• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Gangguan Jiwa Landa Anak Muda, ILUNI UI: 46 Persen Tingkat Stres Tinggi

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 19 Maret 2025 - 22:42
in Gaya Hidup
MHC

Pertemuan Pakar program Mental Health Champions (MHC) Universitas Indonesia. (Dokumen UI)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kesehatan jiwa menjadi masalah serius bagi masyarakat Indonesia, tidak terkecuali generasi muda dan mereka yang masih mengenyam bangku kuliah. Gangguan jiwa seperti kecemasan, depresi, dan gangguan jiwa lainnya baik itu disebabkan seperti stres banyak melanda anak muda. Hal itu disebabkan karena persoalan perkuliahan, kecemasan karier masa depan, trauma, dan masalah sosial ekonomi.

Survei I-NAMHS 2022 menunjukkan bahwa 1 dari 3 remaja Indonesia mengalami masalah kesehatan jiwa. Lebih lanjut, Survei Kesehatan Indonesia 2023 mencatat bahwa prevalensi depresi paling tinggi terjadi pada kelompok muda. Bahkan proporsi perempuan muda yang mengalami depresi dua kali lebih besar dibandingkan kelompok laki-laki.

BacaJuga:

Kasus Pelecehan Seksual terhadap BoA: Perempuan 38 Tahun Resmi Didakwa

Yoon Doojoon Siap Menjadi Wajah Baru ‘Fandom Stage’ sebagai MC

WayV Siap Gelar Tur Asia 2026, Seoul Jadi Kota Pembuka

Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) menyoroti pentingnya upaya menjaga kesejahteraan psikologis mahasiswa dengan membangun resiliensi, yakni kemampuan beradaptasi dan bangkit dari tantangan hidup baik secara mental, emosional dan perilaku.

“Upaya promosi kesehatan jiwa, khususnya bagi remaja, menjadi salah satu prioritas utama program ILUNI UI,” ujar Ketua Umum ILUNI UI Didit Ratam.

“Kami mendorong terwujudnya program kesehatan komprehensif yang meliputi deteksi dini, pendampingan, pembentukan jaring pengaman bahkan sampai upaya mendorong terwujudnya kebijakan kampus yang inklusif dan berbasis empati,” lanjut Didit.

Didit menyampaikan, studi yang dilakukan oleh Women Empowerment Center ILUNI UI pada 2024 yang melibatkan 63 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia menunjukkan bahwa 54 persen responden mengalami tingkat persepsi stres ringan, sementara 46 persen lainnya mengalami tingkat persepsi stres tinggi.

“Temuan tersebut mendorong kami untuk melakukan inisiasi intervensi yang lebih komprehensif untuk membangun resiliensi dan mendukung mahasiswa dalam mengatasi permasalahan kesehatan jiwa serta upaya preventif melalui program Mental Health Champions (MHC) UI,” ungkapnya.

Ia menerangkan, MHC UI adalah sebuah program yang bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan jiwa dan membangun resiliensi di kalangan mahasiswa. Program MHC UI melibatkan mahasiswa yang memiliki minat dalam isu kesehatan jiwa serta berkomitmen dalam upaya promotif dan preventif di tingkat universitas.

Menurut Ketua Women Empowerment Center ILUNI UI Visna Vulovik sekaligus sebagai penanggung jawab program ini, sebelum anggota MHC UI terjun sebagai konselor sebaya, mereka dibekali pelatihan dan bimbingan dari alumni UI maupun profesional di bidang kesehatan jiwa.

“Kami ingin membekali mahasiswa UI sebagai champions untuk melakukan edukasi dan kampanye, penanganan pertama kesehatan jiwa melalui pendekatan dukungan psikologis awal, konseling dan rujukan ke layanan kesehatan jiwa serta advokasi,” ungkap Visna.

Ia menjelaskan, program ini dapat diterapkan secara strategis dan memiliki dampak luas. “Kami telah melakukan uji coba alat pendampingan kepada para mahasiswa, pembentukan jaringan pakar, pengembangan Panduan MHC UI yang berbasis ilmiah dan praktis, serta membangun jejaring rujukan layanan kesehatan jiwa,” katanya.

“Ekosistem ini kita bangun agar ke depannya mahasiswa memiliki tingkat resiliensi yang baik di lingkungan akademik. Terlebih saat ini masih banyak anggapan bahwa masalah kesehatan jiwa sering dianggap tabu untuk dibicarakan di masyarakat,” imbuhnya. (nas)

Tags: anak mudagangguan jiwailuni ui

Berita Terkait.

boa
Gaya Hidup

Kasus Pelecehan Seksual terhadap BoA: Perempuan 38 Tahun Resmi Didakwa

Senin, 27 Juli 2026 - 06:06
yoon
Gaya Hidup

Yoon Doojoon Siap Menjadi Wajah Baru ‘Fandom Stage’ sebagai MC

Senin, 27 Juli 2026 - 04:40
WayV Siap Gelar Tur Asia 2026, Seoul Jadi Kota Pembuka
Gaya Hidup

WayV Siap Gelar Tur Asia 2026, Seoul Jadi Kota Pembuka

Senin, 27 Juli 2026 - 02:20
Video Musik Baru Jennie BLACKPINK Picu Spekulasi Lama soal V BTS
Gaya Hidup

Video Musik Baru Jennie BLACKPINK Picu Spekulasi Lama soal V BTS

Senin, 27 Juli 2026 - 00:30
Sengketa dengan Mantan Agensi, Aset Dua Anggota THE BOYS Dibekukan
Gaya Hidup

Sengketa dengan Mantan Agensi, Aset Dua Anggota THE BOYS Dibekukan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:04
Seltros
Gaya Hidup

Kia Perkuat Kedekatan dengan Generasi Muda Lewat Kolaborasi Bersama Hearts2Hearts

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:07

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1427 shares
    Share 571 Tweet 357
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2944 shares
    Share 1178 Tweet 736
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    726 shares
    Share 290 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.