• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pemanfaatan PLTS PNRE Dorong Kegiatan Hidroponik Berjalan Efisien

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 18 April 2025 - 11:03
in Ekonomi
Program-TJSL

Gerakan Komunitas Sehati yang digagas oleh PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Dumai bersama Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), sebagai bentuk nyata kontribusi terhadap energi bersih dan pemberdayaan masyarakat. Foto: Dokumen PNRE

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Program Posyandu Sehati, bagian dari Gerakan Komunitas Sehati yang digagas oleh PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Dumai bersama Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), sebagai bentuk nyata kontribusi terhadap energi bersih dan pemberdayaan masyarakat, telah mampu menghemat biaya listrik hingga Rp400 ribu per bulan, sekaligus menghasilkan panen bernilai Rp2,1 juta setiap bulan melalui kebun hidroponik bertenaga surya.

Kebun tersebut sekarang telah menjadi simbol harapan baru bagi kesehatan, ketahanan pangan, dan kemandirian masyarakat Kota Dumai, Provinsi Riau, khususnya di Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur.

BacaJuga:

Indonesia Dinilai Bisa Jadi Magnet Investasi Migas Dunia, Ini Kuncinya

SRC Genap 18 Tahun, Omzet Toko Kelontong Tembus Rp251 Triliun per Tahun

PLN EPI Kantongi Pasokan 48,5 Juta Ton LNG, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Di bawah sinar matahari, 400 lubang tanam menyerap energi dari panel surya berkapasitas 4,8 kilo watt peak (kWp). Tak hanya mengubah cahaya menjadi listrik, tapi juga menyuburkan tanaman yang kelak dipanen untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat sekitar.

Corporate Secretary Pertamina NRE, Dicky Septriadi mengatakan,melalui program ini, PNRE menunjukkan komitmen dalam mendukung upaya menjadikan energi bersih lebih mudah diakses oleh siapapun.

“Ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan nomor 7, yaitu menjamin akses energi bersih, terjangkau, andal, dan modern untuk semua,” kata Dicky dalam keterangannya, Jumat (18/4/2025).

Dengan pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), kegiatan hidroponik bisa berjalan efisien dengan mengurangi biaya listrik, bahkan bisa dijalankan di daerah dengan keterbatasan akses listrik sekalipun.

“Kami di Pertamina NRE sangat bangga dapat berkontribusi nyata dalam peningkatan kapasitas masyarakat melalui program ini, energi bersih kita hadirkan di masyarakat untuk dimanfaatkan dan manfaatnya nyata,” tambah Dicky.

Budidaya sayur hidroponik berawal dari sepuluh kader pos pelayanan terpadu (Posyandu) yang dulu hanya dikenal sebagai pengukur tinggi badan balita, kini menjelma menjadi petani hidroponik handal. Mereka bukan hanya menanam sayur, tapi juga menanam harapan.

Tak berhenti pada sayuran segar, para kader juga berinovasi mengolah hasil panennya menjadi produk sehat seperti jus organik segar. Mereka juga aktif memproduksi makanan sehat lainnya seperti nugget patin, bakso patin, hingga biskuit sorgum yang bergizi. Produk-produk ini tak sekadar enak, tapi juga penuh manfaat, terutama bagi ibu hamil, dan anak di bawah lima tahun (balita).

Kandungan zat besi, fosfor, dan seratnya jauh melampaui beras, menjadikannya pilihan cerdas untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

“Biskuit ini kami buat khusus untuk mendukung pertumbuhan anak-anak agar terhindar dari stunting,” ujar salah satu kader.

Inisiatif hijau ini bukan program yang berjalan sendiri. Melalui skema Integrasi Layanan Primer (ILP), Pertamina juga menyelenggarakan pelatihan 25 keterampilan dasar bagi 80 kader Posyandu, didampingi langsung oleh 15 tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Dumai.

Pelatihan ini memperkuat peran kader sebagai ujung tombak layanan kesehatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Dampaknya pun tak main-main. Angka stunting di Kota Dumai menunjukkan penurunan signifikan.

Pemerintah pun memberi apresiasi dalam bentuk penghargaan pada tahun 2023 dan 2024, serta insentif fiskal sebesar Rp5,8 miliar sebuah bentuk pengakuan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

Program Posyandu Sehati menjadi bagian dari gerakan Komunitas Sehati, sebuah ekosistem kolaboratif yang lahir dari semangat gotong royong dan inovasi.

Menurut Agustiawan, Area Manager Communication, Relations, & CSR PT KPI Unit Dumai, program ini bukti nyata kontribusi Pertamina untuk masyarakat.

“Kami melihat bahwa isu stunting tidak bisa diselesaikan hanya dari satu sisi. Melalui hidroponik bertenaga surya ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk bisa memproduksi sendiri sumber pangan sehat secara mandiri dan ramah lingkungan,” ucap dia.

Program ini menawarkan hal yang kadang terlupakan dalam sebuah program yaitu, keberlanjutan. Ini bukan proyek instan yang berlalu begitu saja, melainkan proses panjang yang menyentuh langsung kebutuhan dasar manusia pangan, energi, dan kesehatan. Program ini juga merupakan bentuk dukungan untuk mencapai target pemerintah untuk Net Zero Emission (NZE) di tahun 2060. (rmn)

Tags: Energi BersihhidroponikKPI Unit DumaiPertamina New & Renewable EnergyPertamina NREProgram Posyandu Sehati

Berita Terkait.

Indonesia Dinilai Bisa Jadi Magnet Investasi Migas Dunia, Ini Kuncinya
Ekonomi

Indonesia Dinilai Bisa Jadi Magnet Investasi Migas Dunia, Ini Kuncinya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:38
SRC Genap 18 Tahun, Omzet Toko Kelontong Tembus Rp251 Triliun per Tahun
Ekonomi

SRC Genap 18 Tahun, Omzet Toko Kelontong Tembus Rp251 Triliun per Tahun

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:05
PLN EPI Kantongi Pasokan 48,5 Juta Ton LNG, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Ekonomi

PLN EPI Kantongi Pasokan 48,5 Juta Ton LNG, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:47
Maman-Meutya
Ekonomi

Pemerintah Siapkan Aturan Baru, UMKM di Marketplace Bakal Lebih Terlindungi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 06:02
EVS
Ekonomi

Menuju Mobilitas Bersih, PEVS 2026 Kembali Digelar di JIExpo Kemayoran

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:31
Program-Umrah
Ekonomi

Perjalanan Penuh Syukur, AQUVIVA Berangkatkan Penerima Program Umrah ke Tanah Suci

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:07

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2827 shares
    Share 1131 Tweet 707
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1263 shares
    Share 505 Tweet 316
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    918 shares
    Share 367 Tweet 230
  • Hunian Layak untuk Semua, Fahri Hamzah Luncurkan Gagasan Swasembada Papan 2045

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,4 Guncang Trenggalek di Jawa Timur

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.