• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Komisi II DPR: Bantu APBD, Perlu Sinergi Pusat dan Daerah dalam Pembiayaan PPPK

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 9 Maret 2025 - 12:54
in Nasional
Giri-Ramanda-Kiemas

Anggota Komisi II DPR, Giri Ramanda Kiemas. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi II DPR, Giri Ramanda Kiemas, menyampaikan bahwa anggaran untuk belanja pegawai, rata-rata sudah di atas 30 persen, bahkan ada yang sudah hampir mencapai 50 persen.

Menururtnya, hal itu menyebabkan Pemerintah Kabupaten/Kota mengalami kesulitan saat harus mengajukan formasi baru ataupun untuk membayarkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan oleh Pemerintah.

BacaJuga:

Presiden Jerman ke Jakarta, Pengaturan Lalin Jalur Protokol Bersifat Situasional

585 Personel Gabungan Amankan Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman di Jakarta

Menteri PANRB Dorong ASN BerAKHLAK dan Adaptif Hadapi Tantangan Birokrasi Masa Depan

“Sehingga ini menjadi kendala, bahwa tidak bisa semua yang terdaftar di pangkalan data dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk menjadi PPPK penuh waktu. Sehingga tetap ada PPPK paruh waktu, dan mereka juga perlu adanya kerja sama antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk membiayai PPPK, agar tidak membebani keuangan Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Jawa Tengah,” kata Giri kepada wartawan dalam Kunjungan Kerja Spesifik Tim Komisi II ke Semarang, Jawa Tengah, sebagaimana dikutip dari laman DPR, Minggu (9/3/2025).

Untuk saat ini, lanjut Giri, permasalahan utama yang dihadapi dalam PPPK yaitu terkait administrasi dan tes tahap II, kemudian pengangkatannya di bulan Maret 2026.

“Kita sudah sepakat kemarin dalam rapat bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dan BKN, bahwa dalam rangka menunggu pengangkatan PPPK penuh waktu dan paruh waktu, maka aturan pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tetap bisa dijalankan,” ucapnya.

“Sehingga daerah bisa tetap membayarkan tenaga kerja non-Aparatur Sipil Negara (ASN), terlebih dalam beberapa bulan ini mereka banyak yang tidak mendapatkan gaji karena ketidakjelasan status mereka,” jelas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Komisi II DPR, lanjut Giri, berharap agar KemenPAN-RB, BKN, dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bisa bergerak cepat, sehingga pada saat Lebaran 2025 ini sudah bisa didapatkan kepastian status bagi para PPPK yang telah lolos seleksi tersebut.

Giri menyampaikan, dengan adanya momentum efisiensi saat ini, maka harus ada penyelarasan APBD dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk melakukan refocusing dan penyesuaian anggaran.

“Ini bisa disesuaikan, sehingga mereka bisa dibayarkan sampai dengan akhir tahun 2025 dan tetap dianggarkan sampai Maret 2026 sebelum mereka diangkat menjadi PPPK penuh waktu dan paruh waktu,” pungkas Giri. (dil)

Tags: anggaranAPBDdaerahDPR

Berita Terkait.

Pengawalan
Nasional

Presiden Jerman ke Jakarta, Pengaturan Lalin Jalur Protokol Bersifat Situasional

Senin, 15 Juni 2026 - 09:07
Presiden-Jerman
Nasional

585 Personel Gabungan Amankan Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman di Jakarta

Senin, 15 Juni 2026 - 08:26
rini
Nasional

Menteri PANRB Dorong ASN BerAKHLAK dan Adaptif Hadapi Tantangan Birokrasi Masa Depan

Senin, 15 Juni 2026 - 02:02
irfan
Nasional

Notarace 2026, INI Padukan Olahraga dan Penguatan Wawasan Profesi Notaris

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:23
komdigi
Nasional

Internet Bak Pisau Bermata Dua, Menkomdigi Ajak Komunitas Muda Bangun Ruang Digital Positif

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:02
Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket
Nasional

Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:05

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    5611 shares
    Share 2244 Tweet 1403
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1584 shares
    Share 634 Tweet 396
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1003 shares
    Share 401 Tweet 251
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    896 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.