• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Corn Edu Center Perkuat Kapasitas Petani Ponorogo, Didukung Pemerintah dan Perhutani

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 4 Maret 2025 - 21:39
in Nasional
com
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dalam upaya meningkatkan kapasitas petani dan mendukung ketahanan pangan nasional, Corn Edu Center (CEC) resmi diperkenalkan dalam pelatihan budidaya jagung hibrida yang digelar pada 26-27 Februari 2025 di Kabupaten Ponorogo. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Sumber Energi Pangan (SEP), CV Citra Lentera Indonesia, dan PT Bayer, dengan total 70 peserta yang terdiri dari petani, ketua kelompok tani (Gapoktan) dan KTH (kelompok Tani Hutan), serta penyuluh pertanian dari berbagai kecamatan.

Corn Edu Center (CEC) berfungsi sebagai pusat edukasi dan pendampingan bagi petani dalam menerapkan sistem budidaya jagung yang berkelanjutan berbasis Good Agricultural Practices (GAP). Selain pelatihan teknis budidaya, program ini juga mencakup edukasi literasi keuangan, pemasaran, serta kewirausahaan bagi petani, sehingga mereka tidak hanya terampil dalam bertani tetapi juga memiliki daya saing sebagai pelaku usaha.

BacaJuga:

Skrining 10.564 Dokter Internship, DPR RI Minta Kemenkes Benahi Sistem Kerja

40 Juta Warga Miskin Terancam Tak Dijamin, BPJS Watch: RAPBN 2027 Abaikan Hak Kesehatan Rakyat

Mensesneg Sebut Pemerintah Belum Putuskan Amnesti Pejabat BUMN Korup

Dukungan Pemerintah dan Perhutani untuk Penguatan Ekosistem Pertanian
Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ponorogo, Ika Niscahyani, SP, MMA, menyambut baik kehadiran Corn Edu Center (CEC) dan berharap program ini dapat berkelanjutan.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini, karena berdampak langsung bagi petani dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas mereka. Harapannya, hasil panen dapat meningkat baik dari segi kuantitas maupun kualitas sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Ika.

Dukungan juga datang dari Perhutani KPH Madiun, yang memiliki peran besar dalam mendampingi petani di kawasan hutan. Kepala Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Madiun, Panca Putra M. Sihite, menyatakan bahwa pelatihan ini sejalan dengan agenda ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Puluhan ribu petani telah bekerja sama dengan Perhutani KPH Madiun dalam mengelola lahan pertanian. Dengan adanya pendampingan dari CEC, petani memiliki kesempatan untuk menerapkan metode pertanian yang lebih produktif, sekaligus meningkatkan kualitas hasil panen,” ujar Panca.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa wilayah KPH Madiun di Ponorogo meliputi 9 kecamatan dengan luas kawasan hutan mencapai 13.467,9 hektar (43% dari total wilayah Kabupaten Ponorogo).

Menurutnya, dengan program pendampingan yang tepat, lahan ini dapat menjadi bagian dari solusi ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani.

Peningkatan Produktivitas dan Akses Pasar melalui Corn Edu Center (CEC)
Muhammad Jamian dari PT Sumber Energi Pangan (SEP) menjelaskan bahwa pelatihan ini mengedepankan pembuatan demoplot sebagai media pembelajaran langsung bagi petani.

Demoplot ini akan digunakan sebagai lahan percontohan untuk menguji dan mengaplikasikan metode budidaya modern.

“Selain teknis budidaya dan panen, kami juga menekankan pentingnya literasi pemasaran.

Keberhasilan petani tidak hanya diukur dari hasil panen yang meningkat, tetapi juga dari bagaimana mereka bisa mengakses pasar dengan lebih baik,” ujar Jamian.

Corn Edu Center (CEC) hadir untuk memastikan ketersediaan akses pasar bagi petani. Dengan sistem pendampingan yang lebih sistematis, petani akan mendapatkan dukungan dari hulu ke hilir—mulai dari pengolahan lahan hingga pemasaran hasil panen.

Kolaborasi Multi-Pihak untuk Ekosistem Pertanian yang Berkelanjutan
Yohanes Suwarji dari CV Citra Lentera Indonesia menambahkan bahwa program ini tidak hanya memperkuat keterampilan teknis, tetapi juga mendorong entrepreneurship di kalangan petani. Ia berharap CEC dapat menjadi wadah pengembangan petani berdaya saing tinggi yang mampu mengelola pertanian mereka secara lebih profesional.

“Kami ingin membangun mindset petani agar mereka tidak hanya bekerja sebagai produsen, tetapi juga memiliki pemikiran bisnis yang matang. Dengan begitu, mereka bisa mendapatkan hasil yang lebih baik dan berkelanjutan,” jelas Yohanes.

Sementara itu, Putut dari PT Bayer menegaskan bahwa kolaborasi antara petani dan penyedia sarana produksi pertanian perlu terus diperkuat. Menurutnya, dengan adopsi teknologi pertanian modern yang diperkenalkan melalui Corn Edu Center (CEC), hasil panen jagung diharapkan dapat meningkat baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

Harapan Petani untuk Masa Depan yang Lebih Sejahtera
Salah satu peserta, Muhammad Ali, mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat baginya. “Dengan adanya edukasi seperti ini, kami tidak hanya mendapatkan ilmu pertanian yang lebih maju, tetapi juga wawasan tentang bagaimana menjual hasil panen dengan lebih baik,” katanya.

Dengan kehadiran Corn Edu Center (CEC), diharapkan para petani di Ponorogo dan sekitarnya dapat meningkatkan hasil panen mereka secara signifikan, memperkuat akses pasar, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan mereka. Program ini menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem pertanian yang lebih modern, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi. (ibs)

Tags: Corn Edu CenterpemerintahperhutaniPetani Ponorogo

Berita Terkait.

Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito
Nasional

Skrining 10.564 Dokter Internship, DPR RI Minta Kemenkes Benahi Sistem Kerja

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:16
Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito
Nasional

40 Juta Warga Miskin Terancam Tak Dijamin, BPJS Watch: RAPBN 2027 Abaikan Hak Kesehatan Rakyat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:31
Mensesneg Sebut Pemerintah Belum Putuskan Amnesti Pejabat BUMN Korup
Nasional

Mensesneg Sebut Pemerintah Belum Putuskan Amnesti Pejabat BUMN Korup

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:45
Pemulihan Pascabencana Solok Raya Dikebut, Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Jadi Fokus
Nasional

Musim Tanam Tiba, Nagan Raya Manfaatkan TKD untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:33
Rini
Nasional

35 Kasus Pelanggaran Disiplin ASN Disidangkan, 31 Sanksi Diperkuat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:32
Pemulihan Pascabencana Solok Raya Dikebut, Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Jadi Fokus
Nasional

Pascagempa di NTT, Sore Ini Getaran Gempa M 6,4 Hantam Simalungun di Sumatera Utara 

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:22

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3769 shares
    Share 1508 Tweet 942
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Makin Banyak Pengguna, Komunitas Geely Perkuat Kebersamaan di GIIAS 2026

    789 shares
    Share 316 Tweet 197
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.