• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kemenkop Dorong Banyumas Jadi Pelopor Kemajuan Kopdes/ Kel Merah Putih Di Indonesia

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 3 Mei 2025 - 20:11
in Ekonomi
Sekretaris Kementerian Koperasi (Seskemenkop) Ahmad Zabadi berharap Banyumas dapat mengakselerasi pendirian / pembentukan Kopdes/ Kel Merah Putih agar tidak tertinggal dengan Provinsi lainnya yang sudah menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus). Foto: Humas Kementerian Koperasi

Sekretaris Kementerian Koperasi (Seskemenkop) Ahmad Zabadi berharap Banyumas dapat mengakselerasi pendirian / pembentukan Kopdes/ Kel Merah Putih agar tidak tertinggal dengan Provinsi lainnya yang sudah menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus). Foto: Humas Kementerian Koperasi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Koperasi (Kemenkop) mendorong Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dapat menjadi pelopor bagi perkembangan koperasi di Indonesia khususnya Koperasi Desa / Kelurahan (Kopdes/ Kel) Merah Putih. Pasalnya Banyumas menjadi tempat kelahiran dari dua tokoh pelopor pengembangan koperasi di Indonesia yaitu Margono Djojohadikoesoemo (Kakek dari Presiden RI Prabowo Subianto) dan Aria Wirjaatmadja.

Sekretaris Kementerian Koperasi (Seskemenkop) Ahmad Zabadi berharap Banyumas dapat mengakselerasi pendirian / pembentukan Kopdes/ Kel Merah Putih agar tidak tertinggal dengan Provinsi lainnya yang sudah menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus).

BacaJuga:

Pegadaian Dukung Kartini Race 2026 sebagai Tonggak Baru Motorsport Indonesia

Geopolitik Memanas, Rupiah Berpotensi Melemah ke Level Kritis Pekan Depan

Harga Emas Pekan Depan Diprediksi Bergejolak, 5 Faktor Kunci Ini Jadi Penyebabnya

“Banyumas tidak boleh tertinggal dan seharusnya untuk mengambil inisiatif di awal karena Kopdes ini lahir dari pemikiran dari seorang presiden putra dari keturunan Banyumas,” ujar Ahmad Zabadi dalam sosialisasi Kopdes/ Kel Merah Putih di Banyumas, Sabtu (3/5/2025).

Kemenkop bersama dengan stakeholder terkait akan melakukan sosialisasi dan kick off pembentukan Kopdes/ Kel Merah Putih se Jawa Tengah di Semarang awal pekan depan. Diharapkan dengan pelaksanaan kick off secara serentak tersebut, seluruh desa di Jawa Tengah dapat segera menindaklanjuti dengan melakukan Musdesus terutama bagi desa-desa di wilayah Banyumas.

“Ini menandai sebuah momentum penting sekaligus sebuah pergerakan ekonomi yang akan membawa perubahan besar bagi ekonomi di Indonesia terutama di desa-desa,” katanya.

Ahmad Zabadi menuturkan bahwa ide pembentukan Kopdes/ Kel Merah Putih yang ditargetkan sebanyak 80.000 unit tersebut lahir dari sebuah kegelisahan Presiden RI terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat desa yang masih rendah. Diharapkan pada 12 Juli 2025, 80.000 unit Kopdes/ Kel tersebut dapat diluncurkan secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto.

Melalui gerai yang akan dibangun di dalam ekosistem Kopdes/ Kel Merah Putih, nantinya masyarakat akan lebih mudah mendapatkan barang/ jasa yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan sehari-hari. Mulai dari pupuk, LPG, sembako hingga kebutuhan dasar lainnya yang merupakan produk subsidi dari pemerintah akan disediakan oleh Kopdes/ Kel Merah Putih.

Skema penyaluran melalui Kopdes/ Kel ini akan lebih memberikan kepastian penyaluran subsidi pemerintah tepat sasaran dan dengan harga yang jauh lebih murah. Di sisi lain ekosistem bisnis yang dijalankan Kopdes/ Kel secara perlahan akan menggeser bahkan menghilangkan praktik culas dari tengkulak hingga rentenir.

“Makanya saya mohon betul, karena pelopor pergerakan koperasi di tanah air kita ini dari Banyumas, maka Banyumas seharusnya tidak perlu nunggu untuk segera mengakselerasi pembentukan Kopdes/ Kel Merah Putih,” sambungnya.

Setelah diresmikan dan berjalan secara operasionalnya, Kemenkop berencana akan melakukan evaluasi dan monitoring terhadap kinerja Kopdes/ Kel di seluruh Indonesia. Dari 80.000 unit koperasi, akan dibuat 80 Kopdes/ Kel Merah Putih sebagai percontohan koperasi dengan sistem pengelolaan terbaik secara nasional.

“Dari 80 Koperasi itu saya harap ada satu koperasi dari Banyumas yang masuk sebagai Kopdes/ Kel terbaik. Saya mohon dipastikan minimal ada satu saja Kopdes/ Kel Merah Putih dari sini (Banyumas) yang bisa menjadi contoh,” tambah Ahmad Zabadi.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Banyumas Sadewa Tri Lastiono juga menyampaikan dukungannya dalam pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih di Banyumas.

“Jadi tentu kita akan support, karena ini program dari Pusat, nanti kita akan diskusikan apa yang harus dipersiapkan dalam percepatan ini,” ucap Sadewa.

Bupati Banyumas juga menambahkan bahwa di Kabupaten Banyumas terdapat 301 desa dan 30 kelurahan. “Kabupaten Banyumas siap untuk menjadi mock up Kopdes/Kel Merah Putih,” jelasnya. (srv)

Tags: BanyumaskemenkopKopdes Merah PutihKopdes/Kel Merah Putih

Berita Terkait.

Pegadaian Dukung Kartini Race 2026 sebagai Tonggak Baru Motorsport Indonesia
Ekonomi

Pegadaian Dukung Kartini Race 2026 sebagai Tonggak Baru Motorsport Indonesia

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:33
Geopolitik Memanas, Rupiah Berpotensi Melemah ke Level Kritis Pekan Depan
Ekonomi

Geopolitik Memanas, Rupiah Berpotensi Melemah ke Level Kritis Pekan Depan

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:30
emas
Ekonomi

Harga Emas Pekan Depan Diprediksi Bergejolak, 5 Faktor Kunci Ini Jadi Penyebabnya

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:08
Taiwan Tourism
Ekonomi

Taiwan Bidik Wisatawan RI, Usung Konsep “Negeri yang Tak Pernah Tidur”

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:11
Pengisian-BBM
Ekonomi

BBM Nonsubsidi di Persimpangan: Antara Daya Beli dan Realitas Pasar

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:20
gadaii
Ekonomi

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:18

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3616 shares
    Share 1446 Tweet 904
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2564 shares
    Share 1026 Tweet 641
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1284 shares
    Share 514 Tweet 321
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1031 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.