• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kembangkan Potensi Perairan Darat Sumsel untuk Ketahanan Pangan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 14 April 2025 - 06:26
in Nasional
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) I Nyoman Radiarta. Foto: Dok. KKP

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) I Nyoman Radiarta. Foto: Dok. KKP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan membidik pengembangan potensi perairan darat di Sumatera Selatan (Sumsel). Berdasarkan data provinsi itu memiliki luas perairan darat mencapai 2,5 juta hektare (ha) yang dapat dioptimalkan untuk mendukung ketersediaan pangan dan membuka lapangan kerja.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) I Nyoman Radiarta, Minggu (13/4/2025) mengungkapkan, potensi perairan darat di Sumsel tidak hanya besar secara luasan, tapi juga produktif.

BacaJuga:

Harga Plastik Melonjak, Puan Ajak UMKM Kembali ke Kemasan Alami

DPR Tambah 5 RUU Prioritas 2026, Soroti Penyiaran hingga Perumahan

Penonaktifan 11 Juta Peserta PBI JKN Dituai, BPJS Watch Soroti Konsistensi Data dan Beban APBD

Produksi perikanan darat mencapai 70 ribu ton per tahun senilai Rp3,7 triliun dengan jumlah nelayan lebih dari 80 ribu orang yang menggantungkan hidup dari sektor ini. Selain fungsi ekonomi, perairan darat juga menawarkan jasa ekosistem dari konservasi keanekaragaman hayati hingga mitigasi risiko kebakaran lahan.

“Yang tidak kalah penting, perairan darat menjadi sumber protein lokal yang terjangkau dan mendukung program ketahanan pangan nasional,” ungkap Radiarta, dalam siaran persnya, Minggu (13/4/2025).

Dalam mengembangkan potensi perairan darat dan pemanfaatan perikanan di dalamnya, pihaknya siap menghadirkan penyuluh kelautan dan perikanan ke tengah masyarakat. Tugas penyuluh tidak hanya memberikan informasi, tetapi memberikan pencerahan (enlighment), memperkaya kapasitas masyarakat (enrichment), dan memberdayakan mereka agar mandiri (empowerment).

Di Sumsel sendiri terdapat 158 penyuluh kelautan dan perikanan aktif dari total 475 penyuluh yang berada di Satminkal Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan (BRPPUPP) Kota Palembang. Nyoman bersama Komisi IV DPR RI baru-baru ini melakukan kunjungan kerja ke BRPPUPP Palembang tersebut.

Peran penyuluh perikanan terbukti mendorong pertumbuhan sektor kelautan dan perikanan di Sumsel. Pada 2024 lalu sebanyak 5.616 kelompok telah dibina dan difasilitasi; 589 kelompok baru dibentuk untuk memperluas basis pelaku usaha perikanan; 226 kelompok berhasil naik kelas, baik dari kelompok pemula ke madya maupun ke lanjut; 3 kelompok mendapatkan fasilitas sebagai percontohan yang kemudian menjadi model bagi kelompok lainnya; serta seluruh program ini juga melibatkan lebih dari 1.100 tenaga kerja dan menciptakan lapangan kerja baru di bidang kelautan dan perikanan.

Dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan dari perairan darat, BPPSDM KP juga mengembangkan konsep Smart Fisheries Village atau desa perikanan cerdas di Sumsel, yaitu di Instalasi Mariana dan Instalasi Patra Tani, dengan pendampingan para penyuluh.

Model ini mengintegrasikan budi daya ikan patin perkasa, varietas unggul karya anak bangsa; pembentukan inti-plasma bisnis perikanan, di mana BRPPUPP berperan sebagai ‘inti’ yang mendampingi masyarakat sebagai ‘plasma’; pelatihan teknis dan manajerial melalui workshop dan teaching factory untuk mahasiswa vokasi; serta penebaran kembali ikan lokal (restocking) untuk menjaga populasi ikan di habitat alaminya. Model ini bukan hanya meningkatkan produksi, tetapi juga menjamin keberlanjutan ekosistem perairan darat.

Adapun untuk mendukung ketahanan pangan menggunakan sumber daya ikan dari perairan darat, BPPSDM KP melalui BRPPUPP menginisiasi program Makan Bergizi Gratis dengan Menu Ikan Perairan Darat Lokal. Hingga saat ini, lebih dari 9.600 porsi makanan bergizi telah dibagikan kepada pelajar, ibu hamil, dan anak-anak di 41 lokasi.

“Melalui program ini, kami ingin membangun kesadaran sejak dini mengenai pentingnya mengkonsumsi ikan lokal — sekaligus menanamkan rasa memiliki terhadap sumber daya perairan darat. Dengan meningkatkan konsumsi ikan, kita mendukung kesehatan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan,” ujar Nyoman.

Selain itu, BPPSDM KP berkolaborasi dengan Inland Fishery Resources Development and Management Department (IFRDMD), yaitu Departemen Teknis dari SEAFDEC (Southeast Asian Fisheries Development Center). Sejak berdiri pada 2014 di Palembang, IFRDMD bersama BPPSDM KP memberikan dasar ilmiah dalam mendukung pengelolaan perikanan darat yang berkelanjutan.

Kegiatannya mencakup peningkatan kesadaran tentang pentingnya perikanan darat, mendukung program restocking dan pemulihan habitat, serta mendorong peningkatan kapasitas SDM. IFRDMD juga aktif dalam program konservasi dan mitigasi lingkungan melalui kolaborasi regional, untuk mewujudkan pengelolaan perikanan darat yang berkelanjutan.

“Dibutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Kami berharap dukungan dari Komisi IV DPR RI untuk memperkuat program-program ini, guna mewujudkan ketahanan pangan menuju Generasi Emas 2045,” jelas Nyoman. (ney)

Tags: Kementerian Kelautan dan PerikananKetahanan PanganPotensi Perairan Daratan

Berita Terkait.

puan
Nasional

Harga Plastik Melonjak, Puan Ajak UMKM Kembali ke Kemasan Alami

Kamis, 16 April 2026 - 23:33
bob
Nasional

DPR Tambah 5 RUU Prioritas 2026, Soroti Penyiaran hingga Perumahan

Kamis, 16 April 2026 - 21:21
bpjs
Nasional

Penonaktifan 11 Juta Peserta PBI JKN Dituai, BPJS Watch Soroti Konsistensi Data dan Beban APBD

Kamis, 16 April 2026 - 20:16
kuhp
Nasional

KUHP dan KUHAP Baru Dorong BUMN Lebih Hati-Hati dalam Transformasi

Kamis, 16 April 2026 - 19:25
Terima KWP Award 2026, Ketua DPD RI: Wartawan Pilar Utama Demokrasi 
Nasional

KUHP dan KUHAP Baru Dorong BUMN Lebih Hati-Hati dalam Transformasi

Kamis, 16 April 2026 - 18:55
Terima KWP Award 2026, Ketua DPD RI: Wartawan Pilar Utama Demokrasi 
Nasional

Rapim Akhir Kuartal I 2026, Menteri Nusron Instruksikan Jajaran Tuntaskan Berkas Layanan Pertanahan

Kamis, 16 April 2026 - 18:34

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2523 shares
    Share 1009 Tweet 631
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    846 shares
    Share 338 Tweet 212
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    763 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.