• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PLN EPI Kantongi Pasokan 48,5 Juta Ton LNG, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

IPA Convex 2026

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:47
in Ekonomi
PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menandatangani Heads of Agreement(HoA) LNG dengan Masela PSC Contractor Parties untuk kontrak berdurasi 15 tahun sejak proyek mencapai Commercial Operation Date (COD) sekitar 2032 dengan total volume 37,5 MT atau setara 640 kargo LNG. Foto: Dokumen PLN EPI

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menandatangani Heads of Agreement(HoA) LNG dengan Masela PSC Contractor Parties untuk kontrak berdurasi 15 tahun sejak proyek mencapai Commercial Operation Date (COD) sekitar 2032 dengan total volume 37,5 MT atau setara 640 kargo LNG. Foto: Dokumen PLN EPI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menandatangani empat perjanjian jual beli gas dan Liquefied Natural Gas (LNG) atau gas alam cair dalam ajang The 50th Indonesian Petroleum Association Convention & Exhibition (IPA Convex) 2026 yang berlangsung di Hall Nusantara, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, pada Rabu (20/5/2026).

Kerja sama tersebut mencakup dua perjanjian jual beli LNG jangka panjang serta dua Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) yang ditujukan untuk memastikan keandalan pasokan energi primer bagi pembangkit listrik PLN Group di tengah meningkatnya kebutuhan energi nasional dan agenda transisi menuju energi yang lebih bersih.

BacaJuga:

Indonesia Dinilai Bisa Jadi Magnet Investasi Migas Dunia, Ini Kuncinya

SRC Genap 18 Tahun, Omzet Toko Kelontong Tembus Rp251 Triliun per Tahun

Pemerintah Siapkan Aturan Baru, UMKM di Marketplace Bakal Lebih Terlindungi

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, mengatakan transformasi PLN saat ini tidak lagi sekadar berfokus pada penjualan listrik, melainkan menjadi perusahaan energi berbasis digital yang mengintegrasikan rantai pasok energi primer hingga layanan pelanggan.

“PLN terus mendukung pengembangan lapangan gas dengan menjadi pembeli jangka panjang untuk memastikan keekonomian hulu migas terpenuhi. Keberlangsungan industri gas menjadi sangat penting dalam memastikan penyediaan listrik yang andal, efisien dan lebih hijau,” katanya.

Dalam penandatanganan tersebut, PLN EPI menjalin Heads of Agreement (HoA) LNG dengan South Hub LNG untuk pasokan gas cair dari wilayah kerja Muara Bakau, East Sepinggan, Ganal, dan West Ganal di Provinsi Kalimantan Timur. Kontrak ini berlaku untuk periode 2027 hingga 2037 dengan total volume mencapai 11 juta ton LNG atau sekitar 190 kargo LNG.

Selain itu, PLN EPI juga menandatangani HoA LNG dengan Masela PSC Contractor Parties untuk kontrak berdurasi 15 tahun sejak proyek mencapai Commercial Operation Date (COD) sekitar 2032. Total volume LNG dari proyek tersebut mencapai 37,5 juta ton atau setara sekitar 640 kargo LNG.

Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto, mengatakan kedua kontrak jangka panjang tersebut menjadi bagian penting dari strategi perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus mendukung transisi energi berbasis gas.

“Penandatanganan kedua kontrak jual beli LNG jangka panjang ini memastikan adanya tambahan 48,5 juta ton atau sekitar 840 kargo LNG untuk periode 2027-2047 dalam mendukung transisi dan ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Menurutnya, kerja sama tersebut juga menjadi katalis pengembangan lapangan gas baru di Indonesia, termasuk proyek Masela di Maluku dan sejumlah lapangan gas di Kalimantan Timur.

“Dengan perkiraan nilai transaksi sebesar Rp360 triliun, kesepakatan ini akan menjadi salah satu pembuka jalan pengembangan lapangan gas baru baik di Masela maupun lapangan gas Muara Bakau, East Sepinggan, Ganal dan West Ganal. Kolaborasi PLN EPI dan produsen gas merupakan langkah nyata untuk memperkuat ketahanan energi nasional,” jelas Rakhmad.

Selain kontrak LNG, PLN EPI juga memperkuat pasokan gas domestik melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) bersama Saka Indonesia Pangkah Limited untuk memasok kebutuhan gas PLTGU Gresik sebesar 7-10 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD) atau juta standar kaki kubik per hari pada periode 2026-2029.

PLN EPI juga melakukan amendemen PJBG bersama PT Pertamina (Persero) guna mendukung kebutuhan pembangkit listrik di Tanjung Batu dan Bontang. Perubahan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan penetapan alokasi gas dari Kementerian ESDM tanpa mengubah volume maupun harga kontrak.

Rakhmad menegaskan PLN EPI akan terus memperkuat diversifikasi dan keandalan sumber energi primer agar kebutuhan pembangkit listrik nasional dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

“PLN EPI terus memperkuat sumber pasokan energi primer yang andal dan kompetitif agar kebutuhan pembangkit dapat terpenuhi secara berkelanjutan sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan energi nasional,” terangnya.

Melalui penguatan kerja sama gas domestik dan LNG global tersebut, PLN EPI optimistis dapat menjaga stabilitas pasokan energi nasional sekaligus mempercepat transisi menuju sistem energi yang lebih bersih, efisien, dan berdaya saing. (rmn)

Tags: IPA ConvexJual Beli GasLNGpln epi

Berita Terkait.

Indonesia Dinilai Bisa Jadi Magnet Investasi Migas Dunia, Ini Kuncinya
Ekonomi

Indonesia Dinilai Bisa Jadi Magnet Investasi Migas Dunia, Ini Kuncinya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:38
SRC Genap 18 Tahun, Omzet Toko Kelontong Tembus Rp251 Triliun per Tahun
Ekonomi

SRC Genap 18 Tahun, Omzet Toko Kelontong Tembus Rp251 Triliun per Tahun

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:05
Maman-Meutya
Ekonomi

Pemerintah Siapkan Aturan Baru, UMKM di Marketplace Bakal Lebih Terlindungi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 06:02
EVS
Ekonomi

Menuju Mobilitas Bersih, PEVS 2026 Kembali Digelar di JIExpo Kemayoran

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:31
Program-Umrah
Ekonomi

Perjalanan Penuh Syukur, AQUVIVA Berangkatkan Penerima Program Umrah ke Tanah Suci

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:07
Raden-Adjeng-Sondaryani
Ekonomi

Pertamina Perluas Panggung Perempuan di STEM, Posisi Strategis Kian Terbuka

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:44

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2827 shares
    Share 1131 Tweet 707
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1263 shares
    Share 505 Tweet 316
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Hunian Layak untuk Semua, Fahri Hamzah Luncurkan Gagasan Swasembada Papan 2045

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,4 Guncang Trenggalek di Jawa Timur

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.