• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Google Cloud Sebut Mampu Dorong Perkembangan Dunia Usaha di Asia Tenggara

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 11 April 2025 - 12:21
in Ekonomi
CEO Google Cloud Thomas Kurian (kiri) dan Presiden Asia Pasifik Google Cloud Karan Bajwa (kedua dari kanan) saat memberikan keterangan pers pada ajang Google Cloud Next 2025 di Mandalay Bay, Las Vegas, Amerika Serikat. Foto: ANTARA

CEO Google Cloud Thomas Kurian (kiri) dan Presiden Asia Pasifik Google Cloud Karan Bajwa (kedua dari kanan) saat memberikan keterangan pers pada ajang Google Cloud Next 2025 di Mandalay Bay, Las Vegas, Amerika Serikat. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Google Cloud melaporkan dampak perubahan dari kemajuan enterprise AI yang telah mendorong pertumbuhan berbagai perusahaan di Asia Tenggara termasuk Indonesia pada ajang Google Cloud Next 2025.

CEO Google Cloud Thomas Kurian mengatakan Google memiliki infrastruktur global melalui Google Cloud yang telah berkembang menjadi 42 wilayah, salah satunya Indonesia serta Singapura dan tengah melakukan ekspansi cepat ke Malaysia dan Thailand.

BacaJuga:

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkular, Hasilkan Nilai Ekonomi hingga Rp200 Juta

Produksi Serba Otomatis, Pertamina Lubricants Perkuat Kualitas dan Daya Saing

Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

“Kami menambahkan infrastruktur kami untuk pelatihan dan inferensi AI, termasuk Cloud Command Center baru kami, yang menghubungkan semua wilayah dan memberikan kemampuan bagi perusahaan-perusahaan di Asia untuk menjangkau berbagai belahan dunia,” kata Thomas seperti dilansir Antara, Jumat (11/4/2025).

Pada 2024, Google Cloud sudah menghadirkan lebih dari 3.000 kemajuan teknologi baru yang telah diadopsi oleh berbagai perusahaan di antaranya adalah dari Indonesia seperti Astra International, Bank Jago, Bareksa, Blibli.com, Erajaya, Indosat Ooredoo Hutchison, Telkomsel, Vidio, dan Bank Muamalat.

“Kami adalah penyedia cloud hyperscale pertama yang membangun wilayah lokal di Indonesia, dan kami sangat bangga dengan fakta bahwa kami memiliki pangsa pasar terbesar di antara semua penyedia cloud di pasar ini,” ujar Presiden Asia Pasifik Google Cloud Karan Bajwa.

Karan melihat potensi besar atas kemitraan dengan perusahaan-perusahaan di Indonesia.

“Kami juga telah mengumumkan serangkaian kemitraan strategis, termasuk yang baru saja diumumkan kemarin dengan Indosat, yaitu kemitraan AI yang luas sekaligus pembangunan keseluruhan data platform untuk mereka,” papar Karan.

“Kemajuan di Indonesia terus berlanjut dan kami sangat antusias dengan pertumbuhan luar biasa yang kami lihat di negara ini,” tambahnya.

Pada ajang Next 2025, Google Cloud mengumumkan berbagai inovasi baru yang signifikan di seluruh portofolionya, mencakup infrastruktur, platform data dan AI, model AI, serta agen AI, hingga keamanan siber, termasuk kapabilitas multi-cloud.

Hal ini turut berkontribusi terhadap peningkatan penggunaan Vertex AI sebanyak 20 kali lipat oleh organisasi di seluruh dunia dalam satu tahun terakhir, yang dipicu oleh adopsi cepat model-model AI terdepan seperti Gemini, Imagen, dan Veo.

Di dalam Google Workspace, dampaknya tak kalah signifikan, dengan lebih dari dua miliar bantuan AI yang diberikan setiap bulan kepada pengguna bisnis secara global, secara mendasar mengubah cara kerja dilakukan.

Melalui wilayah cloud-nya, Google Cloud menyediakan AI Hypercomputer sebuah sistem superkomputer yang mencakup perangkat keras, perangkat lunak, dan model konsumsi yang fleksibel, untuk membantu perusahaan menyederhanakan penerapan AI dengan harga dan kinerja terbaik di kelasnya.

Lebih dari dua juta mil kabel serat optik (baik kabel darat maupun bawah laut) yang tersebar di lebih dari 200 negara dan wilayah, yang beroperasi dengan kecepatan “Google speed” (yaitu latensi nyaris nol) untuk mendukung layanan penting seperti Gmail, YouTube, dan Google Search bagi miliaran pengguna di seluruh dunia.

Tepat pada ajang Next 2025, Google Cloud membuka jaringan privat global ini untuk organisasi di seluruh dunia melalui layanan baru bernama Cloud Wide Area Network (WAN).

Dengan akses ke infrastruktur superkomputer dan jaringan berskala planet milik Google Cloud, perusahaan dapat memanfaatkan fondasi global yang tangguh dan dibangun untuk era AI. (wib)

Tags: asia tenggaradunia usahaGoogle CloudGoogle Cloud Next 2025

Berita Terkait.

perta
Ekonomi

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkular, Hasilkan Nilai Ekonomi hingga Rp200 Juta

Senin, 17 Agustus 2026 - 04:40
oli
Ekonomi

Produksi Serba Otomatis, Pertamina Lubricants Perkuat Kualitas dan Daya Saing

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:50
antam
Ekonomi

Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:07
Hadapi Dinamika Industri Energi, Pertamina Drilling Perkuat Kompetensi dan Kepemimpinan SDM
Ekonomi

Hadapi Dinamika Industri Energi, Pertamina Drilling Perkuat Kompetensi dan Kepemimpinan SDM

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:04
PHSS Optimalkan Potensi Reservoir dengan Hydraulic Fracturing, Produksi Migas Meningkat
Ekonomi

PHSS Optimalkan Potensi Reservoir dengan Hydraulic Fracturing, Produksi Migas Meningkat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:05
Banjir SAP dari Tiongkok Disorot, KADI Mulai Bongkar Dugaan Praktik Dumping
Ekonomi

Banjir SAP dari Tiongkok Disorot, KADI Mulai Bongkar Dugaan Praktik Dumping

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:33

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    1324 shares
    Share 530 Tweet 331
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3813 shares
    Share 1525 Tweet 953
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1170 shares
    Share 468 Tweet 293
  • FBR Kutuk Newport terkait Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.