar 66 persen yoy dan 84 persen yoy.

Seiring dengan pertumbuhan laba bersih, SUNI juga berhasil meningkatkan ekuitas sebesar 8 persen menjadi Rp818 miliar dibandingkan kuartal I 2024. Peningkatan ekuitas tersebut berasal dari profit selama kuartal ini. Perseroan juga berhasil menjaga rasio-rasio keuangan sesuai ketentuan kredit dengan Debt to Equity Ratio (DER) pada level 0,33 kali atau jauh berada di bawah ketentuan kredit yaitu maksimal 2,5 kali.

Pada kuartal I 2025, SUNI juga berhasil mendapatkan arus kas positif dari aktivitas operasional sebesar Rp71 miliar, atau meningkat sebesar 478 persen yoy. Peningkatan arus kas operasional yang signifikan ini sejalan peningkatan laba Perseroan.

Perseroan juga melakukan investasi sebesar Rp56 miliar untuk pembelian mesin dan pembangunan pabrik, nilai tersebut mengalami kenaikan sebesar 61 persen yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp35 miliar.

Peningkatan ini disebabkan peningkatan kegiatan pembangunan pabrik ke-2 Perseroan di Koa Batam, Provinsi Riau untuk meningkatkan kapasitas produksi. Dari aktivitas pendanaan, arus kas bersih dikeluarkan sebesar Rp7 miliar atau meningkat sebesar 31 persen yoy yang berasal dari pinjaman Bank.

Direktur Utama PT Sunindo Pratama Tbk, Willy Johan Chandra mengatakan, SUNI berhasil mencatatkan kinerja yang baik pada kuartal I 2025 sebagai hasil dari implementasi langkah-langkah strategis Perseroan di tahun ini.

Setelah Perseroan mencetak rekor laba tertinggi di tahun 2024, Perseroan berusaha untuk melanjutkan tren hasil posisitif di tahun 2025 agar dapat mencapai target laba bersih Perseroan di thaun 2025.

Dengan potensi captive market Indonesia untuk produk seamless pipes/OCTG tubing dan keberhasilan Perseroan memenangkan tender-tender yang signifikan memberikan peluang bagi Perseroan untuk dapat terus meningkatkan kinerja dan menjamin keberlangsungan usaha ke depannya.

”Saat ini Perseroan masih terus berfokus pada peningkatan kapasitas produksi in-house dari entitas anak Perseroan, PT Rainbow Tubular Manufacture (RTM). Fasilitas plant 2 RTM ini ditargetkan untuk dapat beroperasi pada tahun 2026. Saat ini, penyelesaian pembangunan secara fisik bangunan juga telah meningkat secara siginifikan, dan kami terus memantau dengan cermat. Peningkatan kapasitas produksi tersebut diharapkan dapat makin meningkatkan kinerja operasional dan keuangan Perseroan ke depan serta menjamin dan ketersediaan OCTG tubing secara nasional,” ujar Willy, dalam keterangannya, Senin (5/5/2025).

Direktur Operasional SUNI, Bambang Prihandono menyatakan, Perseroan terus berusaha untuk meningkatkan efisiensi operasional baik dalam proses produksi dan supply chain management. Hal ini sangat diperlukan dengan semakin meningkatnya volume produksi dan penjualan Perseroan. Perseroan juga telah mulai mempersiapkan tim operasional yang diperlukan berkaitan dengan pembangunan dan operasional plant 2 RTM nantinya.

Pada akhir tahun lalu, Perseroan telah menyelesaikan pendirian workshop untuk produk wellhead dan x’mas tree sebagai langkah lanjutan pembentukan joint venture bersama Jiangsu Jinshi Machinery Group (JMP), PT Petro Sinergy Manufacturing (PSM).

Saat ini, PSM tengah mengurus perijinan dan sertifikasi yang diperlukan agar dapat segera beroperasi secara komersial. PSM akan menjadi strategic asset kedua bagi Perseroan untuk menghasilkan wellhead dan x’mas tree yang memenuhi TKDN dan berstandar internasional dengan harga yang kompetitif.

“Saat ini sertifikasi API telah didapatkan oleh Perseroan, selain itu PSM juga sedang mengurus sertfikasi TKDN, sehingga PSM dapat segera beroperasi dan berkontribusi pada kinerja SUNI,” jelas Bambang.

Direktur Keuangan PT Sunindo Pratama Tbk, Freddy Soejandy menambahkan, Perseroan telah melampaui target awal laba bersih pada kuartal I 2025 ini dengan pencapaian 31 persen dari target laba bersih perseroan di tahun 2025.

”Perseroan pada kuartal pertama ini telah mengeluarkan capital expenditure (capex) sebesar Rp56 miliar untuk perampungan pembangunan pabrik ke-2 RTM dari total rencana capex yang akan dikeluarkan sebesar Rp170 miliar,” kata dia. (rmn)

Tags: kinerja perusahaanSUNISUNI IJSunindoSunindo Pratama

Berita Terkait.

KNEKS
Ekonomi

KNEKS Sebut POJK Investasi Syariah Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:02
Nota-Kesepahaman
Ekonomi

Dorong Transisi Energi Hijau, Pertamina NRE Jajaki Investasi Energi Terbarukan di Bangladesh

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:23
Prabowo
Ekonomi

Rupiah Melemah, Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tenang Saja

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:07
prabowo
Ekonomi

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Klaim Ukir Sejarah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:06
menkop
Ekonomi

Perkuat Nilai Tawar, Menkop Ajak Koperasi Tebu Rakyat Miliki Saham Pabrik Gula

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:22
knecks
Ekonomi

Era Digital Mengubah Segalanya, Industri Syariah Diminta Naik Kelas

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:28

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2257 shares
    Share 903 Tweet 564
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1235 shares
    Share 494 Tweet 309
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.