• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Dompet Dhuafa Berikan THR kepada 50 Porter Stasiun Pasar Senen

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 15 Maret 2025 - 08:10
in Megapolitan
dd

Suratman (62), pria asal Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah jadi salah satu porter yang menerima Tunjangan Hari Raya (THR) dari Dompet Dhuafa. Foto: Dokumen Dompet Dhuafa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dompet Dhuafa memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada 50 porter Stasiun Pasar Senen, pada Rabu (12/3/2025), sebagai bentuk apresiasi terhadap pekerja yang terus mencari nafkah, bahkan saat di tengah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program THR Pejuang Keluarga yang rutin dilakukan setiap tahun oleh Dompet Dhuafa.

Kebanyakan para porter di stasiun ini bekerja penuh selama bulan Ramadan, bahkan sampai harus meninggalkan keluarga dan tidak bisa berkumpul bersama keluarga di momen Idulfitri.

BacaJuga:

Belajar dari Alam, YBM PLN EPI Kenalkan Peran Lebah kepada 100 Anak Yatim Dhuafa

Prakiraan Cuaca di Jakarta Akhir Pekan Relatif Teduh, Berawan Sepanjang Hari

Akhir Pekan Ini Cuaca di Jakarta Relatif Bersahabat, Sebagian Besar Berawan

Sementara itu, para porter ini tidak memiliki keterikatan hubungan kerja, baik dengan PT KAI maupun instansi lainnya. Bisa dikatakan mereka adalah para pekerja lepas. Maka itu, mereka tidak mendapatkan THR sebagaimana suatu tunjangan wajib yang harus dibayarkan oleh pemberi kerja.

Kemitraan Program Sosial Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa, Rahayu Saputro mengatakan, program ini ditujukan bagi pekerja yang tidak memiliki hak atas tunjangan hari raya. THR ini juga sekaligus sebagai bentuk apresiasi kepada para pejuang keluarga yang tak kenal lelah mencari nafkah.

“Kami ingin memberikan apresiasi kepada para porter yang membantu pelayanan masyarakat saat mudik. Mereka tidak memiliki gaji tetap atau tunjangan hari raya, sehingga mereka juga berhak mendapatkan apresiasi seperti pekerja lainnya,” ujarnya.

Selain THR berupa uang tunai, Dompet Dhuafa juga memberikan bingkisan kepada para porter. Program serupa juga dilakukan untuk profesi lain seperti guru mengaji, marbot, lanjut usia (lansia), dan pekerja informal lainnya.

Wakil Kepala Stasiun Pasar Senen, Galuh, mengungkapkan sebagian besar porter saat ini dulunya adalah pedagang asongan. Sejak diberlakukannya larangan berjualan di area stasiun, mereka dialihkan menjadi porter agar tetap bisa mencari nafkah.

“Para porter memiliki peran besar dalam kelancaran pelayanan di stasiun, terutama dalam membantu penumpang membawa barang bawaan. Sehingga keberadaan porter sangat membantu,” kata dia.

Salah satu porter yang menerima THR dari Dompet Dhuafa adalah Suratman (62), pria asal Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah. Ia telah bekerja di Jakarta sejak tahun 1983, awalnya sebagai pedagang asongan sebelum beralih menjadi porter pada 2012. Selama 13 tahun terakhir, ia bekerja sebagai porter di Stasiun Pasar Senen dan tinggal di kontrakan bersama rekan-rekannya.

“Saya ngontrak ramai-ramai tidak jauh dari stasiun, bersama teman-teman porter juga,” ucapnya.

Baginya, bulan Ramadan adalah momen yang membawa berkah karena jumlah penumpang meningkat pesat. Ia biasanya baru pulang ke kampung halaman sehari menjelang Idulfitri agar bisa mendapatkan lebih banyak penghasilan.

“Dulu waktu masih muda, saya sering Lebaran di Jakarta. Sekarang, sebisa mungkin saya pulang,” ungkap Suratman.

Dari hasil kerjanya sebagai porter, ia mampu menyekolahkan anak-anaknya hingga perguruan tinggi. Meski pekerjaannya tidak terikat peraturan perusahaan, pendapatannya tidak menentu dan bergantung pada jumlah penumpang yang menggunakan jasanya.

“Apalagi sekarang saya sudah tidak sekuat dulu. Kalau tidak musim mudik, pelanggan lebih sedikit. Sehari kadang hanya dapat satu atau dua pelanggan,” terangnya.

Meski demikian, Suratman tetap bersyukur atas pekerjaannya, meski terkadang ada yang memberinya upah hanya Rp15 ribu atau Rp20 ribu, padahal barangnya banyak. Tapi terkadang ada juga yang memberinya lebih. Namun, yang penting bagianya adalah tetap bersyukur.

Bantuan THR dari Dompet Dhuafa ini diharapkan dapat meringankan beban para porter menjelang Idulfitri dan memberikan kebahagiaan bagi mereka yang telah bekerja keras melayani penumpang di Stasiun Pasar Senen. (adv)

Tags: Dompet DhuafaporterStasiun Pasar Senenthr

Berita Terkait.

Wisata-Edukasi
Megapolitan

Belajar dari Alam, YBM PLN EPI Kenalkan Peran Lebah kepada 100 Anak Yatim Dhuafa

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:04
Berawan
Megapolitan

Prakiraan Cuaca di Jakarta Akhir Pekan Relatif Teduh, Berawan Sepanjang Hari

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:58
Berawan
Megapolitan

Akhir Pekan Ini Cuaca di Jakarta Relatif Bersahabat, Sebagian Besar Berawan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:49
soccer
Megapolitan

Gelar Turnamen Mini Soccer, Pemkot Jakbar Jaring Bibit Atlet Muda

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:21
pemprov
Megapolitan

Demi Jakarta Lebih Aman dari Banjir, Pemprov DKI Kebut Pembebasan Lahan Ciliwung

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:12
bpjs
Megapolitan

Ahli Waris Perangkat RT di Kebayoran Lama Selatan Terima Bantuan Santunan JKM dari BPJS Ketenagakerjaan

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:18

BERITA POPULER

  • Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    1516 shares
    Share 606 Tweet 379
  • Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

    976 shares
    Share 390 Tweet 244
  • 3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan, DPR Desak Pengusutan Tanpa Ampun

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Rayakan Usia Lima Tahun, SeaBank Gulirkan Promo Spesial Selama Lima Hari

    829 shares
    Share 332 Tweet 207
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2451 shares
    Share 980 Tweet 613
Alvarez
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Bekuk Swiss, Argentina Tantang Inggris di Semifinal

Editor Ali Rachman
Minggu, 12 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Argentina memastikan tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah melewati duel penuh tensi menghadapi Swiss. Bertanding di Arrowhead...

SelengkapnyaDetails
Bellingham

Hasil Piala Dunia: Tumbangkan Norwegia via Extra Time, Inggris ke Semifinal

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:09
Kane

Piala Dunia: Jelang Inggris vs Norwegia, Harry Kane Berharap Haaland Kehilangan Taji

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:34
Merino

Hasil Piala Dunia: Spanyol Tekuk Belgia 2-1, Super Sub Merino Loloskan La Furia Roja ke Semifinal

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:32
swiss

Argentina vs Swiss: Xhaka Ungkap Tujuan Kelima, Murat Yakin Cium Titik Lemah Tim Tango

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:44
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.